BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) memastikan kuota Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite hingga akhir 2023 masih mencukupi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, potensi migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi ke Pertalite mungkin saja terjadi seiring melebarnya disparitas harga.
“Kondisi ini bukan hal yang baru, dan migrasi mungkin ada namun tidak signifikan karena pengguna Non Subsidi umumnya sudah paham mengenai kebutuhan BBM yang tepat bagi kendaraannya,” kata Irto, Kamis (19/10/2023).
Dengan kondisi seperti itu maka kuota Pertalite tahun ini dinilai masih akan mencukupi. Pemerintah menetapkan kuota Pertalite tahun 2023 sebesar 32,56 juta kiloliter (kl). Sampai dengan September 2023, penyaluran Pertalite mencapai 22,3 juta kl. Sementara itu, penyaluran gasoline mencapai 4 juta kl.
Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mengungkapkan, potensi migrasi tidak begitu besar karena adanya perbedaan karakteristik konsumen.
Konsumen BBM subsidi lebih sensitif terhadap harga dan jumlahnya cukup besar. Untuk BBM nonsubsidi jumlah konsumennya tidak terlalu besar. (pa/jh)


