HomeCSRRumah BUMN Semen Gresik Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

Rumah BUMN Semen Gresik Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

BusinessUpdate – Program Rumah BUMN (RB) Rembang, Jateng, yang dikelola PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), mencatatkan nilai transaksi kumulatif sebesar Rp6,9 miliar serta menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Vita dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat. (26/6/2026)

Salah satu pelaku UMKM binaan yang merasakan dampak program tersebut adalah Bella Ayu Paramitha, pemilik Batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat pendampingan RB Rembang, usahanya kini berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.

Sebagai inkubator bisnis berbasis desa, RB Rembang memberikan pendampingan menyeluruh kepada 580 UMKM berkembang melalui pelatihan peningkatan kualitas produk, standardisasi, digitalisasi usaha, penguatan merek, hingga strategi pemasaran.

Hingga 2025, sebanyak 203 program pelatihan telah diselenggarakan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar UMKM. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu UMKM menjawab tantangan pasar sekaligus membuka peluang penetrasi ke pasar yang lebih luas.

Capaian tersebut mempertegas peran Rumah BUMN SIG sebagai inkubator bisnis berbasis desa yang tidak hanya memperkuat kapasitas usaha pelaku UMKM, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan.

SIG menegaskan bahwa Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, hingga akses pemasaran berbasis digital.

Ke depan, SIG akan terus mengembangkan Rumah BUMN Rembang sebagai ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, kolaborasi, dan pemasaran digital, sekaligus memperluas akses pasar produk UMKM binaan hingga tingkat nasional dan global. (ip/jh. Foto: Dok. SIG)

Must Read