Home Blog

BSN dan SMF Kerja Sama Sekuritisasi Pembiayaan Perumahan Syariah

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Nasional atau Bank BSN menjalin kerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF untuk menjajaki transaksi sekuritisasi aset pembiayaan perumahan syariah.

Kemitraan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penjajakan Kerja Sama Transaksi Sekuritisasi Aset Pembiayaan Perumahan dan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pembiayaan Refinancing di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama ini merupakan upaya memperkuat sumber pendanaan jangka menengah dan panjang sekaligus meningkatkan kapasitas pembiayaan perumahan syariah. Menurutnya, sekuritisasi dapat membantu perbankan menjaga likuiditas, mengelola risiko, dan mendukung pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan.

“Sinergi ini akan memperkuat kapasitas pembiayaan perumahan berbasis syariah Bank BSN sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” ujar Alex.

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan hubungan antara SMF dan BSN yang telah terjalin sejak 2008. Hingga Mei 2026, realisasi pembiayaan perumahan melalui skema Mudharabah Muqayyadah (MMQ) antara kedua institusi tercatat mencapai 29.402 unit dengan nilai kumulatif Rp6,26 triliun.

Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan sekuritisasi syariah mulai dari tahap persiapan hingga implementasi. Ia menilai instrumen tersebut memiliki potensi untuk memperdalam pasar keuangan syariah nasional sekaligus memperkuat struktur pasar modal Indonesia.

Melalui penjajakan ini, kedua pihak akan mengkaji penerbitan Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) dengan menggunakan portofolio pembiayaan perumahan syariah Bank BSN sebagai aset dasar. Skema tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber likuiditas baru bagi perbankan sekaligus menyediakan alternatif instrumen investasi syariah bagi investor.

Selain pengembangan transaksi sekuritisasi, kerja sama juga mencakup pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi sekuritisasi, serta pemenuhan aspek hukum, perpajakan, rating, dan struktur transaksi sesuai prinsip kehati-hatian. (rn/jh. Foto: Dok. BSN)

Sepanjang 2025 Prudential Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp2,4 Triliun

BusinessUpdate – PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp2,4 triliun hingga akhir 2025, meningkat 44% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,7 triliun.

Laba setelah pajak tersebut ditopang oleh pendapatan premi senilai Rp21,1 triliun per Desember 2025, angka itu naik 2% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja 2025 mendorong jumlah aset Prudential Indonesia menjadi Rp64,3 triliun.

Direktur Prudential Indonesia Tony Benitez menuturkan, kinerja bisnis perusahaan sepanjang 2025 didukung oleh fondasi keuangan yang kokoh, serta kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika industri.

“Kinerja ini didukung oleh fokus berkelanjutan Prudential Indonesia dalam menghadirkan solusi perlindungan dan layanan yang relevan melalui inovasi produk, penerapan teknologi, serta penguatan pengalaman Nasabah secara menyeluruh (end-to-end),” kata Tony dalam konferensi pers Full Year Performance 2025, Rabu (3/6/2026).

Sedikit catatan, rasio solvabilitas (Risk Based Capital) Prudential Indonesia mencapai 466%, atau berada di atas ambang batas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengungkapkan, peningkatan laba yang terbilang signifikan dipengaruhi oleh kinerja investasi yang kuat. Perusahaan juga melakukan pendekatan yang disiplin dalam pengelolaan biaya. “Selain itu, premi bruto (GWP) kami tumbuh 2% yang mencerminkan keinginan nasabah untuk tetap bersama kami,” jelasnya. Selain itu, tingkat polis surrender dan penarikan dana juga tengah berada dalam tren yang melandai.

Lalu, komposisi pendapatan premi Prudential Indonesia yang mencapai Rp21,1 triliun terdiri atas 72% dari produk unitlink dan 28% dari produk tradisional. Kemudian total klaim dan manfaat yang telah diberikan ke nasabah tercatat senilai Rp16 triliun, meliputi lebih dari 1.000 kasus klaim per hari dengan total 372.528 kasus klaim.

Pada 2024, total klaim dan manfaat yang disalurkan adalah senilai Rp18,2 triliun. Sepanjang 2025, total klaim kesehatan tercatat senilai Rp6,2 triliun, atau naik 3% secara tahunan dibandingkan periode yang sama senilai Rp6,1 triliun.

Sedangkan klaim non kesehatan tercatat senilai Rp9,8 triliun pada periode yang sama atau turun 19% secara tahunan dibandingkan periode yang sama 2024 Rp12,1 triliun. “Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya klaim non-kesehatan, sementara klaim kesehatan terus meningkat,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Prudential)

Bandara Soetta Optimalkan Layanan untuk Jamaah Lansia dan Disabilitas

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengoptimalkan layanan ramah disabilitas dan lansia pada fase kepulangan jemaah haji mulai 1–30 Juni 2026 di Terminal 2F.

“Kami memastikan seluruh fasilitas prioritas, petugas pelayanan, serta dukungan operasional siap memberikan layanan terbaik agar proses kedatangan berlangsung nyaman dan lancar,” kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Rabu (3/6/2026).

Sebagai pintu kedatangan bagi 34.853 jamaah haji dari Tanah Suci, Bandara Soetta telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan proses kedatangan berjalan aman, nyaman, dan lancar, khususnya bagi jamaah lanjut usia serta jemaah dengan kebutuhan khusus.

“Sebagian jamaah yang kembali ke Tanah Air merupakan lansia yang telah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi,” ucapnya. Menurutnya, pelayanan kepada jamaah haji tidak hanya berfokus pada kelancaran operasional, tetapi juga memastikan setiap jemaah mendapatkan pendampingan dan kenyamanan selama berada di area bandara.

Terminal 2F sebagai terminal khusus layanan haji dan umrah telah dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung mobilitas jamaah, termasuk akses ramah disabilitas, kursi roda, area holding yang nyaman, serta petugas yang siap memberikan asistensi sejak jemaah tiba hingga melanjutkan perjalanan menuju asrama debarkasi.

Selain kesiapan fasilitas, Bandara Soetta bersama seluruh stakeholder juga melakukan penyempurnaan alur layanan kedatangan guna mempercepat proses penanganan jamaah sejak pesawat mendarat hingga menuju bus pengantar ke asrama haji. “Melalui alur layanan baru, jamaah kini hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit sejak turun dari pesawat hingga naik ke bus menuju asrama haji,” ujarnya.

Ia mengungkapkan pihaknya berkoordinasi erat dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), maskapai penerbangan, Imigrasi, Bea dan Cukai, Karantina, AirNav Indonesia, serta instansi lainnya guna memastikan pelayanan berjalan secara terintegrasi.

“Kami ingin memastikan para jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan pengalaman perjalanan yang baik. Semangat melayani sepenuh hati menjadi komitmen kami dalam setiap proses pelayanan, termasuk pada fase kepulangan haji tahun ini,” katanya.

Selama fase kepulangan haji, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melayani kedatangan 34.853 jamaah yang tergabung dalam 84 kelompok terbang (kloter). Seluruh proses kedatangan dipusatkan melalui Terminal 2F sebelum jamaah diberangkatkan menuju asrama debarkasi masing-masing. (ip/jh. Foto: Dok. Imigrasi Setta)

PLN Bakal Rampingkan Struktur Usaha Menjadi 23 Entitas pada 2028

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) menargetkan perampingan struktur usaha dari 44 entitas menjadi 23 entitas hingga 2028. Strategi tersebut dilakukan melalui berbagai aksi streamlining, konsolidasi, divestasi, dan restrukturisasi portofolio bisnis.

Transformasi dalam tubuh PLN tersebut dibahas dalam pertemuan antara direksi PLN dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria yang diunggah di akun Instagram resmi BP BUMN, Selasa (2/6/2026).

Pertemuan itu membahas perkembangan program streamlining PLN Group, realisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, serta tindak lanjut penguatan sistem kelistrikan pasca gangguan di Sumatra.

“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan transformasi PLN berjalan selaras dengan agenda ketahanan energi nasional dan penguatan daya saing BUMN,” tulis BP BUMN, dikutip Rabu (3/6/2026).

Dalam pembahasan tersebut, PLN memaparkan berbagai langkah strategis yang tengah dijalankan, mulai dari percepatan konsolidasi dan penyederhanaan struktur anak usaha, akselerasi pembangunan pembangkit, transmisi, dan gardu induk sesuai arahan Kementerian ESDM, hingga penguatan infrastruktur backbone kelistrikan Sumatra.

PLN juga menyiapkan berbagai proyek penguatan jaringan transmisi 500 kV, 275 kV, dan 150 kV, serta penambahan kapasitas pembangkit di wilayah Sumatra untuk meningkatkan keandalan sistem dan mencegah terulangnya gangguan serupa pada masa mendatang.

Melalui transformasi yang terukur dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan, BP BUMN bersama Danantara terus mendorong PLN menjadi perusahaan energi yang semakin efisien, andal, dan kompetitif. Langkah ini diharapkan mampu mendukung ketahanan energi nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memastikan layanan kelistrikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, implementasi RUPTL 2025–2034 juga menunjukkan progres positif, dengan sekitar 1.634 proyek atau hampir 40% dari total proyek telah memasuki tahap eksekusi. Selain itu, PLN terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem kelistrikan pascagangguan (blackout) yang terjadi di Sumatra sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik nasional. (pa/jh)

Pengadilan Tolak Gugatan, Indobuildco Wajib Bayar Royalti Rp812 Miliar

BusinessUpdate – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menolak gugatan yang diajukan PT Indobuildco terkait pengelolaan Hotel Sultan. PT Indobuilco juga diwajibkan membayar royalti penggunaan tanah sejak 2007-2023 yang nilainya sekitar Rp812,144 miliar.

Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan dua poin penting. Pertama, negara dinyatakan sebagai pemilik sah lahan Hotel Sultan berdasarkan Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 1/Gelora. Konsekuensinya, Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki PT Indobuildco dianggap berakhir secara hukum sejak 2023.

Selain itu, pengadilan juga memutuskan PT Indobuildco wajib membayar royalti atas penggunaan tanah berstatus HPL untuk periode 2007-2023 dengan nilai mencapai US$45.356.473. Bila dikonversi ke dalam kurs rupiah saat ini sebesar Rp17.906, maka besaran royalti yang harus dibayarkan Pontjo Sutowo sebagai pemilik Indobuildco adalah sebesar Rp 812,144 miliar.

“PT Indobuildco dihukum membayar royalti penggunaan tanah HPL (Hak Pengelolaan) untuk periode 2007-2023 sebesar US$45.356.473 (dikonversi ke Rupiah saat dibayar),” ujar Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Sunoto dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/6/2026).

Selain Gugatan rekonvensinya ditolak. PT Indobuildco juga dihukum biaya perkara Rp530.000. Putusan tersebut sekaligus menegaskan bahwa HGB Nomor 26/Gelora dan HGB Nomor 27/Gelora milik PT Indobuildco yang masa berlakunya berakhir pada awal 2023 tidak dapat diperpanjang. Dengan demikian, lahan yang selama ini digunakan untuk Hotel Sultan sepenuhnya kembali menjadi aset negara.

Kuasa hukum Menteri Sekretaris Negara dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Kharis Sucipto, menyampaikan bahwa Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menerbitkan penetapan pelaksanaan eksekusi terkait lahan dan bangunan eks Hotel Sultan.

Menurut Kharis, terbitnya penetapan tersebut menjadi dasar hukum yang kuat bagi pemerintah untuk melanjutkan proses pengosongan kawasan yang selama ini menjadi objek sengketa.

“Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menilai bahwa permohonan pelaksanaan eksekusi pengosongan telah sesuai hukum dan untuk itu menerbitkan Penetapan pelaksanaan eksekusi pengosongan. Penetapan ini menjadi dasar hukum yang sempurna bagi Kemensetneg dan PPKGBK untuk mengosongkan lahan dan bangunan (eks Hotel Sultan) tersebut,” kata Kharis. (pa/jh. Foto: Dok. PPKGBK)

Whoosh Optimistis Hadapi Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

BusinessUpdate – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tetap optimistis layanan kereta cepat Whoosh akan terus diminati masyarakat walau ada rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat. Rencana aktivasi bandara ini berpotensi menambah persaingan antarmoda transportasi di kawasan Bandung Raya.

Manager Corporate Communications KCIC Emir Monti mengatakan, daya tarik Whoosh tidak hanya terletak pada kecepatan perjalanan, tetapi juga pengalaman unik yang ditawarkan kepada penumpang, termasuk wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

“Tetap diminati karena biasanya orang ke sini ke Indonesia bukan hanya sekadar mengejar cepat, tapi juga ingin coba apa itu Whoosh,” kata Emir di Padalarang, Bandung Barat, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya status Whoosh sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara menjadi nilai tambah tersendiri yang membuat layanan tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik wisata.

KCIC menilai faktor tersebut akan menjaga minat masyarakat terhadap Whoosh meskipun nantinya Bandara Husein kembali beroperasi penuh dan menawarkan alternatif perjalanan ke Bandung. “Kami melihat keunggulan di Whoosh itu sendiri, di mana menjadi salah satu magnet destinasi orang untuk datang ke Indonesia untuk dicoba,” ujar Emir.

Optimisme tersebut juga didukung oleh tingginya jumlah penumpang selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha dan Hari Lahir Pancasila. KCIC mencatat lonjakan pengguna Whoosh pada rute Jakarta–Bandung dan sebaliknya sepanjang masa liburan.

Selama periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026, arus wisatawan yang berlibur ke Bandung Raya mulai kembali ke daerah asalnya, terutama Jakarta dan sekitarnya. Pada puncak arus balik, jumlah penumpang Whoosh menuju Jakarta diperkirakan mencapai lebih dari 22.000 orang dalam satu hari.

Emir menjelaskan, tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa Whoosh masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarkota, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Secara keseluruhan, selama enam hari periode libur panjang, penjualan tiket Whoosh mencapai sekitar 115.000 hingga 120.000 tiket dan masih berpotensi bertambah.

Menurut KCIC, capaian tersebut menjadi indikator bahwa minat masyarakat terhadap layanan kereta cepat tetap tinggi di tengah banyaknya pilihan transportasi yang tersedia. Dengan performa tersebut, KCIC meyakini reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tidak akan menggerus permintaan secara signifikan. (rn/jh. Foto: Dok. KCIC)

Profil Nanik S Deyang Kepala BGN Baru

BusinessUpdate – Presiden Prabowo Subiantoi resmi mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Dadan Hindayana dicopot dari jabatan sebagai Kepala BGN, bersama-sama dengan dua wakil kepala Badan Gizi Nasional, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

“Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Dayang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026). Penunjukan tersebut menempatkan mantan jurnalis senior itu sebagai pimpinan lembaga yang bertanggung jawab mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum diangkat menjadi Kepala BGN, Nanik lebih dulu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan dan badan negara sejak Presiden Prabowo Subianto membentuk Kabinet Merah Putih pada 2024.

Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia memulai karier profesional sebagai wartawan di Tabloid Bangkit sebelum kemudian meniti karier di berbagai perusahaan media nasional. Kariernya berkembang tak hanya sebagai jurnalis, tetapi juga di level manajemen media.

Berdasarkan Data Pers 2014, ia pernah menjabat sebagai pemimpin umum majalah Femme, direktur utama tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di sejumlah media, seperti Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic.

Pengalaman panjang di dunia jurnalistik membuat Nanik dikenal aktif mengikuti berbagai isu sosial, ekonomi, dan politik. Ia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Nama Nanik mulai mendapat perhatian lebih luas saat bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024, Nanik dipercaya masuk dalam jajaran pemerintahan. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024-2029.

Pada Juni 2025, Nanik ditunjuk sebagai komisaris independen PT Pertamina (Persero). Pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi wakil kepala BGN sekaligus diberhentikan dari jabatannya di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Di luar kiprahnya sebagai jurnalis dan pejabat publik, nama Nanik juga pernah menjadi sorotan saat kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet mencuat pada 2018. Dalam proses penyelidikan kasus tersebut, ia sempat dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya. (ip/jh. Foto: Dok. Antara)

Bisnis Gadai Barang Mewah terus Bertumbuh

BusinessUpdate – Perusahaan gadai PT Lesca Gadai Premier menyebut terdapat tren peningkatan layanan gadai barang mewah pada kuartal II/2026 di tengah volatilitas pasar keuangan global dan meningkatnya kebutuhan likuiditas nasabah premium.

Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama mengatakan kondisi fluktuasi pasar modal, penyesuaian suku bunga, dan ketidakpastian geopolitik mendorong sebagian investor serta individu beraset tinggi menyesuaikan portofolionya.

“Mereka membutuhkan likuiditas cepat untuk menangkap peluang bisnis atau menjaga arus kas, tetapi tidak ingin melepas aset yang berpotensi terus mengalami apresiasi,” kata Bastian dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, barang mewah kini tidak lagi hanya dipandang sebagai simbol status, tetapi juga sebagai instrumen penyimpan nilai atau safe haven. “Banyak pengusaha dan kolektor yang menyadari bahwa menjual aset mewah mereka saat ini bukanlah langkah yang bijak, karena potensi kenaikan harganya di masa depan sangat tinggi,” jelasnya.

Lesca mengaku telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menjadi perusahaan pegadaian swasta pertama di Indonesia yang memiliki sertifikasi ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 27001 untuk keamanan informasi secara bersamaan.

Untuk mendukung layanan penilaian aset, perusahaan menggunakan instrumen dan akses basis data pasar global guna menentukan nilai pasar wajar sebagai dasar plafon pinjaman.

Selain itu, perusahaan menyediakan layanan white glove service, yakni proses transaksi mulai dari penilaian hingga pencairan dana yang dilakukan di lokasi nasabah tanpa perlu mendatangi gerai. Layanan tersebut menyasar kalangan profesional dengan mobilitas tinggi yang mengutamakan privasi, keamanan, dan efisiensi transaksi.

Menurut Bastian, perseroan berencana memperluas jangkauan layanan ke Surabaya, Medan, dan sejumlah kota besar lain dalam satu hingga dua tahun ke depan. “Kami optimistis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi stabilitas finansial personal para nasabah di tahun 2026,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data OJK, pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp153,49 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 60,27% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Nilai aset industri pergadaian pada periode yang sama tercatat mencapai Rp182,84 triliun atau meningkat 58,77% dibandingkan posisi Maret 2025 sebesar Rp115,16 triliun. (rn/jh. Foto: Dok. Lesca gadai)

Lion Group Tetap Optimistis di Tengah Melemahnya Rupiah

BusinessUpdate – Lion Group tetap optimistis terhadap prospek industri penerbangan nasional meski nilai tukar rupiah melemah dan sejumlah biaya operasional penerbangan naik, termasuk harga avtur karena kebutuhan masyarakat untuk bepergian masih tinggi.

Corporate Communications Strategic PT Lion Air atau Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan permintaan perjalanan udara masih ditopang kebutuhan wisata, bisnis, pendidikan, hingga ibadah. Tingginya minat masyarakat bepergian menjadi salah satu alasan Lion Group bersama BookCabin menggelar BookCabin Travel Fair 2026 di sejumlah kota besar di Indonesia.

“Kami menghadirkan BookCabin Travel Fair karena melihat permintaan masyarakat terhadap perjalanan udara masih sangat tinggi, baik untuk kebutuhan wisata, liburan sekolah, peak season, maupun perjalanan bisnis. Kami optimistis tren bepergian menggunakan pesawat akan terus tumbuh,” ujar Danang di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Danang mengatakan industri penerbangan saat ini sedang memasuki periode low season atau musim sepi. Namun, permintaan perjalanan udara tetap menunjukkan tren positif.

“Saat ini sebenarnya sedang memasuki low season. Terlepas dari berbagai tantangan ekonomi yang ada, kami melihat masyarakat tetap memiliki kebutuhan untuk bepergian. Karena itu, kami berupaya menghadirkan berbagai solusi agar pelanggan tetap bisa memperoleh tiket sesuai dengan anggaran yang dimiliki,” katanya.

Lion Group berupaya menjaga keterjangkauan layanan melalui berbagai program promosi yang mencakup diskon tiket, cashback Cabin Points, hingga penawaran khusus melalui platform BookCabin.

Lion Group juga melihat prospek cerah pada segmen perjalanan ibadah umrah di mana kebutuhan masyarakat untuk beribadah cenderung tetap kuat meski kondisi ekonomi menghadapi tekanan.

“Untuk perjalanan umrah kami sangat optimistis. Ibadah itu sudah menjadi kebutuhan dan niat masyarakat yang harus kami akomodasi. Karena itu kami terus memperkuat jaringan penerbangan dan konektivitas agar jamaah dari berbagai daerah dapat berangkat dengan lebih mudah,” ujarnya.

Lion Air saat ini melayani penerbangan langsung Jakarta Jeddah dengan frekuensi sembilan kali dalam sepekan. Frekuensi tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang hanya enam kali dalam sepekan.

“Kami meningkatkan frekuensi dari enam menjadi sembilan penerbangan per minggu karena melihat potensi pasar yang terus berkembang. Dengan armada Airbus A330-300 dan A330-900neo yang memiliki kapasitas hingga 433 kursi per penerbangan, kami melihat peluang pertumbuhan yang masih sangat besar,” kata Danang.

Danang menjelaskan strategi utama Lion Group adalah memperluas akses pasar umrah melalui jaringan penerbangan domestik yang saling terkoneksi. Dengan pola tersebut, jamaah dari berbagai daerah tidak hanya bergantung pada keberangkatan dari Jakarta.

“Konsep yang kami bangun adalah konektivitas. Jamaah dari Pangkalan Bun, Pontianak, Palangka Raya, Lampung, Bengkulu, Solo, Semarang, Yogyakarta, dan berbagai kota lainnya dapat terhubung ke Jakarta terlebih dahulu, kemudian melanjutkan penerbangan langsung ke Jeddah. Ini membuat perjalanan menjadi lebih cepat dan nyaman,” jelasnya.

Lion Group juga terus berkoordinasi dengan mitra biro perjalanan dan penyelenggara umrah. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kebutuhan pasar dapat terakomodasi dengan baik. (ip/jh. Foto: Dok. Lion)

PLN: Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Periode April-Juni 2026

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April–Juni 2026, sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“PLN menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik,” ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto dikutip dari Antara, Selasa (2/6/2026). Pernyataan tersebut disampaikan menyusul ramainya informasi yang beredar di media sosial ihwal kenaikan tagihan listrik.

Sejumlah pengguna media sosial X mengeluhkan tagihan listrik yang meningkat hingga 100% disertai dengan lonjakan total energi listrik yang dikonsumsi, meskipun mereka merasa tidak terdapat perubahan pola penggunaan listrik maupun penambahan barang elektronik.

Akibatnya, muncul dugaan bahwa PLN meningkatkan tarif listrik. “PLN senantiasa menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM, untuk periode April-Juni 2026 tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” jelas Greg.

Ia menyampaikan kenaikan tagihan listrik yang dirasakan oleh sebagian pelanggan dapat dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi listrik akibat beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, kenaikan suhu, dan meningkatnya aktivitas di rumah. “Meningkatnya aktivitas di rumah menyebabkan peningkatan penggunaan peralatan listrik pelanggan sehari-hari,” jelasnya.

Masyarakat bisa memantau riwayat pembelian token dan pembayaran tagihan listrik secara mandiri. Pemantauan mandiri itu bisa dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile guna mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien.

Untuk mengecek riwayat pemakaian melalui PLN Mobile, masyarakat bisa membuka aplikasi PLN Mobile, kemudian memilih menu “Token dan Pembayaran” pada halaman utama. Lalu, klik tombol “Tambah ID Pelanggan” (jika belum terdaftar); masukkan ID Pelanggan; lalu pilih “Riwayat Penggunaan” untuk pelanggan pascabayar atau “Riwayat Pembelian Token” untuk pelanggan prabayar.

“PLN juga terus mengimbau pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan bijak, antara lain dengan memeriksa instalasi listrik di dalam rumah secara berkala serta mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali,” tutup Greg. (pa/jh. Foto: Dok. PLN)