{"id":12853,"date":"2024-06-06T16:22:23","date_gmt":"2024-06-06T09:22:23","guid":{"rendered":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853"},"modified":"2024-06-06T16:22:23","modified_gmt":"2024-06-06T09:22:23","slug":"dugaan-rekayasa-keuangan-di-balik-kerugian-kimia-farma-rp148-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853","title":{"rendered":"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>BusinessUpdate &#8211;<\/strong> PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) menelan kerugian Rp1,48 triliun sepanjang 2023. Sementara itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menemukan adanya rekayasa keuangan yang dilakukan oleh anak usaha perseroan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melansir laporan keuangan 2023, KAEF membukukan penjualan bersih sebesar Rp9,96 triliun atau meningkat 7,93% secara tahunan (yoy). Angka penjualan itu ditopang oleh performa penjualan obat generik yang mencapai Rp1,29 triliun.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, saat bersamaan, beban pokok penjualan meningkat 25,83% secara tahunan menjadi Rp6,86 triliun sehingga laba kotor yang diakumulasikan mencapai Rp3,1 triliun atau turun 17,91% yoy.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban usaha sebesar 35,53% secara tahunan menjadi Rp4,66 triliun. Kondisi ini membuat Kimia Farma membukukan rugi usaha sebesar Rp1,57 triliun pada 2023, melonjak 415,91% dari periode sebelumnya.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban lain, KAEF mencatatkan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp1,48 triliun. Membengkak dari kerugian tahun sebelumnya, yakni Rp190,47 miliar.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengatakan pihaknya mengendus adanya rekayasa keuangan yang dilakukan oleh anak usaha Kimia Farma.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diperkirakan anak usaha tersebut adalah PT Kimia Farma Apotek yang didirikan pada 4 Januari 2003. Melansir laman resminya, Kimia Farma Apotek memiliki lebih dari 1.300 outlet yang berlokasi di 200 kota dan kabupaten di Indonesia.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau ini [Kimia Farma] dia rekayasa, menggelembungkan. Misalnya, distribusi-distribusi dan sebagainya, seakan-akan kayak penjualan semuanya bagus padahal tidak. Anaknya di KAEF,\u201d ujar Arya kepada awak media dikutip Kamis (6\/6\/2024).&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di samping itu, Kimia Farma memiliki masalah perihal efisiensi. Hal itu disebabkan perseroan terlalu banyak membangun pabrik, tetapi tidak sesuai kebutuhan bisnis. KAEF kini memiliki 10 pabrik dan hanya 5 pabrik yang nantinya akan dikelola.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Arya Sinulingga menyatakan bahwa Kementerian BUMN akan segera memproses seluruh permasalah di Kimia Farma sebagai langkah bersih-bersih perusahaan pelat merah.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga akhir tahun lalu, KAEF mencatatkan total aset sebesar Rp17,58 triliun atau turun 11,17% secara tahunan. Adapun liabilitas perseroan juga turun 5,10% yoy menjadi Rp11,19 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp6,39 triliun atau ambles 20,12% YoY.&nbsp; Di sisi lain, arus kas setara kas sepanjang 2023 mencapai Rp832,67 miliar atau mengalami penurunan sebesar 62% yoy dari posisi sebelumnya Rp2,19 triliun. (pa\/jh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BusinessUpdate &#8211; PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) menelan kerugian Rp1,48 triliun sepanjang 2023. Sementara itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menemukan adanya rekayasa keuangan yang dilakukan oleh anak usaha perseroan.&nbsp;&nbsp; Melansir laporan keuangan 2023, KAEF membukukan penjualan bersih sebesar Rp9,96 triliun atau meningkat 7,93% secara tahunan (yoy). Angka penjualan itu ditopang oleh performa penjualan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":7286,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[81,46],"tags":[3587,3556,377,3588,1367],"class_list":["post-12853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-bumn","category-economic","tag-apotek","tag-farma","tag-keuangan","tag-kimia","tag-rekayasa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BusinessUpdate &#8211; PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) menelan kerugian Rp1,48 triliun sepanjang 2023. Sementara itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menemukan adanya rekayasa keuangan yang dilakukan oleh anak usaha perseroan.&nbsp;&nbsp; Melansir laporan keuangan 2023, KAEF membukukan penjualan bersih sebesar Rp9,96 triliun atau meningkat 7,93% secara tahunan (yoy). Angka penjualan itu ditopang oleh performa penjualan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-06T09:22:23+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Premieri A\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Premieri A\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853\",\"name\":\"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-06-06T09:22:23+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-06T09:22:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/39a407b879699c9dfc68b893045cd07e\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\",\"name\":\"Businessupdate.id\",\"description\":\" \",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/39a407b879699c9dfc68b893045cd07e\",\"name\":\"Premieri A\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ef707773e9166331976e40c3975862c82a2bdf65aa2185282dd7c4be2a1c87e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ef707773e9166331976e40c3975862c82a2bdf65aa2185282dd7c4be2a1c87e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Premieri A\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/businessupdate.id\"],\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?author=5\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id","og_description":"BusinessUpdate &#8211; PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) menelan kerugian Rp1,48 triliun sepanjang 2023. Sementara itu, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menemukan adanya rekayasa keuangan yang dilakukan oleh anak usaha perseroan.&nbsp;&nbsp; Melansir laporan keuangan 2023, KAEF membukukan penjualan bersih sebesar Rp9,96 triliun atau meningkat 7,93% secara tahunan (yoy). Angka penjualan itu ditopang oleh performa penjualan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853","og_site_name":"Businessupdate.id","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927","article_published_time":"2024-06-06T09:22:23+00:00","author":"Premieri A","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@EnterpriseMse","twitter_site":"@EnterpriseMse","twitter_misc":{"Written by":"Premieri A","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853","url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853","name":"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun - Businessupdate.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website"},"datePublished":"2024-06-06T09:22:23+00:00","dateModified":"2024-06-06T09:22:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/39a407b879699c9dfc68b893045cd07e"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=12853#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/businessupdate.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dugaan Rekayasa Keuangan di Balik Kerugian Kimia Farma Rp1,48 Triliun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website","url":"https:\/\/businessupdate.id\/","name":"Businessupdate.id","description":" ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/39a407b879699c9dfc68b893045cd07e","name":"Premieri A","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ef707773e9166331976e40c3975862c82a2bdf65aa2185282dd7c4be2a1c87e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6ef707773e9166331976e40c3975862c82a2bdf65aa2185282dd7c4be2a1c87e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Premieri A"},"sameAs":["http:\/\/businessupdate.id"],"url":"https:\/\/businessupdate.id\/?author=5"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12853"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12854,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12853\/revisions\/12854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}