{"id":22853,"date":"2026-01-05T16:11:33","date_gmt":"2026-01-05T09:11:33","guid":{"rendered":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853"},"modified":"2026-01-05T16:11:37","modified_gmt":"2026-01-05T09:11:37","slug":"pemerintah-perpanjang-kebijakan-beli-rumah-bebas-ppn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853","title":{"rendered":"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>BusinessUpdate &#8211;<\/strong> Kabar gembira bagi Anda yang berencana membeli rumah tahun ini. Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun (sarusun) pada Tahun Anggaran (TA) 2026. <\/p>\n\n\n\n<p>Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026, yang ditetapkan pada 18 Desember 2025 dan mulai berlaku pada 1 Januari 2026. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beleid tersebut dijelaskan, PPN yang terutang atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun yang memenuhi persyaratan akan ditanggung pemerintah sepanjang 2026. Insentif ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa yang telah diterapkan sejak 2023 hingga 2025. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Umum Aliansi Pengembang Perumahan Nasional Jaya (Appernas Jaya) sekaligus CEO PT Arsol Land, Andre Bangsawan mengatakan kebijakan ini merupakan angin segar dan menyemangati pelaku usaha dunia properti. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ini akan mendorong semangat, pendapatan, dan semua dampak positif lain. Pasar properti akan bergairah pada tahun 2026,&#8221; ujarnya, dikutip dari Kompas, Senin (05\/01\/2026). <\/p>\n\n\n\n<p>Adapun, rumah tapak dan satuan rumah susun yang dapat memanfaatkan PPN DTP harus memiliki harga jual paling tinggi Rp5 miliar dan merupakan unit baru yang diserahkan dalam kondisi siap huni. Rumah atau unit tersebut juga harus pertama kali diserahkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) penjual dan belum pernah dipindahtangankan. <\/p>\n\n\n\n<p>Penyerahan rumah tapak atau satuan rumah susun dimaksud dibuktikan melalui akta jual beli atau perjanjian pengikatan jual beli lunas, serta berita acara serah terima yang dilakukan dalam periode 1 Januari hingga 31 Desember 2026. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam PMK tersebut diatur, PPN DTP diberikan sebesar 100% dari PPN yang terutang atas bagian harga jual sampai dengan Rp2 miliar. Dengan demikian, untuk rumah tapak atau satuan rumah susun dengan harga jual di atas Rp2 miliar hingga maksimal Rp5 miliar, PPN atas selisih harga di atas Rp2 miliar tetap menjadi kewajiban pembeli. Insentif ini berlaku untuk Masa Pajak Januari 2026 hingga Masa Pajak Desember 2026. <\/p>\n\n\n\n<p>PPN DTP hanya dapat dimanfaatkan oleh setiap orang pribadi untuk perolehan satu unit rumah tapak atau satu unit satuan rumah susun. Orang pribadi yang dimaksud mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NPWP atau NIK, serta Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki NPWP dan memenuhi ketentuan kepemilikan hunian di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>PMK ini juga menegaskan bahwa orang pribadi yang pernah memanfaatkan insentif PPN DTP pada tahun-tahun sebelumnya tetap dapat memanfaatkan kembali insentif tersebut pada 2026 untuk pembelian unit yang berbeda. (ip\/jh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BusinessUpdate &#8211; Kabar gembira bagi Anda yang berencana membeli rumah tahun ini. Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun (sarusun) pada Tahun Anggaran (TA) 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":20976,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[53],"tags":[1317,710,3198,1075,5677,686,827,828,2108],"class_list":{"0":"post-22853","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-property","8":"tag-harga","9":"tag-insentif","10":"tag-pajak-pertambahan-nilai","11":"tag-ppn","12":"tag-ppn-dtp","13":"tag-properti","14":"tag-rumah","15":"tag-susun","16":"tag-tapak"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.5.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BusinessUpdate &#8211; Kabar gembira bagi Anda yang berencana membeli rumah tahun ini. Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun (sarusun) pada Tahun Anggaran (TA) 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Businessupdate.id\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-05T09:11:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-05T09:11:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Perumahan-pkp-e1758253482190.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"714\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Iyan Pahlevi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@EnterpriseMse\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Iyan Pahlevi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853\",\"name\":\"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-01-05T09:11:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-05T09:11:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/\",\"name\":\"Businessupdate.id\",\"description\":\" \",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d\",\"name\":\"Iyan Pahlevi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Iyan Pahlevi\"},\"url\":\"https:\/\/businessupdate.id\/?author=6\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id","og_description":"BusinessUpdate &#8211; Kabar gembira bagi Anda yang berencana membeli rumah tahun ini. Pemerintah resmi memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun (sarusun) pada Tahun Anggaran (TA) 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853","og_site_name":"Businessupdate.id","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100088795961927","article_published_time":"2026-01-05T09:11:33+00:00","article_modified_time":"2026-01-05T09:11:37+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":714,"url":"https:\/\/businessupdate.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Perumahan-pkp-e1758253482190.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Iyan Pahlevi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@EnterpriseMse","twitter_site":"@EnterpriseMse","twitter_misc":{"Written by":"Iyan Pahlevi","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853","url":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853","name":"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN - Businessupdate.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website"},"datePublished":"2026-01-05T09:11:33+00:00","dateModified":"2026-01-05T09:11:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/?p=22853#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/businessupdate.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemerintah Perpanjang Kebijakan Beli Rumah Bebas PPN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#website","url":"https:\/\/businessupdate.id\/","name":"Businessupdate.id","description":" ","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/businessupdate.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/9f0dc243b4a81c67b3b44f67a90cfc5d","name":"Iyan Pahlevi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/businessupdate.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/73245f245eac6c11a32c1359ebe20b0f8067e842bd6d2423ac7dce9a4096ec60?s=96&d=mm&r=g","caption":"Iyan Pahlevi"},"url":"https:\/\/businessupdate.id\/?author=6"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22853"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22853\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22854,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22853\/revisions\/22854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/businessupdate.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}