{"id":15875,"date":"2024-12-01T08:57:46","date_gmt":"2024-12-01T01:57:46","guid":{"rendered":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875"},"modified":"2024-12-01T08:57:53","modified_gmt":"2024-12-01T01:57:53","slug":"timnas-kebaya-terus-perjuangkan-kebaya-sebagai-warisan-budaya-unesco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875","title":{"rendered":"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>BusinessUpdate &#8211;<\/strong> Tim Nasional Kebaya (Timnas Kebaya) Indonesia terus memperjuangkan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Sebagai informasi, pengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Timnas Kebaya Lana T Koentjoro menjelaskan inisiatif tersebut lahir dari semangat komunitas yang kemudian didukung oleh pemerintah melalui surat rekomendasi dari kementerian terkait, secara khusus saat itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan langsung dari pemerintah. Komunitas inilah yang mendorong pemerintah untuk mengambil langkah lebih lanjut,\u201d kata Lana dikutip dari <em>Antara<\/em>, Minggu (1\/12\/2024).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agenda utama Timnas Kebaya meliputi empat poin penting, yaitu mengajukan penetapan Hari Kebaya Nasional, mendaftarkan kebaya ke UNESCO, melestarikan kebaya sebagai warisan budaya, dan memperkenalkannya ke dunia internasional melalui diplomasi budaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah penetapan Hari Kebaya Nasional, langkah berikutnya adalah menunggu keputusan UNESCO terkait pengakuan kebaya yang akan diumumkan pada 2 Desember 2024 di Paraguay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menyosialisasikan kebaya, Timnas Kebaya telah menggelar sejumlah kegiatan besar, seperti Parade Kebaya Nusantara yang telah diselenggarakan di berbagai daerah, termasuk Solo, Kalimantan, hingga Sumatera Uraea.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, Timnas Kebaya juga berkolaborasi dengan desainer muda untuk menciptakan kebaya modern yang menarik minat generasi muda tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu fokus utama Timnas adalah mendokumentasikan perjalanan kebaya melalui literasi dan publikasi. Buku-buku khusus tentang kebaya disiapkan untuk menjadi referensi penting bagi generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberhasilan itu disebut juga menjadi hasil kerja sama dengan pemerintah, termasuk keterlibatan aktif dari beberapa kementerian dalam berbagai acara berkebaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kita ingin gaung kebaya tidak hanya terdengar di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Apresiasi besar kami tujukan kepada seluruh komunitas dan masyarakat yang mendukung gerakan ini,&#8221; ujar Lana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan langkah-langkah konkret yang sudah diambil, kebaya sebagai simbol budaya Indonesia diharapkan segera mendapatkan pengakuan dunia melalui UNESCO, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu warisan kebanggaan bangsa. (rn\/jh. Foto: Dok. Antara\/Putri Hanifa)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BusinessUpdate &#8211; Tim Nasional Kebaya (Timnas Kebaya) Indonesia terus memperjuangkan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Sebagai informasi, pengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan pemerintah. Ketua Timnas Kebaya Lana T Koentjoro menjelaskan inisiatif tersebut lahir dari semangat komunitas yang kemudian didukung oleh pemerintah melalui surat rekomendasi dari kementerian terkait, secara khusus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":15876,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[5748,8263,796,8264,3631,1475,5749,1701],"class_list":["post-15875","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-lifestyle","tag-budaya","tag-kebaya","tag-nasional","tag-tak-benda","tag-tim","tag-timnas","tag-unesco","tag-warisan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BusinessUpdate &#8211; Tim Nasional Kebaya (Timnas Kebaya) Indonesia terus memperjuangkan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Sebagai informasi, pengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan pemerintah. Ketua Timnas Kebaya Lana T Koentjoro menjelaskan inisiatif tersebut lahir dari semangat komunitas yang kemudian didukung oleh pemerintah melalui surat rekomendasi dari kementerian terkait, secara khusus [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-01T01:57:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-01T01:57:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/timnas-kebaya-e1733018220584.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rahman N\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rahman N\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875\",\"name\":\"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-01T01:57:46+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-01T01:57:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\",\"name\":\"Businessupdate.id\",\"description\":\" \",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f\",\"name\":\"Rahman N\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rahman N\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/businessupdate.id\"],\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id","og_description":"BusinessUpdate &#8211; Tim Nasional Kebaya (Timnas Kebaya) Indonesia terus memperjuangkan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Sebagai informasi, pengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan pemerintah. Ketua Timnas Kebaya Lana T Koentjoro menjelaskan inisiatif tersebut lahir dari semangat komunitas yang kemudian didukung oleh pemerintah melalui surat rekomendasi dari kementerian terkait, secara khusus [&hellip;]","og_url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875","og_site_name":"Businessupdate.id","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927","article_published_time":"2024-12-01T01:57:46+00:00","article_modified_time":"2024-12-01T01:57:53+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":700,"url":"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/timnas-kebaya-e1733018220584.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Rahman N","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@EnterpriseMse","twitter_site":"@EnterpriseMse","twitter_misc":{"Written by":"Rahman N","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875","url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875","name":"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO - Businessupdate.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website"},"datePublished":"2024-12-01T01:57:46+00:00","dateModified":"2024-12-01T01:57:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=15875#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/businessupdate.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Timnas Kebaya Terus Perjuangkan Kebaya sebagai Warisan Budaya UNESCO"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website","url":"https:\/\/businessupdate.id\/","name":"Businessupdate.id","description":" ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f","name":"Rahman N","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rahman N"},"sameAs":["http:\/\/businessupdate.id"],"url":"https:\/\/businessupdate.id\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15875"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15877,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15875\/revisions\/15877"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}