Home Blog Page 57

Jasamarga Jogja Bawen Peroleh Kredit Sindikasi Rp17,92 Triliun

BusinessUpdate – PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, resmi menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun untuk mendukung pembiayaan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang memiliki nilai investasi total mencapai Rp25,61 triliun.

“Kepercayaan yang diberikan oleh para lembaga keuangan ini menjadi fondasi penting bagi Jasa Marga dan PT JJB untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. Proyek ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi konektivitas kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,” ujar Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen merupakan salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan integrasi jaringan Jalan Tol Trans Jawa di wilayah tengah.

“Dengan terhubungnya koridor Yogyakarta menuju Semarang melalui jalan tol, mobilitas masyarakat dan distribusi barang akan menjadi lebih efisien. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar wilayah sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan ekonomi, pariwisata, serta investasi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah,” katanya.

Fasilitas pembiayaan tersebut diperoleh dari sejumlah lembaga perbankan dan institusi keuangan yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) yang bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arrangers & Bookrunners (JMLAB). Sementara itu, Maybank Indonesia dan Bank BPD Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) turut andil sebagai partisipan dalam sindikasi pembiayaan ini.

Keberhasilan financial close ini mencerminkan kuatnya kepercayaan sektor perbankan dan institusi keuangan terhadap fundamental bisnis Jasa Marga serta prospek jangka panjang jalan tol di Indonesia.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dilaksanakan di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, pada Selasa (17/3/2026) yang dihadiri oleh Direksi Jasa Marga yaitu Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani. Kemudian jajaran manajemen PT Jasamarga Jogja Bawen yaitu Komisaris Utama PT Jasamarga Jogja Bawen Aldrin Maulana Najib, Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen A.J. Dwi Winarsa, bersama perwakilan dari seluruh kreditur.

Momentum ini turut disaksikan oleh para pemegang saham JJB lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia.

Direktur Utama PT JJB A.J. Dwi Winarsa mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terhadap percepatan progres pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut.

“Untuk sampai pada tahap ini, kita telah melalui proses yang cukup panjang dan alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap penandatanganan ini menjadi awal yang baik bagi pembangunan JJB serta mendukung penyelesaian proyek sesuai target waktu. Terima kasih atas dukungan seluruh pihak, semoga kolaborasi ke depan dapat terus terjaga dan memberikan hasil sesuai harapan bersama,” ujar Dwi.

Jalan Tol Yogyakarta–Bawen memiliki total panjang 75,12 km yang terbagi dalam 6 seksi, yaitu Seksi 1 Sleman–Banyurejo sepanjang 8,80 km, Seksi 2 Banyurejo–Borobudur sepanjang 15,20 km, Seksi 3 Borobudur–Magelang sepanjang 8,10 km, Seksi 4 Magelang–Temanggung sepanjang 16,65 km, Seksi 5 Temanggung–Ambarawa sepanjang 21,39 km, serta Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km.

Saat ini, Seksi 6 Ambarawa-Bawen telah dioperasikan secara fungsional dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik periode libur lebaran 2026. (pa/jh. Foto: Dok. Jasa Marga)

Transjakarta Kembangkan Sistem Pemantauan Pramudi SYNTRA untuk Jaga Keselamatan

BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan pelanggan dan keandalan operasional layanan melalui pengembangan platform SYNTRA bagi pramudi.

Platform berbasis kecerdasan buatan ini merupakan bagian dari transformasi digital operasional Transjakarta yang terintegrasi dengan teknologi Advanced Driver Assistance System – Driver Monitoring System (ADAS-DMS).

Teknologi tersebut berfungsi untuk membantu mendeteksi potensi risiko selama operasional, seperti kelelahan, distraksi, hingga indikasi microsleep pada pramudi secara real-time.

Apabila sistem mendeteksi adanya potensi gangguan konsentrasi atau kelelahan, sistem akan memberikan peringatan langsung kepada pramudi serta notifikasi kepada pusat kontrol operasional untuk mendukung langkah mitigasi yang
cepat dan tepat.

Saat ini, sekitar 2.000 armada Transjakarta telah dilengkapi dengan teknologi ADAS-DMS. Sementara itu, dari total lebih dari 5.000 armada, sekitar 3.000 armada lainnya akan dilengkapi secara bertahap.

Pada tahun ini, Transjakarta menargetkan percepatan implementasi agar teknologi keselamatan tersebut dapat diterapkan secara lebih luas di seluruh armada.

Selain penguatan pemantauan saat armada beroperasi, Transjakarta juga tengah melakukan uji coba teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat aspek preventif, sehingga potensi kelelahan dapat dikenali lebih dini, termasuk sebelum pramudi mulai menjalankan tugasnya.

Direktur Pelayanan dan Teknologi Informasi PT Transportasi Jakarta, Raditya Rusdi, menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dalam setiap pengembangan sistem operasional di Transjakarta.

“Keselamatan pelanggan adalah harga mati bagi Transjakarta. Karena itu, kami tidak ingin mitigasi hanya mengandalkan pengawasan manual. Kami memperkuatnya dengan teknologi melalui SYNTRA yang sudah terintegrasi dengan ADAS-DMS untuk membantu mendeteksi kelelahan dan potensi microsleep pada pramudi secara real time,” ujar Raditya, dikutip Selasa (17/3/2026).

Saat ini sekitar 2.000 armada telah dilengkapi teknologi tersebut, dan tahun ini kami akan mempercepat mplementasinya ke seluruh armada. Saat ini pihaknya juga sedang melakukan trial teknologi pendeteksi pola tidur dan tingkat stres pramudi agar langkah pencegahan bisa dilakukan lebih dini, bahkan sebelum pramudi mulai bertugas.

Melalui penguatan sistem yang bersifat real-time sekaligus preventif ini, Transjakarta berharap dapat terus meningkatkan standar keselamatan transportasi publik dan menghadirkan layanan yang semakin aman, andal, dan responsif bagi seluruh pelanggan. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)

SPKLU Milik PLN Siap Layani Pemudik

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Mudik Lebaran 2026.

Direktur Distribusi PLN Arsyadani G Akmalaputri mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang andal dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama mudik.

“Di sini, kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Terpantau tidak seramai di rest area lain, tetapi saya tadi sudah berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengisian dan mereka merasa nyaman karena ngecas-nya juga sangat mudah,” kata Asyadani di Tegal, Selasa (17/3/2026).

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.668 unit SPKLU yang tersebar di 3.029 lokasi di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 1.681 unit SPKLU berada di jalur tol mudik lintas Sumatera dan Jawa-Bali dengan rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan nyaman.

SPKLU center dirancang sebagai titik pengisian daya kendaraan listrik dengan kapasitas besar dan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan SPKLU reguler.

Ia mengatakan infrastruktur ini dilengkapi teknologi ultra fast charging (UFC) yang mampu mengisi daya jauh lebih cepat dibandingkan pengisian fast charging biasa.

Selain itu, SPKLU center memiliki kapasitas 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan, sehingga dapat mengurangi potensi antrean panjang di rest area tol yang padat saat musim mudik.

Fasilitas lainnya meliputi ruang tunggu yang nyaman, layanan operasional 24 jam, serta simultan charger yang memungkinkan satu alat mengisi dua kendaraan listrik sekaligus.

General Manager PLN UID Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi menambahkan pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan seluruh infrastruktur SPKLU beroperasi optimal selama periode mudik.

“Saat ini, terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal saat melayani masyarakat selama masa siaga Idul Fitri,” katanya.

Secara khusus untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, dia mengatakan PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area.

Infrastruktur tersebut atas atas 5 unit ultra fast charging, 17 unit fast charging, 29 unit medium charging, dan 28 unit standard charging.

Selain itu, PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan.

Untuk mendukung kemudahan pengguna kendaraan listrik, seluruh SPKLU juga terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV.

“Melalui fitur ini, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan, mengetahui lokasi SPKLU terdekat sekaligus memantau antrean pengisian daya secara real time, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. PLN)

Pelindo Petikemas Berangkatkan 4.030 Peserta Program Mudik Gratis

BusinessUpdate – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyelenggarakan program “Mudik Asyik Bersama BUMN 2026” dengan rute tujuan berbagai kota di Pulau Jawa. Dalam program tersebut, perseroan menyediakan 4.030 kursi bus gratis bagi masyarakat.

Sebanyak 350 kursi di antaranya menuju Jawa Timur, yakni Madiun, Jember, dan Trenggalek. Seremonial pelepasan peserta mudik dilakukan di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (16/3/2026).

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan meskipun jumlah peserta mudik gratis tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya, ketiga rute tersebut tetap menjadi tujuan favorit bagi para pemudik yang tiba di Terminal GSN untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal.

“Untuk Pelindo Terminal Petikemas Group sendiri, kami menyiapkan 73 bus dengan total sekitar 4.030 peserta mudik gratis tahun ini. Secara keseluruhan jumlahnya hampir sama dengan tahun lalu,” ujar Widyaswendra.

Keberangkatan bus dari Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara memudahkan para pemudik karena mereka dapat langsung melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan tanpa harus keluar dari kawasan pelabuhan untuk mencari transportasi lanjutan.

Selain melayani arus mudik, Pelindo Terminal Petikemas juga menyiapkan layanan arus balik yang dijadwalkan pada Senin, 27 April 2026. Keberangkatan bus arus balik akan dilakukan dari terminal di masing-masing daerah dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan setempat.

“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan di tiap wilayah. Untuk arus balik, keberangkatan bus akan dilakukan dari terminal di masing-masing daerah,” katanya.

Sementara itu, General Manager Cabang Kalimas dan Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelindo Regional 3 Subregional Jawa, Ana Adiliya, mengatakan selama periode mudik Lebaran tahun ini terjadi peningkatan jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Jumlah penumpang kapal selama penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran hingga saat ini mencapai sekitar 32 ribu penumpang, meningkat sekitar 6% dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 30 ribu penumpang,” ujarnya.

Salah satu penumpang Kapal Dharma Ferry VII, Agus Setiawan (39), mengaku terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Ia bersama lima anggota keluarganya memanfaatkan fasilitas bus gratis untuk melanjutkan perjalanan menuju Trenggalek. (rn/jh. Foto: Dok. Pelindo)

Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final Dilanjut Konsolidasi

BusinessUpdate – Proses restrukturisasi badan usaha milik negara (BUMN) Karya hampir final. Selanjutnya masuk fase konsolidasi dalam tiga core utama, yakni konstruksi di area building, infrastruktur dan engineering procurement and construction (EPC).

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menegaskan restrukturisasi akan dimulai pada perbaikan fundamental perusahaan, terutama lewat impairment laporan keuangan.

“Mereka (BUMN Karya) kan saat ini sudah melakukan restrukturisasi, sudah hampir final. Kita sudah lakukan impairment juga terhadap bolong-bolong bukunya. Kemudian restrukturisasi terhadap hutang-hutangnya. Setelah ini mereka masuk ke fase konsolidasi,” ujar Dony dalam keterangan di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Dony mengatakan, setelah menjalani perbaikan fundamental perusahaan, maka tahap selanjutnya adalah konsolidasi. Hal ini dilakukan dengan melihat kompetensi dari masing-masing BUMN dengan tiga core bisnis utama yang dicanangkan.

Ia optimistis perbaikan fundamental dan konsolidasi akan membuatkan masa depan BUMN Karya semakin cerah, terutama dalam hal tata kelola perusahaannya.

Ia menegaskan BUMN Karya melangkah menuju konsolidasi dengan semangat transparansi dan BUMN, terbuka untuk diawasi. “Kalau ada yang tidak baik, tidak benar, langsung diangkat saja. Tidak apa-apa. Kan itu bentuk daripada kontrol terhadap BUMN-BUMN yang memang milik rakyat,” tutup Dony. (ip/jh)

BNI Tambah Fasilitas Kredit kepada Pegadaian Rp10 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menambah fasilitas kredit kepada PT Pegadaian sebesar Rp10 triliun. Dengan demikian, total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp25,1 triliun.

Menurut Perseroan, fasilitas kredit ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem jasa keuangan nasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudrajat mengatakan bahwa perluasan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara kedua perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem pembiayaan nasional.

“Dengan latar belakang dan keunggulan masing-masing, kita dapat bersama-sama menghadirkan akses pembiayaan yang lebih luas serta menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujar Abu dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin lama antara BNI dan Pegadaian dalam mendukung pengembangan bisnis dan perluasan layanan pembiayaan kepada masyarakat.

Abu menambahkan bahwa Pegadaian memiliki posisi strategis sebagai perusahaan pergadaian milik negara sekaligus pemimpin industri pergadaian di Indonesia. Hal tersebut menjadikan kolaborasi antara kedua institusi dinilai mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam memperluas akses pembiayaan.

“Pegadaian memiliki posisi yang sangat kuat sebagai perusahaan pergadaian pemerintah dan pemimpin industri pergadaian di Indonesia, sehingga kami optimistis kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,” kata Abu.

Melalui tambahan fasilitas kredit ini, BNI berharap kerja sama dengan Pegadaian dapat terus berkembang dan menghadirkan kemitraan yang semakin produktif, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru di masa mendatang.

Kolaborasi antara BNI dan Pegadaian tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem pembiayaan nasional serta mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, dengan menyediakan akses pendanaan yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai sektor. (rn/jh. Foto: Dok. BNI)

Strategi Bank BJB Dongkrak Laba pada 2026

BusinessUpdate – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) atau Bank BJB menilai pertumbuhan kinerja pada 2025 menjadi indikasi positif bagi kinerja perseroan pada 2026.

Bank BJB membukukan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasi senilai Rp1,58 triliun pada 2025, meningkat naik 8,86% secara tahunan (yoy) dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp1,455 triliun.

“Momentum perbaikan kinerja kuartal IV yang juga berlanjut pada awal 2026 menjadi indikasi positif bagi pemulihan pertumbuhan laba ke depan,” kata Herfinia, Corporate Secretary BJBR, dalam siaran pers, Senin (16/3/2026).

Kinerja keuangan Bank BJB sepanjang 2025 menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih penuh tantangan.

Stabilitas sistem keuangan domestik relatif terjaga dan tetap kondusif bagi sektor perbankan, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, termasuk penurunan BI Rate yang mulai membuka ruang bagi pemulihan intermediasi perbankan.

Herfinia menjelaskan, BJBR terus mempercepat transformasi digital melalui pengembangan platform KGB Pisan. Sejak memperoleh izin pengembangan layanan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2025, platform ini mendukung pengajuan kredit baru secara end-to-end digital bagi nasabah payroll bank bjb.

Selain itu, Bank BJB juga melakukan ekspansi secara terukur pada segmen korporasi dan komersial yang difokuskan pada proyek berbasis ekosistem daerah sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

BJBR juga terus memperkuat sinergi bisnis dalam Kelompok Usaha Bank (KUB), dengan kinerja anak perusahaan memberikan kontribusi aset sebesar Rp42,8 triliun atau sekitar 18% dari total aset konsolidasi Grup bjb.

Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat sinergi bisnis dan efisiensi operasional melalui skema sharing fee serta kolaborasi produk guna meningkatkan profitabilitas dan daya saing grup secara berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. Bank BJB)

Kopra by Mandiri Raih Gelar Best Integrated Trade Finance Digital Platform

BusinessUpdate – Kopra by Mandiri kembali meraih penghargaan sebagai Best Integrated Trade Finance Digital Platform serta mempertahankan gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026 untuk kedua kalinya.

Predikat itu diberikan atas solusi inovatif Kopra by Mandiri sebagai platform digital yang memperkuat ekosistem trade finance untuk mendukung pertumbuhan bisnis di berbagai sektor. Platform digital ini memberikan layanan Cash Management, Trade Finance, dan Value Chain secara end-to-end dan real-time.

Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto mengatakan, pencapaian tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan digital yang inovatif dan berkelanjutan.

“Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai mitra utama pelaku usaha dalam mendukung aktivitas perdagangan nasional maupun global,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Sunarto menambahkan, transformasi digital melalui Kopra by Mandiri menjadi fondasi strategis perseroan dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah dinamika pasar. Melalui platform tersebut, Bank Mandiri juga menyederhanakan alur transaksi perdagangan untuk mempermudah nasabah yang baru memulai aktivitas ekspor-impor.

Kopra by Mandiri memfasilitasi penerbitan Letter of Credit (LC) dan Bank Guarantee (BG) secara digital dengan format fleksibel sesuai kebutuhan nasabah. Selain itu, fitur Transaction Template, Draft Preview sebelum penerbitan, serta pemantauan status transaksi secara real-time memungkinkan proses transaksi menjadi lebih efisien dan terkontrol.

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui fitur Trade Document Checking juga membantu meningkatkan akurasi serta mempercepat proses verifikasi dokumen perdagangan.

Dalam mendukung aktivitas perdagangan internasional, Kopra by Mandiri turut membantu nasabah eksportir memenuhi kewajiban regulasi terkait penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) di sistem keuangan nasional.

Untuk mempermudah pelaporan dan pengelolaan arus kas perusahaan, platform ini menghadirkan fitur DHE Dashboard dengan kemampuan self-flagging yang secara otomatis mengategorikan dana yang diterima berdasarkan jenisnya.

Fitur tersebut membantu nasabah menyusun laporan internal, mendukung proses audit, sekaligus memfasilitasi pemenuhan kewajiban pelaporan kepada regulator.

Melalui inisiatif ini, Kopra by Mandiri berperan sebagai mitra strategis perusahaan dalam menjaga kepatuhan sekaligus memperkuat stabilitas keuangan nasional. Sejak diluncurkan pada 2021, Kopra by Mandiri telah melayani lebih dari 300.000 nasabah dari berbagai segmen, mulai dari sektor produktif, komersial, institusi keuangan, lembaga pemerintah, hingga usaha kecil dan menengah.

Hingga akhir Desember 2025, nilai transaksi melalui Kopra by Mandiri tercatat melampaui Rp27.500 triliun atau tumbuh lebih dari 22% secara tahunan (yoy). Sementara itu, frekuensi transaksi mencapai 1,5 miliar atau meningkat 14% yoy.

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen terus mengembangkan inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui penguatan Kopra by Mandiri, Bank Mandiri optimistis peningkatan kapabilitas layanan bagi pelaku usaha akan semakin mendorong efisiensi dan daya saing bisnis, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” tutup Sunarto. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Mandiri)

Telkom Gandeng Huawei Kembangkan Ekosistem Pusat Data

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TelkomGroup bekerja sama dengan Huawei Technologies Co., Ltd. untuk memperkuat pengembangan infrastruktur digital dan ekosistem pusat data melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

MoU tersebut ditandatangani pada ajang Mobile World Congress Barcelona pada Selasa (3/3/2026) oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F., serta Director Huawei Chi Kaichao.

Melalui kerja sama ini, TelkomGroup bersama NeutraDC dan Huawei akan menjajaki pengembangan bisnis infrastruktur digital, termasuk penguatan ekosistem pusat data serta eksplorasi teknologi yang mendukung transformasi digital. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat fondasi infrastruktur digital yang andal dan berdaya saing global.

“Penandatanganan MoU di ajang MWC Barcelona ini menjadi simbol komitmen Telkom untuk terus bertransformasi sebagai digital telco kelas dunia. Kolaborasi strategis dengan Huawei akan memperkuat kapabilitas infrastruktur digital, mempercepat inovasi solusi enterprise, serta memastikan kesiapan talenta dalam menjawab kebutuhan transformasi digital nasional,” kata Seno dalam keterangan resmi pada Senin (16/3/2026).

Dalam kerja sama tersebut, Huawei juga dapat mempertimbangkan penggunaan fasilitas pusat data milik NeutraDC, termasuk peluang penempatan availability zone dari Huawei Cloud sesuai ketentuan kerja sama dan regulasi yang berlaku.

Huawei juga akan berbagi informasi mengenai inovasi teknologi pusat data terkini, seperti teknologi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), arsitektur dan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga solusi yang mendukung keberlanjutan dan efisiensi operasional.

Saat ini NeutraDC telah mengoperasikan fasilitas pusat data masif NeutraDC Nxera Batam yang diklaim siap mendukung kebutuhan infrastruktur digital berbasis AI. Fasilitas tersebut berada di kawasan SIJORI (Singapura–Johor–Riau) yang memiliki konektivitas internasional dan standar operasional global untuk melayani ekosistem digital regional.

Andreuw mengatakan kolaborasi dengan Huawei membuka peluang bagi NeutraDC untuk menghadirkan infrastruktur pusat data yang lebih terukur dan efisien. “Kami percaya sinergi ini akan memperkuat ekosistem digital yang semakin andal dan berdaya saing global,” katanya.

Sementara itu, Chi Kaichao menyatakan Huawei menyambut baik kolaborasi strategis tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ekosistem digital yang lebih maju. “Kerja sama ini diharapkan membuka peluang baru dalam pengembangan ekosistem cloud dan infrastruktur digital yang mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia,” ujarnya.

Selain penandatanganan MoU, dalam rangkaian agenda MWC Barcelona Telkom juga melakukan pertemuan strategis dengan Huawei untuk membahas pengembangan infrastruktur digital, pusat data masif, jaringan generasi lanjut, serta penguatan kapabilitas B2B ICT Telkom. (rn/jh. Foto: Dok. Telkom)

PTP Nonpetikemas Jamin Kelancaran Distirbusi Logistik Selama Lebaran 2026

BusinessUpdate – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memastikan kelancaran distribusi logistik selama Angkutan Lebaran 2026 dengan menjaga operasional pelabuhan tetap optimal sepanjang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.

“Komitmen ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran arus barang serta mendukung kesinambungan rantai logistik nasional,” kata Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP Nonpetikemas Dwi Rahmad Toto S dalam keterangan di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Sebagai bagian dari Pelindo Group, pihaknya memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi logistik nasional, khususnya dalam layanan bongkar muat kargo curah cair, curah kering dan general cargo di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Ia menegaskan seluruh aktivitas kepelabuhanan tetap berjalan normal 24 jam selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026. “Operasional bongkar muat kapal tetap berlangsung untuk menjaga kelancaran arus barang serta memastikan distribusi logistik nasional tetap terjaga,” tegas Toto.

Untuk mendukung kelancaran operasional, pihaknya telah menyiapkan sumber daya manusia, peralatan operasional, serta sistem pendukung layanan di seluruh cabang yang beroperasi di 11 pelabuhan di Indonesia.

Seluruh kegiatan operasional pelabuhan didukung dengan sistem kerja 24 jam setiap hari guna memastikan kegiatan bongkar muat, receiving dan delivery berjalan aman, lancar, serta sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Menurut Toto, pada periode Lebaran, aktivitas distribusi logistik diperkirakan mengalami peningkatan, terutama menjelang masa pengaturan lalu lintas angkutan barang serta setelah berakhirnya arus balik Lebaran.

Pihaknya juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk otoritas pelabuhan, aparat keamanan, serta mitra kerja guna mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas operasional di lapangan.

Ia menyebutkan PTP Nonpetikemas Cabang Banten dan Cabang Panjang juga turut berperan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan distribusi logistik selama periode Lebaran.

Di Cabang Banten yang beroperasi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, fasilitas pelabuhan kembali dioperasikan sebagai jalur alternatif penyeberangan sepeda motor dan truk logistik menuju Sumatra sejak 11 Maret 2026.

Dukungan infrastruktur berupa tiga dermaga kapal Ro-Ro serta area penyangga kendaraan disiapkan untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak sekaligus memastikan mobilitas kendaraan dan distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Sementara itu, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang di Lampung juga berperan sebagai simpul penting dalam mendukung kelancaran arus logistik menuju wilayah Sumatra.

Pelabuhan Panjang disiapkan sebagai jalur alternatif penerimaan pemudik sepeda motor dari Jakarta serta tetap menjalankan fungsi utamanya dalam melayani distribusi berbagai komoditas strategis.

Dengan dukungan dermaga, lapangan penumpukan, serta fasilitas operasional yang beroperasi 24 jam, cabang ini turut memastikan kelancaran arus barang sekaligus mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Merujuk pada Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Nomor AJ.201/2/5/DJPD/2026, pembatasan operasional angkutan barang akan diberlakukan pada 13–29 Maret 2026.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan prioritas pada distribusi logistik penting seperti bahan bakar minyak atau gas, hewan ternak, pupuk, bantuan korban bencana alam, serta bahan pokok lainnya.

Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas Fiona Sari Utami menambahkan perusahaan juga menempatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap prosedur operasional sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan pelayanan.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan optimal selama periode Lebaran,” ujar Fiona.

Melalui berbagai langkah tersebut, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus memberikan layanan terbaik serta menjadi mitra terpercaya bagi para pengguna jasa dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional. (pa/jh. Foto: Dok. PYP Nonpetikemas)