BusinessUpdate – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyelenggarakan program renovasi masjid dan mushola di wilayah Sumatera pascabencana guna memastikan keberlanjutan dan ketersediaan rumah ibadah agar dapat kembali difungsikan.
Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan renovasi masjid dan mushola itu merupakan bagian dari misi perseroan untuk memberikan kontribusi sosial yang positif kepada masyarakat. Inisiatif tersebut sekaligus kepedulian nyata perseroan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap renovasi masjid dan mushola ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, serta menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” kata Imam dalam keterangan remi, Kamis (7/5/2026).
Aksi sosial itu dilaksanakan dengan menggandeng sepuluh lembaga filantropi dan lembaga amil zakat (LAZ) yaitu Baitulmaal Muamalat, BAZNAS, Al Bahjah Peduli, Dompet Dhuafa, Yayasan Asar Humanity, Rumah Yatim, Baitulmaal Hidayatullah, Human Initiative, Relawan Nusantara, dan Wakaf DT.
Perseroan mengajak seluruh nasabah untuk dapat berpartisipasi. Selain dapat mengembalikan fungsi masjid dan mushola sebagai tempat ibadah dan sosial, donasi nasabah juga memberikan manfaat spiritual jangka panjang.
Nasabah dapat mengakses fitur zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) pada aplikasi mobile banking Muamalat DIN dan memilih lembaga filantropi/LAZ untuk menyalurkan donasi. “Insya Allah setiap donasi yang disalurkan membawa manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Imam.
Perseroan menyampaikan bahwa program ini diselenggarakan bertepatan dalam rangka milad Bank Muamalat yang ke-34. Pada momentum milad ini, perseroan menyatakan komitmennya untuk terus bergerak maju melalui transformasi yang berkelanjutan.
“Melalui transformasi yang berkelanjutan, kami memperkuat layanan, mengembangkan kapabilitas digital, dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah,” lanjutnya.
Imam menambahkan, perseroan juga meyakini bahwa perjalanan yang bernilai tidak ditempuh sendiri melainkan tumbuh dari kebersamaan yang saling menguatkan dan memberi manfaat, termasuk menolong sesama yang membutuhkan. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Muamalat)


