BusinessUpdate – Perum Perumnas menjajaki revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang berpotensi meningkatkan kapasitas hunian dari 632 unit menjadi lebih dari 2.700 unit.
Rencana tersebut merupakan salah satu upaya perusahaan mendukung Program 3 Juta Rumah yang digaungkan pemerintah, khususnya penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, pihaknya membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis untuk mengembangkan aset perusahaan. “Kami menyambut baik kerja sama antara Perumnas dan PT Informasi Geo Sistem ini,” kata Imelda dalam keterangannya, dikutip Senin (19/10/2026).
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kolaborasi dengan PT Informasi Geo Sistem (IGS), melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pada 16 Oktober 2026.
Melalui kerja sama tersebut, IGS memfasilitasi penjajakan potensi investor asing, termasuk Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan KORINDO Group.
“Kami juga berharap keterlibatan Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan KORINDO Group dapat membuka perspektif dan peluang baru dalam pengembangan aset Perumnas, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional Perumnas di bidang pembangunan infrastruktur dan kawasan perumahan,” lanjut Imelda.
Penjajakan ini diarahkan untuk mengeksplorasi peluang pengembangan sejumlah aset Perumnas, termasuk revitalisasi Rusun Kebon Kacang. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan dan belum menjadi proyek yang dipastikan mulai dibangun.
Saat ini, Rusun Kebon Kacang terdiri dari delapan blok bangunan bertingkat rendah dengan total 632 unit dan dihuni sekitar 2.400 orang. Melalui rencana revitalisasi, jumlah unit hunian berpotensi meningkat menjadi lebih dari 2.700 unit. Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat membuka peluang penyediaan lebih banyak hunian bagi masyarakat di kawasan pusat Jakarta.
Lokasi Rusun Kebon Kacang dinilai strategis karena memiliki akses ke kawasan perkantoran Thamrin-Sudirman dan sejumlah simpul transportasi publik, antara lain Halte Thamrin, MRT Bundaran HI dan Dukuh Atas, serta Stasiun Tanah Abang.
Konektivitas tersebut menjadi salah satu aspek yang relevan dalam pengembangan hunian di kawasan perkotaan. Perumnas menyatakan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah melalui optimalisasi aset, pengembangan kawasan, dan kemitraan strategis. Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026 menetapkan 14 lokasi proyek Perumnas sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Meski demikian, detail pelaksanaan revitalisasi Rusun Kebon Kacang, termasuk jadwal pembangunan, skema pembiayaan, serta besaran harga atau sewa unit bagi masyarakat, belum dijelaskan secara detail. (rn/jh. Foto: Dok Detik)


