BusinessUpdate – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, bakal membangun pabrik di Indonesia. Nantinya, pabrik tersebut akan fokus untuk pasar ekspor.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan P Roeslani mengaku telah bertemu dengan perwakilan VinFast untuk membahas rencana investasi tersebut.
“Benar. VinFast memang sudah bertemu dengan kami juga untuk rencana membangun pabriknya di Indonesia,” kata Rosan dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/3/2025). Indonesia akan menjadi salah satu dari dua negara di luar Vietnam yang dipilih VinFast untuk investasi manufaktur kendaraan listrik.
Rosan menyebut VinFast sangat serius merealisasikan investasi ini. Pemerintah pun memberikan beberapa alternatif lokasi dan skema investasi agar rencana tersebut segera terwujud. Meski begitu, Rosan belum mengungkapkan nilai investasi yang akan dikeluarkan oleh VinFast.
“Nanti detailnya akan saya jabarkan. Tapi intinya mereka sangat serius untuk melakukan investasi di Indonesia,” ujar Rosan. Rosan menambahkan, pabrik VinFast di Indonesia nantinya akan memproduksi mobil listrik di mana mayoritas untuk pasar ekspor.
Rencana investasi VinFast di Indonesia sebenarnya sudah dibahas sejak era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Pada 13 Januari 2024, Jokowi bertemu Chairman VinFast, Pham Nhat Vuong, di kantor VinFast di Hai Phong, Vietnam. Saat itu, Jokowi menyatakan pemerintah Indonesia mendukung penuh rencana investasi VinFast. Setelah pertemuan, Jokowi juga meninjau langsung pabrik mobil listrik VinFast. (rn/jh. Foto: Dok. VinFast)


