BusinessUpdate – Axiata Group Berhad membeberkan alasan memilih PT Smartfren Telecom Tbk untuk digabungkan dengan anak usahanya, PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Group Chief Financial Officer Axiata Group Berhad Nik Rizal Kamil mengatakan, pihaknya memilih Smartfren agar dapat bersaing dengan PT Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang merupakan pemain terbesar dalam sektor telekomunikasi di Indonesia.
Telkomsel menguasai hampir 60% pasar di Indonesia sedangkan XL tadinya merupakan peringkat kedua terbesar dengan menguasai 17% pasar. Peringkat selanjutnya barulah PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia.
Namun, posisi EXCL kemudian menjadi tergeser lantaran Indosat merger dengan Hutchison menjadi IOH dan menguasai sekitar 28% pasar Indonesia. Untuk itulah XL perlu menggandeng Smartfren yang menguasai 10% pasar agar jika bergabung dapat hampir menyamai pangsa pasar IOH.
“Kalau XL dan Smartfren digabung, pangsa pasarnya menjadi 26-27%. Jadi 1-2% di bawah IOH. Jadi dengan skala, bisa mendapatkan alasan besar untuk merger juga sinergi,” ujarnya saat media briefing di Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Kemudian, pihaknya juga mengincar penambahan spektrum operasi. Saat ini EXCL memiliki spektrum lebih dari 90 MHz dan Smartfren memiliki lebih dari 60 MHz sehingga perlu dilakukan penggabungan agar dapat menyaingi spektrum Telkomsel dan IOH yang lebih dari 150 MHz.
Ia menjelaskan, besar kecilnya spektrum akan mempengaruhi tingkat cakupan layanan di mana semakin kecil spektrum maka perusahaan perlu membangun lebih banyak menara dan infrastruktur untuk memperluas cakupan layanan.
“Di telekomunikasi, bisnis sangat kompetitif. Jika layanan tidak bagus, pelanggan akan pindah ke pesaing kami. Jadi jika kami melakukan merger agar memiliki 150 MHz plus dari perusahaan yang digabungkan. Jadi sama dengan Telkomsel dan IOH sehingga kami berada dalam posisi yang lebih kompetitif,” jelasnya.
Selain itu, jika merger dilakukan maka pihaknya akan dapat memaksimalkan penempatan menara jaringan telekomunikasi. Misalnya, jika terdapat dua menara dalam satu area yang sama maka satu menara akan dipindahkan ke area yang belum dijangkau XL maupun Smartfren. Itu artinya, perusahaan dapat memperluas jangkauan layanan dan dapat bersaing dengan kompetitor yang juga melayani area yang sama.
“Jadi dengan skala, dengan spektrum yang lebih besar, kami dapat memperluas jangkauan kami, kemudian dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas,” tutupnya. (pa/jh)


