HomeCORPORATE UPDATEBUMNPupuk Indonesia dan Bulog Bermitra Melalui Program Makmur Bersama

Pupuk Indonesia dan Bulog Bermitra Melalui Program Makmur Bersama

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog melalui program Makmur bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Lewat upaya ini, Pupuk Indonesia bersama-sama dengan Bulog bisa bekerja sama untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kita memiliki masa depan yang cerah, tidak hanya untuk Pupuk Indonesia dan Bulog, tetapi untuk pertanian dan bangsa, negara Republik Indonesia,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (9/7/2024).

Rahmad meyakini sinergi ini akan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas padi nasional secara berkelanjutan, sehingga berdampak pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

“Program Makmur hadir memberikan pendampingan intensif kepada petani dan budi daya pertanian berkelanjutan. Program ini memiliki potensi yang cukup besar, dengan luas yang sudah hampir mencapai 300.000 hektar, dengan 100.180,44 hektar untuk tanaman padi,” lanjut Rahmad.

Sejak diluncurkan pada 2021, program Makmur telah menghadirkan ekosistem pertanian komprehensif dari tahapan hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm dengan melibatkan banyak stakeholder, mulai dari perbankan, lembaga asuransi, penyedia agro input, hingga offtaker.

Lewat program ini, Pupuk Indonesia mendorong optimalisasi produktivitas petani, baik dengan upaya pendampingan intensif maupun edukasi penggunaan pupuk nonsubsidi agar hasil panen tetap maksimal.

Adapun pupuk nonsubsidi yang digunakan dalam program ini adalah pupuk komersial yang sudah teruji mampu meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga program ini sekaligus menjadi edukasi penggunaan agro input alternatif selain pupuk subsidi.

Selama periode Januari hingga Juni 2024, program ini telah diaplikasikan secara nasional dan berhasil mencatatkan realisasi seluas 295.904 hektar (ha) lahan dengan jumlah petani binaan sebanyak 120.320 orang.

Dalam pelaksanaannya telah diimplementasikan untuk berbagai jenis komoditas pangan, program ini telah mencatat peningkatan produktivitas petani padi sebesar 14% (rata-rata produktivitas meningkat dari 5,7 ton/ha menjadi 6,5 ton/ha).

Produktivitas tanaman jagung juga meningkat sebesar 23%, dari 4,7 ton/ha menjadi 5,8 ton/ha, produktivitas tanaman tebu turut naik sebesar 3% dari 66,2 ton/ha menjadi 68 ton/ha, dan produktivitas tanaman kelapa sawit meningkat 7% dari semula 22,84 ton/ha menjadi 24,44 ton/ha.

“Sebagaimana kita ketahui, kontribusi pupuk pada produktivitas pangan mencapai 62%. Program Makmur akan mengisi kekurangan dari produktivitas yang tidak bisa dipenuhi dari pupuk subsidi. Mudah-mudahan nantinya kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan Bulog ini bisa menciptakan ekosistem closed loop di sektor pangan, antara BUMN pangan dengan pupuk,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Must Read