{"id":19759,"date":"2025-07-14T07:30:51","date_gmt":"2025-07-14T00:30:51","guid":{"rendered":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759"},"modified":"2025-07-14T07:30:53","modified_gmt":"2025-07-14T00:30:53","slug":"pemerintah-perpanjang-program-lcgc-hingga-2031","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759","title":{"rendered":"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BusinessUpdate &#8211;<\/strong> Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan program <em>Low Cost Green Car<\/em> (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) akan tetap dilanjutkan setidaknya hingga 2031. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031,&#8221; kata Agus melalui keterangan resmi dikutip Minggu (13\/7\/2025). <\/p>\n\n\n\n<p>Adapun, program LCGC pertama kali diperkenalkan pada 2013. Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, meneken PP Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor. <\/p>\n\n\n\n<p>Aturan tersebut membuka jalan bagi mobil murah dengan insentif berupa pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi pengguna kendaraan roda dua untuk naik kelas ke mobil pribadi dengan harga yang lebih terjangkau. <\/p>\n\n\n\n<p>Tak lama berselang, Kementerian Perindustrian menerbitkan Permenperin Nomor 33\/M-IND\/PER\/7\/2013 yang mengatur syarat teknis, mulai dari konsumsi bahan bakar minimum, harga jual, hingga tingkat kandungan lokal (TKDN). <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa syaratnya meliputi kapasitas mesin maksimal 1.200 cc, konsumsi bahan bakar minimal 20 kpl, wajib menggunakan kandungan lokal secara bertahap, hingga mewajibkan mencantumkan logo khusus dan nama merek dengan nuansa Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Pabrikan merespons cepat kebijakan ini. Toyota dan Daihatsu menjadi pionir dengan meluncurkan Agya dan Ayla. Honda kemudian ikut bermain lewat Brio Satya, sementara Suzuki menghadirkan Karimun Wagon R. <\/p>\n\n\n\n<p>Kontribusi Penjualan Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada tahun pertama berjalan, penjualan mobil murah ini langsung menembus 51.180 unit atau setara 4% dari total penjualan mobil nasional saat itu yang mencapai 1,22 juta unit. <\/p>\n\n\n\n<p>Setahun kemudian, dengan tambahan model Datsun Go dan Datsun Go+ serta penjualan penuh, total LCGC baru yang berhasil didistribusikan melonjak menjadi 172.120 unit dengan pangsa pasar 14%. Rekor tertinggi terjadi pada 2016, di mana penjualan LCGC naik 50% dibanding tahun sebelumnya, hingga menembus 235.171 unit. <\/p>\n\n\n\n<p>Sejak itu, LCGC menjadi salah satu penopang utama penjualan mobil di segmen terjangkau. Masa Pandemi Menjelang pandemi Covid-19, LCGC masih kuat dengan total penjualan 217.454 unit pada 2019. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, merebaknya pandemi pada 2020 membuat industri otomotif terpukul. Penjualan LCGC merosot tajam hingga 51% menjadi hanya 104.650 unit. Saat itu, Datsun dan Suzuki masih bermain di segmen ini. Datsun memutuskan mundur pada 2020, diikuti Suzuki yang menghentikan penjualan Karimun Wagon R pada akhir 2021. <\/p>\n\n\n\n<p>Meski kehilangan pemain, segmen ini tetap menunjukkan daya tahan. Pada 2021, penjualan bangkit 40% menjadi 146.520 unit. Sepanjang 2022, LCGC mencatat kenaikan penjualan sebesar 27% menjadi 186.649 unit, meski hanya tersisa tiga merek, yakni Toyota (Agya, Calya), Daihatsu (Ayla, Sigra), dan Honda (Brio Satya). <\/p>\n\n\n\n<p>Tahun 2023, penjualan LCGC menembus 204.705 unit atau sekitar 20% dari total penjualan mobil nasional yang menembus 1 juta unit. Memasuki 2024, kontribusinya tetap stabil di kisaran 20% persen meski volume penjualan turun menjadi 176.766 unit seiring melemahnya pasar otomotif nasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Sejak 2021, pemerintah memfokuskan insentif penuh PPnBM hanya pada kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) alias battery <em>electric vehicle<\/em> (BEV), sejalan dengan upaya mendorong kendaraan rendah emisi. <\/p>\n\n\n\n<p>Aturan tersebut diatur melalui PMK Nomor 141\/PMK.010\/2021 tentang penetapan jenis kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM serta tata cara pembebasan pajak, yang merupakan turunan dari Perpres 55\/2019 tentang percepatan program KBLBB. <\/p>\n\n\n\n<p>Akibatnya, LCGC tak lagi mendapat pembebasan penuh, melainkan dikenai tarif PPnBM sebesar 15% dengan dasar pengenaan 20% dari harga jual. Dengan begitu, tarif efektifnya berada di kisaran 3%. Meski demikian, program tersebut masih mampu menjaga kontribusinya di pasar domestik dengan konsisten berada pada level 20% <em>market share<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah berharap perpanjangan program LCGC hingga 2031 dapat memberikan kepastian jangka panjang bagi prinsipal dan pelaku industri untuk terus memproduksi dan mengembangkan kendaraan hemat energi di dalam negeri. (rn\/jh)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BusinessUpdate &#8211; Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan program Low Cost Green Car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) akan tetap dilanjutkan setidaknya hingga 2031. &#8220;Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4580,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[488,1317,2608,484,2477,2606,327,586,430,1176,9714],"class_list":{"0":"post-19759","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-economic","8":"tag-energi","9":"tag-harga","10":"tag-hemat","11":"tag-kendaraan","12":"tag-lcgc","13":"tag-low-cost-green-car","14":"tag-otomotif","15":"tag-pajak","16":"tag-penjualan","17":"tag-program","18":"tag-terjangkau"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BusinessUpdate &#8211; Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan program Low Cost Green Car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) akan tetap dilanjutkan setidaknya hingga 2031. &#8220;Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031,&#8221; [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-14T00:30:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-14T00:30:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/toyota-all-new-agya-e1676278755790.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"678\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rahman N\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rahman N\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759\",\"name\":\"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-14T00:30:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-14T00:30:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\",\"name\":\"Businessupdate.id\",\"description\":\" \",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f\",\"name\":\"Rahman N\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rahman N\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/businessupdate.id\"],\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?author=4\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id","og_description":"BusinessUpdate &#8211; Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan program Low Cost Green Car (LCGC) atau Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) akan tetap dilanjutkan setidaknya hingga 2031. &#8220;Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031,&#8221; [&hellip;]","og_url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759","og_site_name":"Businessupdate.id","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927","article_published_time":"2025-07-14T00:30:51+00:00","article_modified_time":"2025-07-14T00:30:53+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":678,"url":"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/toyota-all-new-agya-e1676278755790.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rahman N","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@EnterpriseMse","twitter_site":"@EnterpriseMse","twitter_misc":{"Written by":"Rahman N","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759","url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759","name":"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031 - Businessupdate.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website"},"datePublished":"2025-07-14T00:30:51+00:00","dateModified":"2025-07-14T00:30:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=19759#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/businessupdate.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemerintah Perpanjang Program LCGC Hingga 2031"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website","url":"https:\/\/businessupdate.id\/","name":"Businessupdate.id","description":" ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/ee5f4945907fe4de4de101853e46af6f","name":"Rahman N","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1b32fc3b4985e656f7a6bdb915824456c4309ce4721945bcc9d320300beed9f0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rahman N"},"sameAs":["http:\/\/businessupdate.id"],"url":"https:\/\/businessupdate.id\/?author=4"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19759"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19760,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19759\/revisions\/19760"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}