{"id":14295,"date":"2024-09-02T13:53:48","date_gmt":"2024-09-02T06:53:48","guid":{"rendered":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295"},"modified":"2024-09-02T13:53:52","modified_gmt":"2024-09-02T06:53:52","slug":"co-firing-biomassa-di-pltu-bolok-gerakkan-sirkular-ekonomi-masyarakat-kupang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295","title":{"rendered":"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>BusinessUpdate &#8211;<\/strong> PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan pemanfaatan <em>co-firing<\/em> biomassa pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok di Kabupaten Kupang dapat menggerakkan sirkular ekonomi masyarakat di sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProgram co-firing biomassa ini memberikan kesempatan kepada masyarakat NTT untuk bergeliat secara sirkular ekonomi pada semua lapis, baik masyarakat, penanam, pengumpul, sopir, tukang tanam, tukang tebang pohon, pengusaha kayu, semua bergeliat secara ekonomi dan mendapatkan keuntungan,\u201d kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Ajrun Karim di Kupang, Senin (2\/9\/2024).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun, program <em>co-firing<\/em> biomassa merupakan teknologi yang memanfaatkan bahan biomassa sebagai pengganti batu bara pada rasio tertentu pada PLTU.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengatakan PLN NTT telah berhasil mencampurkan 2.872,07 ton biomassa atau setara dengan 1,43% dan berhasil menurunkan CO2 sebesar 3.331 tC02 hingga Juli 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di daratan Pulau Timor, PLN masih membutuhkan pasokan biomassa yakni kayu, salah satunya potensi kemampuan hutan energi yang sudah tersedia di Pulau Timor sebesar 11.166 hektar, lalu potensi untuk dikembangkan sebesar 126.620 hektar dengan vegetasi hutan lamtoro, gamal dan kedondong hutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan potensi yang ada itu, Ajrun menilai ada kesempatan bagi masyarakat untuk menanam tiga jenis pohon itu, lalu terlibat dalam program <em>co-firing<\/em> biomassa dari PLN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut dia, ada tiga manfaat yang saling bertalian jika masyarakat terlibat dalam program itu. Pertama, adanya konservasi lahan tandus yang terjadi jika masyarakat menanam tiga jenis pohon itu. Pasalnya, tanaman yang ditanam untuk dijadikan biomassa merupakan tanaman yang secara spesifik bisa tumbuh di lahan tandus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manfaat kedua, dedaunan dari pohon yang ditanam bisa dipakai untuk pakan ternak. Lalu manfaat terakhir, ranting atau batang pohon diambil untuk diolah menjadi biomassa dalam program <em>co-firing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjalankan program itu, tentu saja ada kerja sama dari seluruh unsur, baik warga pemilik lahan, penanam, penebang, sopir yang mengangkut hasil, hingga ke pengusaha kayu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita berharap semakin banyak petani atau masyarakat tergerak untuk menanam tanaman bioenergi sehingga ada sirkular ekonomi yang muncul,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Eduward Besi, seorang penanam pohon di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, berhasil mendapatkan rata-rata Rp30 juta per bulan dari hasil memasok kayu untuk dimanfaatkan sebagai biomassa dalam program <em>co-firing<\/em> PLTU Bolok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia bersama beberapa anggota yang tergabung dalam satu kelompok memasok kayu ke salah satu perusahaan kayu yang bekerja sama dalam program <em>co-firing<\/em> biomassa PLTU Bolok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon yang dikumpulkan itu nantinya dipotong menjadi serpihan kayu lalu dibawa ke PLTU Bolok untuk dicampur sesuai takaran dengan batu bara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sehari, ia bersama anggota kelompok bisa membawa 4 ton kayu atau setara dengan tiga hingga empat kali muatan dengan upah mencapai Rp70 ribu per sekali muat. \u201cIni sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari,\u201d kata Eduward.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu Manajer Produksi dari salah satu perusahaan kayu bernama Rian Kellen menyebut program tersebut tidak merusak hutan. Pohon yang dipotong bukanlah batang pohon besar, melainkan ranting kecil dengan diameter 10 cm yang disesuaikan dengan alat di perusahaan pengumpul.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjamin penebangan tidak dilakukan sembarangan, karena ada aturan untuk menebang kayu yang dimanfaatkan dalam program <em>co-firing<\/em>. \u201cRanting yang diambil, jadi nanti tumbuh kembali, PLN juga sudah pernah menanam beberapa pohon bersama kami,\u201d kata Rian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain pemanfaatan kayu yang diolah menjadi biomassa serpihan kayu, PLN Unit Induk Wilayah NTT juga bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTT untuk memanfaatkan limbah operasional uang lusuh untuk dicampur dengan batu bara dan serpihan kayu dalam program tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun <em>co-firing<\/em> pada PLTU merupakan salah satu upaya PLN untuk mendukung capaian target Energi Baru Terbarukan sebesar 23% dalam bauran energi pada 2025 dan <em>net zero emission<\/em> pada tahun 2060. (ip\/jh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BusinessUpdate &#8211; PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan pemanfaatan co-firing biomassa pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok di Kabupaten Kupang dapat menggerakkan sirkular ekonomi masyarakat di sekitarnya. \u201cProgram co-firing biomassa ini memberikan kesempatan kepada masyarakat NTT untuk bergeliat secara sirkular ekonomi pada semua lapis, baik masyarakat, penanam, pengumpul, sopir, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10236,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[81,76],"tags":[4632,7542,5608,7361,6421,593,443,126,560,721],"class_list":["post-14295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-bumn","category-national","tag-biomassa","tag-bolok","tag-co-firing","tag-kayu","tag-kupang","tag-ntt","tag-nusa","tag-pln","tag-pltu","tag-timur"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BusinessUpdate &#8211; PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan pemanfaatan co-firing biomassa pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok di Kabupaten Kupang dapat menggerakkan sirkular ekonomi masyarakat di sekitarnya. \u201cProgram co-firing biomassa ini memberikan kesempatan kepada masyarakat NTT untuk bergeliat secara sirkular ekonomi pada semua lapis, baik masyarakat, penanam, pengumpul, sopir, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-02T06:53:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-02T06:53:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/biomassa-serbuk-kayu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Iyan Pahlevi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Iyan Pahlevi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295\",\"name\":\"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-09-02T06:53:48+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-02T06:53:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\",\"name\":\"Businessupdate.id\",\"description\":\" \",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d\",\"name\":\"Iyan Pahlevi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Iyan Pahlevi\"},\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?author=6\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id","og_description":"BusinessUpdate &#8211; PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan pemanfaatan co-firing biomassa pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok di Kabupaten Kupang dapat menggerakkan sirkular ekonomi masyarakat di sekitarnya. \u201cProgram co-firing biomassa ini memberikan kesempatan kepada masyarakat NTT untuk bergeliat secara sirkular ekonomi pada semua lapis, baik masyarakat, penanam, pengumpul, sopir, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295","og_site_name":"Businessupdate.id","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927","article_published_time":"2024-09-02T06:53:48+00:00","article_modified_time":"2024-09-02T06:53:52+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":1000,"url":"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/biomassa-serbuk-kayu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Iyan Pahlevi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@EnterpriseMse","twitter_site":"@EnterpriseMse","twitter_misc":{"Written by":"Iyan Pahlevi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295","url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295","name":"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang - Businessupdate.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website"},"datePublished":"2024-09-02T06:53:48+00:00","dateModified":"2024-09-02T06:53:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=14295#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/businessupdate.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Co-firing Biomassa di PLTU Bolok Gerakkan Sirkular Ekonomi Masyarakat Kupang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website","url":"https:\/\/businessupdate.id\/","name":"Businessupdate.id","description":" ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d","name":"Iyan Pahlevi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g","caption":"Iyan Pahlevi"},"url":"https:\/\/businessupdate.id\/?author=6"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14295"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14295\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14296,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14295\/revisions\/14296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}