HomeNEWS UPDATENationalBPJS Kesehatan Kembali Implementasikan Validasi Sidik Jari

BPJS Kesehatan Kembali Implementasikan Validasi Sidik Jari

BusinessUpdate – BPJS Kesehatan kembali mengimplementasikan Validasi Sidik Jari dan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) Elektronik. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu layanan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan nasional (JKN).

Komitmen tersebut disampaikan oleh Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati saat berkunjung ke RSUD Kabupaten Jombang, Kamis (22/06/2023).

Menurut Lily, tujuan utama dari implementasi Validasi Sidik Jari dan SEP Elektronik ini adalah untuk memberikan manfaat kecepatan pelayanan administrasi bagi peserta JKN dan mencegah terjadinya penyalahgunaan kartu JKN. 

Tak hanya itu, validasi sidik jari dan SEP Elektronik diyakini juga untuk mengurangi beban operasional rumah sakit, serta menjaga kelestarian alam dan lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas (paperless). 

“Validasi sidik jari ini sebelumnya pernah diimplementasikan pada Maret 2019, namun terhenti karena pandemi Covid-19. Namun seiring dengan kondisi pandemi yang semakin membaik, maka validasi sidik jari ini kembali diimplementasikan,” jelas Lily, dikutip dari laman BPJS Kesehatan pada Senin (26/6/2023).

Saat ini dari total 2.953 Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, hanya 786 FKRTL yang telah mengimplementasikan SEP Elektronik dengan validasi sidik jari. 

Minimnya implementasi ini disebabkan oleh tidak tersedianya infrastruktur alat perekaman, dan penyediaan rekam medis elektronik yang mendukung. 

Selain itu juga adanya kekhawatiran terjadi penumpukan antrian di rumah sakit untuk perekaman, sistem informasi RS yang belum tersambung dengan SIM BPJS Kesehatan, dan kurangnya komitmen untuk implementasi.

“Karena itu perlu dilakukan Best Practice Sharing oleh rumah sakit yang telah berhasil mengimplementasikan SEP elektronik dengan validasi sidik jari. Melalui kegiatan ini kami harapkan dapat diambil tips dan strategi yang dilakukan oleh RSUD Kabupaten Jombang, yang tentunya dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah Jombang. Sehingga proses implementasi fingerprint dan SEP Elektronik berjalan dengan minim keluhan dan dengan layanan yang cepat,” ujar Lily.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab juga turut hadir dan menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan dan apresiasi BPJS Kesehatan kepada RSUD Kabupaten Jombang.

“Atas apa yang telah disampaikan, terima kasih. Itu bukan merupakan suatu sanjungan namun menjadi harapan bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi. Tidak hanya untuk hari ini saja, tapi juga untuk dilakukan seterusnya,” ujar Mundjidah.

Penghargaan yang diberikan langsung oleh Lily merupakan suatu kehormatan. Tentunya akan menambah semangat bagi karyawan di RSUD Kabupaten Jombang untuk selalu memberikan pelayanan yg terbaik pada masyarakat. (pa/jh)

Must Read