BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menargetkan program ASDP Bakauheni Mengajar menjangkau lebih dari 700 siswa di enam sekolah di wilayah Bakauheni, Lampung yang menyasar siswa dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut resmi dimulai pada Rabu (14/10/2026) yang diikuti oleh 288 siswa sekolah dasar (SD).
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Menurutnya, kontribusi perusahaan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan layanan penyeberangan, tetapi juga upaya mendukung akses pengetahuan bagi masyarakat.
“Bagi ASDP, membangun konektivitas juga berarti turut membuka jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui ASDP Bakauheni Mengajar, kami ingin berbagi pengetahuan, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong anak-anak untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensinya,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).
Ia mengatakan, kolaborasi antara dunia usaha, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan karyawan ASDP sebagai relawan yang disebut Kawan Jangkar. Mereka berbagi pengalaman dan pengetahuan secara langsung dengan siswa melalui kegiatan belajar yang menggabungkan praktik, permainan edukatif, diskusi, dan interaksi sesuai jenjang pendidikan peserta.
General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba menjelaskan, materi pembelajaran mencakup penguatan karakter, pengenalan dunia kerja, keselamatan, kreativitas, dan motivasi. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) dan pembelajaran yang menyenangkan (fun learning), siswa didorong untuk aktif bertanya, menyampaikan pendapat, bekerja sama, serta membangun kepercayaan diri.
“Antusiasme siswa pada pelaksanaan perdana menjadi dorongan bagi kami untuk mengembangkan program ini secara berkelanjutan. Kami ingin kegiatan mengajar tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman positif yang dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengenali potensi dirinya,” kata Partogi.
Pelaksanaan perdana ASDP Bakauheni Mengajar turut melibatkan lima kolaborator dari unsur Purna Relawan Bakti BUMN dari ASDP dan relawan TJSL Kantor Pusat, bersama karyawan ASDP Cabang Utama Bakauheni. Keterlibatan berbagai unsur tersebut ditujukan untuk memperkaya proses pembelajaran sekaligus mendorong budaya kepedulian dan kerelawanan di lingkungan perusahaan.
Selain kegiatan mengajar, ASDP menyalurkan bantuan TJSL kepada SD Bhakti Ibu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Partogi mengatakan, dukungan terhadap fasilitas pendidikan dan keterlibatan karyawan dalam kegiatan mengajar merupakan dua bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Ia berharap kedua bentuk dukungan tersebut dapat saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda. (pa/jh. Foto: Dok. ASDP)


