BusinessUpdate – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya tengah melakukan persiapan rencana Transjakarta jalur udara sejak dini sebagai solusi jangka panjang transportasi ibu kota. Transportasi jalur udara memang sedang tren di sejumlah negara termasuk New York.
“Karena bagaimanapun dalam jangka panjang pasti cepat atau lambat Jakarta sebagai kota megapolitan akan ada pengaturan transportasi udara,” jelas Pramono usai melakukan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik di Jalan Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Untuk itu, Pramono ingin Jakarta juga melakukan persiapan untuk pengadaan transportasi udara melalui PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
“Apakah nanti helikopter atau apa pun yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara-negara besar, termasuk kemarin pada saat saya ke New York, maka kita mempersiapkan itu di awal. Jangan sampai ketika sudah menjadi kebutuhan, baru perizinannya diurus, terutama perda yang berkaitan dengan itu,” jelas Pramono.
Selain mempersiapkan Transjakarta jalur udara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan Transjakarta jalur laut menuju Kepulauan Seribu.
Sebelumnya, Pramono juga sudah menyebut Pemprov DKI Jakarta menyiapkan tambahan penyertaan modal untuk Transjakarta menjadi Rp13,4 triliun. “Modal dasar TransJakarta ditingkatkan dari sebelumnya, Rp5,225 triliun menjadi Rp13,4 triliun,” papar Pramono. Nantinya Transjakarta akan melayani bukan hanya secara nasional, melainkan juga internasional.
Pemprov DKI Jakarta berharap perubahan bentuk dan penguatan kapasitas usaha TransJakarta dapat mendukung pengembangan layanan transportasi Jakarta hingga internasional.
“Sejalan dengan itu, wilayah usaha PT Transportasi Jakarta diperluas hingga skala nasional dan internasional guna membuka peluang replikasi pengalaman dan sistem transportasi yang telah di bangun di Jakarta,” jelas Pramono. (pa/jh. Foto: Dok. Bloomberg)


