HomeFINANCEBankBank Mega Syariah Fokus Pembiayaan Tanpa Agunan untuk Nasabah Payroll

Bank Mega Syariah Fokus Pembiayaan Tanpa Agunan untuk Nasabah Payroll

BusinessUpdate – Bank Mega Syariah tengah fokus pada penguatan produk pembiayaan tanpa agunan (Flexi Mitra) untuk nasabah payroll. Penyaluran pembiayaan Flexi Mitra tercatat berkontribusi sebesar 16,44% dari total portofolio konsumer.

Pembiayaan Flexi Mitra terus ditingkatkan melalui penetrasi ke segmen nasabah dari perusahaan yang telah menjadi nasabah korporasi seperti anak usaha Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), ekosistem CT Corp, dan berbagai nasabah korporasi lainnya.

“Kami melihat peluang di bisnis Flexi Mitra yang sangat besar. Kontribusi Flexi Mitra diharapkan dapat terus bertumbuh. Karena berbasis payroll, Flexi Mitra juga memiliki risiko yang lebih rendah karena nasabah memiliki pendapatan tetap,” kata Raksa Jatnika Budi, Consumer Financing Business Division Head Bank Mega Syariah, di Jakarta, Senin (16/6/2025).

Flexi Mitra dari Bank Mega Syariah adalah pembiayaan tanpa agunan berbasis akad syariah (Murabahah, Ijarah atau MMQ) yang memberikan plafon hingga Rp200 juta dengan tenor maksimal 60 bulan dan angsuran tetap setiap bulan.

Bank Mega Syariah juga menawarkan berbagai kemudahan bagi nasabah payroll, mulai dari special pricing, proses verifikasi yang mudah, hingga penawaran eksklusif bagi segmen affluent.

Salah satu strategi yang tengah dijalankan adalah memperkuat keberadaan AOC (Area Officer Consumer), termasuk mempercepat proses rekrutmen AOC.

Sementara untuk versi non payroll, pembiayaan konsumer didorong oleh pembiayaan pemilikan rumah (flexi home) dan pembiayaan multiguna (Flexi Multiguna) yang mencapai lebih dari Rp284 miliar atau lebih dari 58% dari total pembiayaan konsumer.

Kemudian, pembiayaan rumah subsidi (Flexi Sejahtera) menyumbang 9,6% serta pembiayaan kendaraan bermotor dan pembiayaan haji khusus yang mencapai lebih dari 7,9%.

Flexi Home ditujukan untuk pembiayaan rumah non-subsidi dengan tenor panjang hingga 20 tahun dan dapat digunakan untuk pembelian rumah baru, second, take over maupun refinancing.

Adapun Flexi Sejahtera merupakan solusi KPR subsidi berbasis FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan proses mudah dan biaya terjangkau. Sementara itu, Flexi Multiguna memberikan kemudahan pembiayaan konsumtif dengan tenor hingga 5 tahun dan angsuran tetap.

Di tengah berbagai tantangan, Bank Mega Syariah mampu menjaga kinerjanya dengan baik. Salah satunya tercermin dari penyaluran pembiayaan konsumer yang berhasil tumbuh di atas pertumbuhan industri perbankan.

Bank Mega Syariah mencatat jumlah pembiayaan konsumer pada Mei 2025 lebih dari Rp482 miliar, meningkat sekitar 37,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan periode yang yang sama tahun sebelumnya .

“Alhamdulillah, di tengah kondisi perekonomian yang menantang, Bank Mega Syariah tetap mampu menjaga kinerja dengan baik. Capaian positif ini tidak lepas dari strategi bank dalam menjawab kebutuhan nasabah melalui produk dan layanan yang kompetitif serta inovasi digital yang mumpuni,” ujar Raksa.

Menurut Raksa, kondisi saat ini menuntut industri perbankan untuk lebih adaptif dalam menghadapi dinamika pasar dengan menghadirkan produk yang lebih kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah. Selain itu, inovasi digital menjadi semakin penting untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kenyamanan nasabah. (rn/jh. Foto: Dok. Bank Mega Syariah)

Must Read