BusinessUpdate – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memberikan dukungan berupa pelatihan kepada guru honorer yang mengabdi di wilayah terpencil, salah satunya di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap para pendidik yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan akses.
Salah satu penerima dukungan tersebut adalah Yustina Yuniarti, guru honorer di SDK Wukur, Kabupaten Sikka. Yustina telah mengabdi selama 11 tahun di SDK Wukur. Setiap hari, ia menempuh perjalanan sekitar 6 kilometer menuju sekolah dengan melewati jalan dengan akses yang sulit.
SDK Wukur saat ini menjadi tempat belajar bagi 34 siswa dengan didampingi delapan tenaga pendidik. Di tengah kondisi akses dan ekonomi yang terbatas, Yustina memilih bertahan sebagai pendidik.
PNM menyatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi Yustina dan para pendidik lain yang tetap mengajar di wilayah terpencil. Perseroan menilai pemberdayaan tidak hanya berkaitan dengan ruang usaha, tetapi juga dapat hadir di ruang pendidikan.
“Kisah Ibu Yustina adalah teladan yang menginspirasi banyak orang, termasuk kami di PNM. Dedikasinya menunjukkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari materi, tetapi juga dari dampak sosial yang bisa kita berikan kepada sesama,” kata Dodot dalam keterangan resmi, Jumat (22/5/2026).
Yustina menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan PNM. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi dorongan baru untuk terus menjalankan tugas sebagai guru.
“Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini. Semoga perhatian seperti ini membuat kami semakin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati,” tutup Yustina. (rn/jh. Foto: Dok. PNM)


