BusinessUpdate – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tarif Tol Jakarta-Cikampek akan mengalami penyesuaian.
“Jalan Tol Jakarta-Cikampek sedang kita proses (tarif penyesuaiannya), yang di atas kan mengikuti,” kata Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
Danang belum mau membeberkan berapa besaran kenaikan tarif Tol Jakarta-Cikampek yang terintegrasi dengan Tol Layang MBZ. Termasuk waktu implementasinya.
“Belum putus. Harapan kita secepatnya lah. Ya kalau perhitungan kita bisa diterima. Itu kan hasil perhitungan bersama,” jelasnya.
Sebagai informasi, penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi. Penyesuaian juga berdasarkan evaluasi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada ruas tol tersebut.
“Tol Layang MBZ kan jadi satu sama bawah, itu yang bawah (Tol Jakarta-Cikampek) kan sudah 6 tahun nggak ada penyesuaian tarif,” jelas Danang.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku induk PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), pemegang saham PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Layang MBZ, berharap penyesuaian tarif bisa diberlakukan dalam waktu dekat.
Hal itu dikatakan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur di depan PT Margautama Nusantara (MUN) yang baru resmi mengakuisisi 40% saham Tol Layang MBZ.
“Jangan takut, pemerintah akan selalu menjaga iklim investasi dengan memberikan hak-haknya terutama penyesuaian tarif. Pak Danang sudah oke katanya, itu kita harapkan segera,” kata Subakti.(pa/jh)


