HomeCORPORATE UPDATEBUMNPupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Pupuk di Tengah Transisi Energi

Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Pupuk di Tengah Transisi Energi

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pupuk di tengah upaya transisi energi yang dilakukan. Sebab, pupuk merupakan faktor signifikan dalam pemenuhan pangan nasional, utamanya dalam mencapai swasembada pangan yang ditargetkan oleh pemerintah.

“Transisi energi yang kami lakukan itu bertahap dan terukur,” kata Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) Yehezkiel Adiperwira, Kamis (29/10/2026). Pihaknya memastikan, operasional dari seluruh pabrik, baik itu pabrik pupuk urea, pupuk NPK, dan pupuk lainnya, tetap terjaga keandalannya.

Di tahun 2050 diperkirakan total emisi dalam kondisi normal tanpa adanya intervensi, bisa mencapai 25 juta ton CO2eq. Namun, peta jalan PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan di tahun 2050 penurunan emisi menyentuh angka 96% atau hanya sekitar 1,7 juta ton CO2eq.

Guna mencapai target tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalan strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. “Target penurunan konsumsi energi jangka pendek itu memang terkait dengan efisiensi energi melalui revitalisasi pabrik, kemudian menurunkan konsumsi gas per ton produk,” jelasnya.

Adapun strategi jangka menengah dan jangka panjang yang dilakukan ialah pengembangan blue ammonia dan green ammonia yang berbasis energi terbarukan, pengaplikasian carbon capture utilization and storage (CCUS), serta pendekatan solusi berbasis alam atau nature-based solutions (NBS).

“Kami juga menggandeng kemitraan strategis dengan beberapa perusahaan yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk pengembangan teknologi rendah karbon itu,” lanjut Yehezkiel.

Di tahun 2025, penurunan emisi gas rumah kaca cakupan 1 dan cakupan 2 yang dibukukan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) sebesar 17,47% setara dengan 2,25 juta ton CO2eq jika dibandingkan skenario kondisi normal. Artinya, dalam kondisi normal tanpa adanya intervensi emisi yang dihasilkan di tahun tersebut mencapai 12,90 juta ton CO2eq. Angka tersebut berhasil ditekan, sehingga total realisasi emisi aktual cakupan 1 dan cakupan 2 di tahun 2025 sebesar 10,64 juta ton CO2eq. (rn/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Must Read