BusinessUpdate – Kepolisian republik Indonesia (Polri) akan menggelar operasi ketupat terkait pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2023 mulai 18 April sampai 1 Mei 2023.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, operasi ketupat ini akan dilaksanakan terpusat dan seluruh wilayah dari kepolisian. “Mulai dari tanggal 18 (April) sampai dengan tanggal 1 Mei,” ujar Listyo di Mabes Polri, Kamis (6/4/2023).
Listyo menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi saat situasi arus memiliki volume padat yang diduga berpotensi menimbulkan kemacetan dan kegiatan mudik menjadi tidak lancar.
Nantinya terdapat juga skenario mulai dari ganjil genap, contraflow, sampai dengan one way. Skema ini akan diterapkan mulai dari Cikampek sampai Kalikakung di Semarang, Jawa Tengah.
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan bahwa nantinya sistem one way ini akan dilakukan pada tanggal 18 April di jalan tol dari kilometer (KM) 72 sampai KM 414.
“Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414. Karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1,” kata Sandi dalam keteranganya dikutip, Senin (3/4/2023).
Sandi menyebut, hal serupa akan dilakukan pada saat arus balik mudik Lebaran 2023 untuk mengurai tingkat kemacetan. Sandi berujar bahwa pihak kepolisian sudah menentukan titik-titik krusial yang berpotensi masalah saat terjadi lonjakan mudik Lebaran 2023.
Ia menjelaskan, untuk di Jalur Tol Trans Jawa, jalur tol ke arah Jawa Tengah dimana Tol Cipali menjadi titik krusial baik arus mudik maupun arus balik. Untuk di jalur Sumatera ada di Indralaya-Palembang.
Sementara untuk rest area jalur Jawa berada di Tol Cipali. “Sementara untuk di Pelabuhan Merak dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan,” ujarnya. (rn/jh)


