Home Blog Page 112

Chery Q Segera Masuk Indonesia, Di China dan Thailand Laris Manis

BusinessUpdate – Sambutan hangat publik China dan Thailand terhadap model Chery QQ3 EV membuat Chery Indonesia akan segera memperkenalkan compact electric vehicle (EV) terbarunya Chery Q kepada publik Indonesia.

‎Apalagi, antusiasme publik Indonesia terhadap Chery Q mulai terlihat dari peningkatan pencarian digital terkait model tersebut hingga 80% dalam sepekan terakhir, terutama menyangkut desain, spesifikasi, potensi harga, dan peluang kehadirannya di pasar nasional.

Chery QQ3 EV yang merupakan nama model ini di pasar Tiongkok, berhasil membukukan 56.879 pemesanan hanya dalam dua jam sejak registrasi resmi dibuka pada Maret 2026. Model itu kemudian melanjutkan eksposure globalnya melalui Bangkok International Motor Show 2026 di Thailand dengan nama Chery Q.

Kepala Merek dan Pemasaran Unit Bisnis Chery Arthur Panggabean menyebut eksposure dari Beijing dan Thailand menjadi pemicu lonjakan minat konsumen Indonesia.

“Kami melihat antusiasme terhadap Chery Q mulai terbangun di Indonesia setelah kehadirannya di Thailand dan Beijing. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap kendaraan listrik untuk perkotaan,” kata Arthur.

‎Chery Q dirancang sebagai kendaraan listrik kompak dengan konsep desain yang fun, energik, dan penuh karakter untuk menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan. Berdasarkan spesifikasi pasar Tiongkok, model ini memiliki dimensi 4.195 mm x 1.811 mm x 1.574 mm dengan wheelbase 2.700 mm, serta ruang kaki penumpang belakang mencapai 977 mm.

‎Dari sisi kepraktisan, Chery Q menawarkan kapasitas bagasi belakang hingga 1.450 liter ditambah bagasi depan 70 liter, menjadikannya bukan sekadar kendaraan listrik kompak yang stylish, melainkan juga fungsional untuk kebutuhan harian.

Melihat perkembangan tersebut, Chery terus mempelajari potensi pasar kendaraan listrik compact di Indonesia, termasuk kebutuhan konsumen terhadap EV yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki pendekatan gaya hidup yang kuat.

Konsumen urban Indonesia kini membutuhkan kendaraan yang mudah digunakan, lincah di tengah kepadatan kota, nyaman untuk aktivitas harian, serta tetap memiliki karakter desain yang dapat merepresentasikan gaya hidup penggunanya.

“Saat ini kami telah memasuki tahap akhir riset dan persiapan sebelum memperkenalkannya kepada publik Indonesia di ajang Indonesian Idol pada tanggal 18 Mei ini. Kami melihat Chery Q memiliki potensi untuk membawa warna baru bagi konsumen dan line up Chery di Indonesia,” kata Arthur.

Tren kendaraan listrik compact kini terus berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan mobilitas perkotaan yang lebih praktis, efisien, dan ramah lingkungan.

Chery Q memiliki desain ringkas dan karakter eksterior yang ikonik, menjadikannya jawaban ideal bagi tantangan penggunaan harian di kawasan urban yang padat. Dimensinya yang proporsional memberikan kemudahan bermanuver di ruang terbatas, namun, tetap mempertahankan estetika modern yang mampu meningkatkan kepercayaan diri penggunanya saat melintasi jalanan kota.

Upaya Chery dalam menghadirkan kendaraan listrik yang fashionable, namun, tetap tangguh ini diharapkan dapat menggeser persepsi publik bahwa efisiensi energi dapat berjalan selaras dengan gaya hidup modern yang ekspresif. (ip/jh. Foto: Dok. Chery)

Pembangunan Hunian Senen Hampir Rampung, Progres 99,04 Persen

BusinessUpdate – PT Hutama Karya (Persero) mencatat hingga 28 April 2026 progres pembangunan Hunian Senen mencapai 99,04%. Perseroan melakukan percepatan pembangunan gar manfaat hunian bisa segera dirasakan masyarakat.

“Percepatan pembangunan bukan sekadar soal mengejar tanggal selesai, tetapi bagaimana menghadirkan solusi yang lebih cepat bagi masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran rel. Karena itu, kami menjaga ritme kerja 24 jam dengan tenaga kerja yang andal dan pengendalian mutu yang ketat sehingga hunian yang dihasilkan tetap aman, nyaman dan berkelanjutan,” ujar Hamdani, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Menurut Hamdani, progres signifikan pada pembangunan Hunian Senen, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat di kawasan bantaran rel Kelurahan Kramat Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Hingga 28 April 2026, progres pembangunan hunian dan fasilitas pendukung telah mencapai 99,04%, mendekati target penyelesaian pada 15 Juni 2026 dan berpotensi rampung lebih cepat dari jadwal awal.

Sejalan dengan arahan Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, perusahaan mengakselerasi penyelesaian 324 unit hunian berikut fasilitas penunjang di atas lahan seluas kurang lebih 1,61 hektar milik InJourney Airports.

Program ini dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan BUMN sebagai bagian dari upaya menyediakan hunian yang lebih layak, aman, dan tertata bagi warga berpenghasilan rendah di kawasan pusat kota.

Capaian progres tersebut tidak lepas dari optimalisasi serapan tenaga kerja di lapangan. Pada puncak pelaksanaan, ratusan pekerja dari perusahaan dan BUMN Karya lain dikerahkan untuk memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai rencana.

Hunian Senen dirancang sebagai hunian sementara yang layak (huntara) dengan ukuran unit sekitar 4,5 x 4,5 meter, dilengkapi tempat tidur, lemari dan fasilitas dasar lainnya.

Pemerintah dan BUMN juga menyiapkan fasilitas komunal seperti ruang berkumpul warga, dapur bersama, area cuci, toilet terpisah pria–wanita, ruang terbuka dan area bermain anak, serta sistem penerangan, sistem satu pintu (one gate system) untuk akses keluar masuk dan CCTV untuk menjaga keamanan lingkungan.

Pembangunan hunian ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan warga sebagai solusi cepat sambil pemerintah menyiapkan penataan jangka panjang kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman dan manusiawi.

“Perusahaan berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyediakan infrastruktur sosial yang berdampak langsung. Kami ingin Hunian Senen menjadi contoh bagaimana akselerasi pembangunan yang terukur dapat menghadirkan perubahan nyata bagi warga dalam waktu singkat,” tutup Hamdani. (rn/jh. Foto: Dok. Hutama Karya)

BSI Salurkan Pembiayaan ke SPPG Sebesar Rp198 Miliar

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) atau BSI turut mendukung program perekonomian pemerintah, dengan menyalurkan pembiayaan ke sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), hingga Kredit Program Perumahan (KPP).

Direktur Risk Management BSI Grandhis Helmi Harumansyah menyampaikan, pada kuartal I/2026 perseroan menyalurkan pembiayaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) senilai Rp198 miliar dan mendukung operasional kurang lebih sekitar 211 dapur MBG.

“Sampai dengan saat ini, kita telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp198 miliar,” kata Grandhis dalam Konferensi Pers Kinerja Kuartal I/2026 secara virtual, Selasa (12/5/2026).

Selain berupa pembiayaan, BSI turut memberikan dukungan layanan transaksi berupa penggunaan virtual account dan juga cash management system untuk membantu kegiatan operasional harian dari mitra Badan Gizi Nasional (BGN).

Saat ini, BSI telah menjangkau lebih dari 1.600 titik dapur yang mayoritas berada di tiga provinsi utama yaitu Aceh, NTB, dan Sumatra Barat. BSI turut mendukung penguatan sektor koperasi dan usaha produktif melalui penyaluran KUR BSI.

Menurut Grandhis, hingga kuartal I/2026, KUR yang disalurkan perseroan mencapai Rp2,61 triliun dengan jumlah penerimaan manfaat kurang lebih sekitar 17.700 nasabah. Dari sisi perumahan rakyat, BSI menyalurkan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp145,7 miliar kepada kurang lebih sekitar 894 nasabah hingga akhir Maret 2026.

“Secara berkelanjutan, dapat kami sampaikan juga bahwa outstanding FLPP terus meningkat di BSI, dari Rp5,4 triliun pada 2024, hari ini kami duduk di outstanding sebesar Rp5,72 triliun di Maret 2026,” tuturnya.

Selain itu, perseroan turut memberikan pembiayaan bagi nasabah UMKM, melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Pembiayaan yang telah disalurkan BSI kepada developer mencapai Rp4,7 miliar. Sementara itu, penyaluran kepada UMKM mencapai kurang lebih sekitar Rp360 miliar dengan target nasabah yang telah tersalurkan kurang lebih sebesar 1.131 nasabah.

Grandhis memastikan, BSI akan terus berupaya memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperluas akses pembiayaan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)

Sektor Pergudangan Catat Perfoma Konsisten Positif pada Kuartal I/2026

BusinessUpdate – Perusahaan konsultan properti Jones Lang Lasalle (JLL) mengungkapkan sektor pergudangan modern di Jabodetabek mencatat performa konsisten positif pada kuartal I/2026.

“Sektor pergudangan modern di Jabodetabek mencatat performa yang konsisten positif pada kuartal I/2026, dengan tingkat hunian stabil di 96%,” ujar Country Head and Head of Logistics & Industrial JLL Farazia Basarah dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Pertumbuhan ini didorong oleh investasi manufaktur Tiongkok yang kuat, mencakup permintaan untuk pergudangan modern, sewa pabrik siap pakai, maupun lahan industri.

“Dikarenakan para investor khususnya dari Tiongkok, mereka mau langsung berproduksi atau beroperasi dengan menyewa pabrik yang sudah siap pakai atau gudang modern sudah siap pakai. Di mana kalau mereka membeli, mereka harus melakukan pembelian sekitar 6 bulan, lalu konstruksi sekitar 12 bulan, sehingga dengan adanya sewa itu menjadi lebih cepat 3 sampai 6 bulan tergantung dari izin-izin yang dibutuhkan oleh investor tersebut,” jelasnya.

Dari sisi harga, pertumbuhan sewa berlanjut secara moderat. Proyek-proyek premium dengan spesifikasi unggulan, lokasi strategis, dan menawarkan fleksibilitas mampu menetapkan harga premium, yang kemudian menciptakan efek rambat pada kenaikan sewa pergudangan di kawasan sekitarnya.

“Permintaan tetap didominasi oleh sektor logistik dan jasa pengiriman, diikuti sektor-sektor lain baik dari pemain
baru yang masuk pasar maupun ekspansi perusahaan eksisting,” katanya.

Menurut Farazia, dinamika pasar tidak hanya terpusat di Jabodetabek, namun juga menunjukkan permintaan di kota-kota lain seperti Bandung, Subang, dan Surabaya. “Secara keseluruhan, sektor pergudangan modern dan logistik menjadi segmen dengan performa terkuat di pasar properti pada periode ini,” ujarnya.

JLL juga melihat untuk permintaan dari kawasan industri juga didorong dari permintaan data center, dan permintaan data center ini juga meningkat dari aspek luasan lahan yang dibutuhkan. (rn/jh)

PTPN I Regional 5 Bidik Ekspor Tembakau ke Rusia dan China

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 membidik pangsa pasar ekspor produk tembakau ke Rusia dan China pada 2026. Kedua negara ini memiliki tingkat kebutuhan tembakau yang cukup tinggi.

“Saat ini korporasi sedang mengembangkan kebutuhan tembakau untuk pasar di China dan Rusia,” kata Region Head PTPN I Regional 5 Subagiyo saat melakukan tanam perdana tembakau di Penataran Bungsu 1, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).

Tanam perdana di lahan seluas 4,5 hektar ini merupakan pembuka dari total 400 hektar lahan tembakau yang tersebar di seluruh penjuru Jember. Menurutnya tembakau bawah naungan (TBN) tersebut sebagian besar akan dipasarkan ke Eropa. Untuk grade medium ke bawah akan dijual di pasar lokal atau domestik karena memang dibutuhkan.

“Perluasan pasar tembakau ke China dan Rusia karena kedua negara itu mempunyai tingkat kebutuhan tembakau untuk cigar yang cukup tinggi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, biasanya kebutuhan tembakau di pasar ekspor dilepas secara bertahap di Eropa selama satu tahun menyesuaikan kebutuhan pasar dan pola tersebut juga sama dilakukan di pasar domestik.

“Tahun ini target produksi tembakau sekitar 1,2 ton per hektar dari luas area mencapai 400 hektar, kemudian target produksi mutu A atau 1 sebanyak 30% akan diekspor,” katanya.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, pihak PTPN sudah melakukan mitigasi agar tanaman tembakau tetap bagus kualitasnya saat panen nanti.

“Pada awal musim tanam ini masih banyak turun hujan, sehingga tingkat kecukupan air cukup tinggi, maka dibuat patusan (pemupukan cair) supaya serapan air ke tanah semakin cepat,” katanya.

Kemudian pada saat perawatan tanaman nanti diprediksi masuk El Nino, sehingga dibuat sistem irigasi dengan membuat saluran air agar tanaman punya kecukupan atas kebutuhan airnya karena tembakau itu mempunyai tingkat kecukupan kebutuhan air yang tinggi.

“Saat awal hujan, kami fokus pada percepatan serapan air ke tanah melalui sistem drainase (patusan). Sebaliknya, jika nanti El Nino datang, sistem irigasi sudah kami siapkan agar tanaman tidak haus,” tambahnya.

Pihaknya juga sudah melakukan mitigasi, salah satunya adanya naungan untuk mengurangi efek tingkat panas matahari ke tanaman tembakau. Penggunaan naungan (waring) untuk melindungi daun-daun muda dari sengatan matahari yang berlebihan. Hal ini untuk menjaga tekstur dan warna daun agar tetap memenuhi standar Grade A yang dicintai pasar internasional. (pa/jh. Foto: Antara)

Pegadaian Sabet Empat Penghargaan di Ajang BEMA 2026

BusinessUpdate – PT Pegadaian berhasil memborong empat penghargaan dalam ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) 2026. Hal ini membuktikan Pegadaian mampu beradaptasi di tengah disrupsi industri melalui strategi pemasaran yang inovatif.

Keempat penghargaan itu adalah Key Elements of Marketing, Tech-Marketing, dan Entrepreneurial Marketing, serta berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai “Best of the Best” pada acara yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (6/5/2026)

Ajang yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 ini menyoroti perusahaan yang mampu mencatatkan pertumbuhan bisnis signifikan sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan, beliau menyampaikan bahwa Pegadaian akan terus berkomitmen untuk mengutamakan kebutuhan nasabah.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa strategi modern, seperti digitalisasi yang perlu berjalan beriringan dengan kualitas pelayanan di lapangan. Tentunya Pegadaian berkomitmen untuk melayani sepenuh hati dan terus mendengar dan memahami kebutuhan nasabah,” ujar Selfie dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/5/2026).

Keberhasilan Pegadaian dalam kategori Key Elements of Marketing didorong oleh konsistensi perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik melalui semangat CX100. Pendekatan ini mengedepankan sisi humanis dalam setiap interaksi, sehingga mampu membangun kedekatan emosional yang membuat nasabah merasa dilayani secara personal dan tulus.

Di sisi lain, keunggulan pada kategori Tech-Marketing dibuktikan melalui kehadiran aplikasi Tring!. Inovasi digital ini menjadi solusi praktis sebagai literasi keuangan berbasis emas untuk menjangkau berbagai kalangan dalam mengakses layanan finansial secara cepat tanpa harus mengantre.

“Sebagai Bank Emas pertama di Indonesia, kehadiran Tring! By Pegadaian menjadi semangat baru bagi kami. Strategi pemasaran dan masifnya campaign yang kami lakukan membuktikan komitmen kami untuk terus memperluas akses keuangan berbasis emas di Indonesia. Semangat inilah yang kami bawa untuk dapat terus MengEMASkan Indonesia,” tambah Selfie.

Kemenangan pada kategori Entrepreneurial Marketing semakin mengukuhkan posisi Pegadaian sebagai organisasi yang memiliki jiwa kewirausahaan tinggi. Pegadaian dinilai piawai dalam melihat peluang pasar dan berani mengeksekusi inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan nasabah.

Pada kesempatan yang sama, Selfie Dewiyanti juga menerima penghargaan Dewi BUMN, yang menjadi ruang apresiasi bagi para pemimpin perempuan di lingkungan BUMN. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasinya dalam mengawal transformasi pemasaran dan inovasi produk di Pegadaian yang inklusif sehingga berhasil membawa Pegadaian semakin relevan dihati lintas generasi.

Melalui pengakuan ini, Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan ekosistem layanan yang inklusif. Dengan integrasi antara layanan fisik yang ramah dan teknologi canggih, Pegadaian optimis dapat terus memberikan pengalaman yang mudah, aman, dan memuaskan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (ip/jh. Foto: Dok. Pegadaian)

Argo Manunggal Kembangkan PLTS Atap di Empat Pabrik Tekstilnya

BusinessUpdate – Argo Manunggal Group mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap berkapasitas 4.463 kWp di empat pabrik tekstilnya yakni Argo Pantes, Timatex, Damatex, dan Kamaltex, sebagai upaya meningkatkan efisiensi.

Managing Director Argo Manunggal Group Johny Tjongiran mengatakan peralihan ke energi terbarukan merupakan strategi penting perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan energi yang efisien dan ramah lingkungan.

Untuk mempercepat transisi menuju energi bersih sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan industri nasional, perusahaan bekerja sama dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU).

“Transisi menuju energi terbarukan adalah langkah strategis kami sekaligus menjawab tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih berkelanjutan, khususnya di sektor tekstil yang memiliki intensitas energi tinggi,” kata Johny dalam keterangan resmi di Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Ia menambahkan proyek ini ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada Agustus 2026. Dari sisi lingkungan, proyek ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 110.201 ton CO2 atau setara dengan penanaman 293.869 pohon selama periode kontrak.

“Kontribusi ini merupakan milestone penting dalam perjalanan sustainability kami. Ini mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menurunkan jejak karbon secara bertahap dan terukur,” tambah Johny.

Direktur Utama HIJAU Victor Samuel menambahkan pihaknya menghadirkan solusi menyeluruh mulai dari perencanaan hingga monitoring sistem untuk memastikan kinerja optimal proyek.

“Kami memastikan instalasi rooftop solar PV berjalan aman dan andal dengan standar keselamatan tinggi serta penggunaan material berkualitas, seperti struktur hot dip galvanized (HDG) yang tahan korosi. Selain itu, sistem dilengkapi monitoring real-time untuk menjaga performa jangka panjang,” jelasnya.

Untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, perusahaan telah menyiapkan tim khusus di masing-masing lokasi agar proses konstruksi dapat berjalan paralel. “Seluruh material utama, termasuk modul PV dan inverter, juga telah dipersiapkan sejak awal guna meminimalkan potensi keterlambatan,” tutupnya. (rn/jh)

Agrinas Salurkan Bantuan 19.500 Benih Ikan Nila Salin di Subang

BusinessUpdate – PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) menyalurkan bantuan 19.500 benih nila salin kepada dua pembudidaya ikan Ade dan Hj. Warsini di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Keduanya berpengalaman dalam budidaya perikanan di daerah tersebut.

Public Relations & CSR Manager Agrinas Jaladri Nusantara Viera Lovienta, mengatakan penyaluran itu menjadi bentuk komitmen pihaknya dalam penguatan sektor perikanan nasional.

“Dukungan terhadap pembudidaya lokal merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam memperkuat sektor perikanan nasional,” kata Viera dalam keterangan resminya, Senin (11/5/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Agrinas Jaladri bersama Maritim Muda Nusantara. Ia berharap, bantuan itu bisa membantu memperkuat usaha dan mendorong ekonomi masyarakat.

Program ini juga mencakup pemantauan benih nila salin guna memastikan budidaya berkelanjutan, terukur, dan optimal. Agrinas Jaladri, menilai dukungan kepada pembudidaya penting guna memperkuat rantai ekonomi sektor perikanan nasional.

Selain itu, benih ikan nila salin dinilai penting karena komoditas perikanan itu memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Jenis ikan tersebut juga bisa beradaptasi di perairan payau, diminati pasar, dan bisa menjadi alternatif pemasukan masyarakat.

“Kami berharap bantuan benih nila salin ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas budidaya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” ujar Viera.

Ke depan Agrinas Jaladri akan terus mendorong program TJSL yang relevan dengan perkembangan sektor kelautan dan perikanan. Program pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi rakyat, dan pembangunan ekosistem berkelanjutan bakal menjadi agenda Agrinas Jaladri. (ip/jh. Foto: Dok. Agrinas)

Wijaya Karya Rombak Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

BusinessUpdate – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menetapkan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Berdasarkan pembacaan Surat Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dalam RUPST, dikutip dari keterangan tertulis pada Senin (11/5/2026), posisi Direktur Utama WIKA dijabat oleh Ketut Pasek Senjaya Putra. Hadjar Seti Adji ditetapkan sebagai Direktur Manajemen SDM dan Transformasi, serta Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I.

Pemegang saham juga menetapkan Sonny Setyadhy sebagai Direktur Operasi II, Vera Kirana sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal, serta Mulyadi sebagai Direktur Keuangan.

Sedangkan susunan dewan komisaris WIKA terdiri dari Komisaris Utama Apri Artoto, Komisaris Independen Suryo Hasporo Tri Utomo, Komisaris Independen Adityawarman, Komisaris Independen Harris Arthur Hedar, serta Komisaris Suwarta.

Harris Arthur Hedar merupakan Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) sekaligus Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM).

Adapun, dalam RUPST itu, WIKA membahas sejumlah agenda meliputi persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan tahun buku 2025, laporan penggunaan dana Penyertaan Modal Negara (PMN), perubahan anggaran dasar, serta perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.

RUPST Tahun Buku 2025 menjadi bagian dari komitmen WIKA untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga transparansi dan akuntabilitas, serta melanjutkan transformasi bisnis guna mendukung keberlangsungan usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Sepanjang tahun buku 2025, WIKA membukukan kontrak baru sebesar Rp17,46 triliun dan kontrak dihadapi sebesar Rp50,55 triliun. Penjualan Perseroan tercatat sebesar Rp20,44 triliun dengan total aset mencapai Rp50,15 triliun. (pa/jh. Foto: Dok. WIKA)

Sucofindo Gandeng Abpednas Bangun 70 Sumur di Sejumlah Daerah

BusinessUpdate – PT Sucofindo (Persero) bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) resmi memulai kolaborasi rangkaian pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia. Kick off program ini resmi dilakukan di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar.

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Sandry Pasambuna mengatakan pembangunan sumur air bersih ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance).

“Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya akses air bersih dan pembangunan desa berkelanjutan,” kata Sandry dalam keterangan resmi, Senin (11/5/2026).

Kick off di Meunasah Gampong Lambleut menjadi titik awal pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Merauke, sekaligus bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-70 PT Sucofindo pada tanggal 22 Oktober 2026.

Menurut Sandry, program penyediaan air bersih bagi masyarakat ini juga merupakan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan air nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa”, pembangunan sarana air bersih akan dilakukan di 70 titik wilayah operasional PT Sucofindo yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Inisiatif ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“Kami berharap kolaborasi antara PT Sucofindo (Persero) dan Abpednas dapat memperkuat sinergi antara BUMN, organisasi desa, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Sandry.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo juga berperan dalam memastikan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap standar pada berbagai sektor pembangunan, termasuk mendukung penyediaan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Abpednas Indra Utama menyampaikan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat desa sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan,” tutup Indra. (ip/jh. Foto: Dok. Sucofindo)