BusinessUpdate – PT Bank Mandiri Tbk bekerja sama dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) untuk mempermudah akses kepemilikan rumah bagi nasabah.
Kolaborasi ini menjadi upaya Bank Mandiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan pemangku kepentingan, termasuk dalam hal ini terkait pembangunan properti dan fasilitas pembiayaan kredit perumahan (KPR).
“Ini adalah upaya kami yang signifikan untuk menyediakan solusi inovatif bagi masyarakat dengan memaksimalkan potensi dan peluang yang ada,” kata Aquarius Rudianto, Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri, melalui keterangan resmi, Jumat (15/3/2024).
Sebagai informasi, APERSI adalah salah satu asosiasi pengembang dengan lebih dari 3.500 pengembang dan 27 DPD yang tersebar di seluruh Indonesia. APERSI memiliki kontribusi penyediaan dan penyaluran perumahan subsidi sekitar 66.000 unit di 2023.
Hal itu selaras dengan Bank Mandiri sebagai salah satu perusahaan BUMN, yang berupaya membantu memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rakyat (KPR), baik subsidi maupun non-subsidi.
“Tanpa terkecuali pemenuhan kebutuhan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui penyaluran KPR FLPP,” tambah Aquarius.
Adapun, sepanjang 2023 Bank Mandiri telah menyalurkan 3.684 unit KPR berskema FLPP. Melalui kolaborasi dengan APERSI, Bank Mandiri optimistis penyaluran KPR FLPP dapat terus ditingkatkan untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia.
Untuk mewujudkan hal ini, Bank Mandiri juga memanfaatkan platform digital untuk memasarkan KPR dan menghadirkan solusi kebutuhan transaksi bagi masyarakat melalui Super Apps Livin’ by Mandiri. Sampai dengan akhir Februari 2024 total penyaluran KPR Bank Mandiri mencatat pertumbuhan 35,4% secara tahunan (yoy). (pa/jh)


