Home Blog Page 60

Pertamina Apresiasi Awak Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

BusinessUpdate – Manajemen PT Pertamina International Shipping menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh awak kapal yang dinilai berhasil mengelola situasi dengan tenang dan profesional di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Selat Hormuz.

“Keberhasilan ini bukan hanya soal disiplin operasional, tetapi juga tentang kemanusiaan. Sejak kapal memasuki kawasan Teluk, kami terus memantau perkembangan kondisi para kru. Keselamatan seluruh awak kapal selalu menjadi prioritas kami, bahkan sebelum kargo dan aktivitas operasional,” ujar Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Surya Tri Harto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Ia menyampaikan pesan agar seluruh kru senantiasa mengutamakan keselamatan selama bertugas. “Bagi kami, kalian adalah pahlawan. Dalam kondisi normal saja para pelaut sudah harus menghadapi ombak, angin dan lautan. Di Selat Hormuz, kalian menghadapi risiko yang jauh lebih besar,” tambahnya. Ia berdoa agar seluruh kru selalu diberikan keselamatan dalam setiap pelayaran berikutnya dan situasi dunia dapat segera membaik.

Di sisi lain, Komisaris Utama PT Pertamina International Shipping Anwar Saadi turut menyampaikan rasa syukur karena seluruh awak kapal berhasil melewati situasi tersebut dengan selamat.

“Selama beberapa bulan terakhir kami terus mengikuti perkembangan dan sangat mengkhawatirkan keselamatan para kru. Kami bersyukur melihat seluruh awak Pertamina Pride maupun Gamsunoro dalam keadaan sehat dan kembali dapat tersenyum,” ucap Anwar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para nakhoda dan seluruh awak kapal yang telah menunjukkan kesabaran, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan kapal, kru, maupun muatan selama melintasi Selat Hormuz. Setelah berhasil melewati kawasan Teluk, kedua kapal fokus memulihkan performa armada untuk mendukung pelayaran berikutnya.

MT Gamsunoro telah menjalani hull cleaning yang akan mendorong peningkatan kecepatan kapal. Sementara Pertamina Pride melakukan underwater hull cleaning sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelayaran selanjutnya.

Sebanyak dua kapal Pertamina sempat tertahan di Selat Hormuz sejak Maret 2026. Kedua kapal tersebut adalah Gamsunoro dan Pertamina Pride.

Kapal Gamsunoro sukses melintasi Selat Hormuz pada 25 Juni dan kini sudah kembali melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura. Kemudian, kapal VLCC Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli lalu, dan tiba dengan selamat di perairan Cilacap pada 24 Juli. (pa/jh. Foto: Dok. PIS)

Ajang IDTI 2026 Kembali Digelar, Apresiasi Inovasi Digital

BusinessUpdate – Ajang penghargaan Indonesia Digital Technology & Innovation Awards (IDTI) 2026 kembali diselenggarakan kedua kalinya sebagai sebuah bentuk apresiasi terhadap perusahaan, institusi, dan individu dengan keberhasilan dalam menghadirkan inovasi bidang teknologi digital serta transformasi perusahaan dengan dampak nyata.

Ajang pada tahun ini mengusung tema “Innovative Advanced Digital Technology for Resilient Business and Industry” yang akan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Ballroom Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.

Program penghargaan ini merupakan inisiasi bersama antara BusinessUpdate.id dan BRAIN IPB University, dinaungi Institut Pertanian Bogor yang berfokus riset dan inovasi pada bidang bisnis dan teknologi. Kolaborasi ini untuk memberikan pengakuan kepada pelaku usaha dan pemimpin perusahaan yang mampu menghadirkan inovasi digital, serta dapat memberikan dorongan untuk memperkuat transformasi digital, kepemimpinan, dan keberlangsungan bisnis di Indonesia.

Penyelenggaraan tahun kedua ini menunjukan kebutuhan akan forum apresiasi terhadap inovasi digital dalam kalangan pelaku bidang bisnis. Pada digitalisasi, mulai pada penerapan kecerdasan buatan seperti AI (Artificial Intelligence), big data analytics, Internet of Things, cloud computing, hingga memperkuat keamanan pada siber. Hal ini menjadi faktor penentu daya saing perusahaan di tengah dinamika ekonomi global yang berubah-ubah seiring waktunya.

Tujuan

Penyelenggaran IDTI 2026 memiliki sejumlah tujuan utama, di antaranya:

• Memberikan apresiasi kepada perusahaan dan individu yang berhasil menghasilkan inovasi dalam pengembangan teknologi digital

• mendorong percepatan transformasi digital yang berkelanjutan.

• memperkuat budaya inovasi serta digital leadership di berbagai sektor industri.

• membangun kolaborasi dan jejaring antara pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan profesional teknologi.

Ajang ini juga diharapkan juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menciptakan best practices transformasi digital yang bisa menjadi inspirasi perusahaan dan institusi lain di Tanah Air, sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat citra perusahaan peserta di kalangan publik dan industri.

Penghargaan dialokasikan menjadi sepuluh kategori untuk korporasi, di antara lainnya:

• Best Digital Transformation Company

• Best Artificial Intelligence (AI) Implementation

• Best Cyber Security & Digital Resilience

• Best Digital Innovation in Public Sector

Adapun untuk kategori penghargaan individu mencakup The Best Inspiring CEO in Digital Transformation, The Best CIO/CTO in Digital Transformation, The Best Influential Woman in Digital Leadership, The Best AI & Technology Innovator, hingga The Best Senior Leader (BOD-1) in Digital Transformation & Technology Leadership.

Penilaian Ketat

Demi menjaga kredibilitas dan objektivitas pada penilaian, IDTI 2026 melibatkan dewan juri yang berasal dari kalangan prakstisi industri sekaligus akademisi. Perpaduan pada latar belakang ini dinilai penting untuk penilaian agar dapat mengkaji akademik terkait dampak keberlanjutan, dan tata kelola inovasi digital yang diterapkan peserta, tidak hanya mempertimbangkan aspek implementasi teknologi di lapangan.

Setiap penilaian kategori ditentukan berdasarkan dari jumlah kriteria terukur, seperti strategi dan implementasi transformasi digital, dampak terhadap kinerja dan efisiensi perusahaan, hingga aspek keberlanjutan dan pengembangan inovasi ke depan. Pendekatan penilaian yang menyeluruh ini diharapkan dapat memberikan hasil pemenang yang mampu mempresentasikan pencapaian transformasi digital terbaik di Indonesia.

Melanjutkan

IDTI 2026 melanjutkan penyelenggaraan dengan rangkaian program penghargaan uang sebelumnya telah digelar oleh BusinessUpdate.id, termasuk Indonesia Digital Innovation and Achievement Award, Indonesia Human Capital Brilliance Awards, hingga ESG Initiatives Award. Rekam jejak menjadi modal penting untuk kredibilitas IDTI sebagai ajang penghargaan digital dan teknologi berskala nasional.

Lewat ajang ini, penyelenggara berharap dapat mempercepat transformasi digital di tingkat nasional, memperkuat ekosistem inovasi teknologi, sekaligus menumbuhkan lebih banyak perusahaan dan pemimpin digital yang mampu menghadirkan industri yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan di era ekonomi digital. (dza)

MRT Jakarta Kembangankan Kawasan TOD untuk Dorong Perekonomian

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta terus mengembangkan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) sebagai upaya mendorong mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di DKI Jakarta melalui integrasi transportasi publik, hunian, perkantoran, dan aktivitas komersial.

“MRT menjadi penggerak mobilitas perkotaan, mendorong pengembangan berorientasi transit yang meningkatkan ekonomi perkotaan dan membangun kawasan transportasi berkelanjutan,” kata Program Management Office Division PT MRT Agus Trihan didampingi TOD Planning Department Head Sagita Devi di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ia mengatakan MRT menjadi penyedia moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk mendorong masyarakat Jakarta menggunakan transportasi publik. Selain itu pihaknya terus berkolaborasi mengembangkan infrastruktur yang nyaman dan meningkatkan kemudahan warga Jakarta berjalan kaki untuk mengakses transportasi publik.

Pihaknya juga melakukan pengembangan dan peningkatan ruang berkualitas yang ada di sekitar stasiun sebagai ruang sosial yang menopang nadi perkotaan yang bertujuan untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

Adapun, fokus strategis pengembangan TOD adalah konektivitas pejalan kaki dengan mengintegrasikan stasiun dan bangunan secara seamless. Kemudian mengembangkan sistem parkir beserta operasi dan pemeliharaannya serta mengintegrasikan fungsi komersial, hunian, ruang publik dalam satu kawasan.

Selain itu pihaknya fokus dalam memaksimalkan nilai dan pemanfaatan aset di sekitar area transit. “Kami juga berupaya memaksimalkan potensi komersial untuk menciptakan self sustained infrastructure,” tutupnya. (ip/jh)

Progres Penjualan Tiket MotoGP 2026 Capai 42 Persen

BusinessUpdate – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, progres penjualan tiket MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika hingga saat ini sudah mencapai 42%.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, mengakui berdasarkan laporan yang diterimanya dari Injourney, penjualan tiket MotoGP hingga saat ini sudah mencapai 42%. Meski perhelatan MotoGP masih tinggal satu bulan lagi, namun ia optimistis angka penjualan terus merangkak naik hingga hari pelaksanaan pada 9-11 Oktober 2026.

“Masih ada waktu untuk menjual tiket meski kita berharap ini bisa cepat lagi, tapi kita juga tidak memaksa karena bicara pasar. Meski begitu ini progres yang bagus kita dapatkan,” kata Aulia melalui keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Menurut Aulia, sebagai tuan rumah tentu pemerintah daerah berharap penjualan tiket bisa mencapai 100%. Namun, untuk bisa cepat itu tentunya penyelenggara sudah memiliki strategi penjualan. Mengingat, target penonton pelaksanaan MotoGP tahun ini 140-150 ribu orang.

“Kalau tahun 2025 itu bisa 140 ribu lebih, kita harap untuk tahun ini bisa lebih dari itu. Tetapi, pada dasarnya bicara target pasti ada hitung-hitungannya. Karena kita beli tiket ini bicara juga tempat duduk. NTB sebagai tuan rumah tentunya progres-nya terus tumbuh, sehingga lebih baik dari tahun lalu, lebih bagus, lebih ramai, dan lebih berdampak (ekonomi),” tambahnya.

Terkait konsep MotoGP tahun ini, tidak ada yang berubah seperti pada MotoGP tahun lalu. Namun, menurutnya kalau pun ada yang berbeda, yakni kehadiran dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Aji di kelas Moto2, sehingga menambah daya tarik pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika.

“Tapi seperti apa teknis-teknis konsep kegiatan yang dilakukan pasti nantinya akan menyesuaikan, salah satunya soal parade pembalap,” ujar Aulia.

Untuk mengantisipasi kedatangan penonton tentu semua akses menuju NTB harus dibuka, khususnya konektivitas transportasi. Utamanya, transportasi udara bagaimana menambah frekuensi penerbangan langsung ke Lombok dari sejumlah daerah di tanah air.

“Konektivitas ini pasti akan berdampak, karena akan ada ratusan ribu orang yang akan datang ke Lombok, baik melalui udara, darat, dan laut, khususnya dari daerah lain seperti Yogyakarta,” katanya.

Sebelumnya, Asisten 2 Setda Pemprov NTB, Lalu Moh Faozal, mengatakan pemerintah daerah menargetkan jumlah penonton sebanyak 140 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan MotoGP. “Target kita 65 ribu pada hari puncak. Total tiga hari sekitar 140 ribu. Itu target, tapi semoga bisa lebih,” ujarnya.

Sebagai informasi, jumlah penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika sejak pertama kali digelar pada 2022 terus meningkat. Pada 2022, jumlah penonton tercatat sebanyak 102.801 orang, 2023 sebanyak 102.929 orang. Tahun 2024 sebanyak 121.252 orang, dan 2025 sebanyak 140.324 orang. (rn/jh. Foto: Dok. InJourney)

Penjualan Fore Kopi Semester I/2026 Tembus Rp1 Triliun

BusinessUpdate – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membukukan penjualan bersih lebih dari Rp1 triliun pada semester I/2026, meningkat 51,72% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp662,3 miliar.

Grup F&B yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut ini optimistis dapat mencapai target memiliki lebih dari 400 gerai Fore Coffee di seluruh Indonesia hingga akhir 2026.

Direktur Strategy FORE, Muhammad Fahmi, mengatakan realisasi kinerja pada paruh pertama tahun ini menunjukkan perusahaan masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai target yang telah ditetapkan manajemen sepanjang 2026.

“Itu kita kemarin revenue-nya itu udah lebih dari Rp1 triliun untuk di H1 (semester I/2026) ini. Artinya ke target yang kita share, kita udah pernah share targetnya, itu kita on track,” ujar Fahmi dikutip dari Kompas, Rabu (5/8/2026).

Segmen minuman masih menjadi penyumbang utama penjualan FORE dengan nilai Rp884,19 miliar atau setara 87,98% dari total penjualan konsolidasi hingga 30 Juni 2026. Sementara, segmen makanan membukukan penjualan sebesar Rp119,69 miliar atau berkontribusi 11,91% terhadap total penjualan konsolidasi. Adapun segmen lain-lain mencatat penjualan Rp6,08 miliar, yang kemudian dikurangi eliminasi antarsegmen sebesar Rp5,02 miliar.

Sejalan dengan lonjakan penjualan tersebut, beban pokok penjualan FORE meningkat 51,28% menjadi Rp382 miliar pada semester I/2026. Di sisi lain, beban operasional juga naik 48,46% menjadi Rp539,81 miliar. Meski demikian, pada periode ini perseroan tetap membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,5% menjadi Rp56,49 miliar.

Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan atau top line sekitar 50% sepanjang 2026. Sedangkan, laba bersih atau bottom line diproyeksikan meningkat 70%. Fahmi menyebut, capaian di paruh pertama tahun ini mengindikasikan target tersebut masih realistis untuk dicapai hingga akhir 2026, dibandingkan lima tahun lalu.

Fahmi menambahkan, pertumbuhan kinerja perusahaan ditopang oleh dua faktor utama, yakni peningkatan penjualan di gerai yang telah beroperasi atau same store sales growth (SSSG), serta ekspansi jumlah gerai. Penjualan di gerai-gerai Fore Coffee yang telah beroperasi, termasuk toko yang usianya hampir lima tahun, masih terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya.

Selain peningkatan penjualan di gerai eksisting, perusahaan juga terus memperluas jaringan toko. Saat ini Fore Coffee telah memiliki lebih dari 380 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota di Indonesia. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan jumlah gerai meningkat menjadi lebih dari 400 unit atau bertambah lebih dari 80 gerai dibandingkan tahun sebelumnya. (pa/jh. Foto: Dok. Fore Kopi)

Dukung Pendidikan Gojek Salurkan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah

BusinessUpdate – Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) milik Gojek menyalurkan 35.000 paket perlengkapan sekolah kepada anak-anak mitra pengemudi di lebih dari 100 kota di Indonesia sebagai bentuk dukungan menyambut tahun ajaran baru.

Ketua Yayasan GoTo Merah Putih Amelia Callista mengatakan program tersebut bertujuan membantu meringankan beban pengeluaran keluarga mitra pengemudi yang umumnya meningkat menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

“Yayasan GoTo Merah Putih berkomitmen untuk mendukung perjalanan pendidikan keluarga mitra driver Gojek. Kami menghadirkan program Paket Perlengkapan Sekolah Gojek dengan harapan dapat membantu meringankan salah satu kebutuhan tersebut sekaligus memberikan semangat bagi anak-anak mitra dalam menyambut dan memulai tahun ajaran baru dengan penuh percaya diri,” ujar Amelia dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Paket perlengkapan sekolah tersebut berisi tas ransel, buku, dan alat tulis yang disalurkan kepada anak mitra pengemudi Gojek mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Program ini merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra (PAM) yang dijalankan Gojek untuk mendukung kesejahteraan mitra beserta keluarganya.

Menurut Amelia, biaya pembelian perlengkapan sekolah setiap awal tahun ajaran kerap menjadi tantangan bagi keluarga mitra pengemudi. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan dukungan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk belajar.

Paket bantuan diberikan kepada mitra pengemudi Gojek aktif yang memiliki anak usia sekolah. Salah seorang mitra, Aji, mengaku bantuan tersebut membantu mengurangi beban pengeluaran keluarganya pada awal tahun ajaran.

“Alhamdulillah, Paket Perlengkapan Sekolah ini sangat membantu mengurangi pengeluaran kami. Anak saya juga senang sekali bisa ke sekolah pakai tas baru, dari kemarin sudah dipamerkan ke teman-temannya,” kata Aji.

Gojek menyebut penyaluran perlengkapan sekolah itu melengkapi berbagai program dukungan pendidikan yang sebelumnya telah diberikan kepada mitra, termasuk beasiswa bagi mitra pengemudi dan keluarganya.

Selain itu, Program Apresiasi Mitra juga mencakup berbagai manfaat lain seperti kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya (BHR), Bursa Kerja Mitra, bantuan telepon genggam, paket umrah gratis, hingga penghargaan berdasarkan masa kemitraan. (rn/jh. Foto: Dok. Gojek)

Waskita Karya Realty Genjot Penjualan Rumah Tapak, Targetkan Pendapatan Rp250 Miliar

BusinessUpdate – PT Waskita Karya Realty, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), ikut mendorong pemulihan kinerja induk usaha melalui strategi restrukturisasi keuangan, monetisasi aset, hingga pengembangan proyek dengan perputaran kas yang lebih cepat.

Plt. Direktur Utama merangkap Direktur Pengembangan Bisnis PT Waskita Karya Realty Masudi Jauhari mengatakan sejalan dengan agenda transformasi grup, Waskita Karya Realty (WKR) menargetkan pendapatan sekitar Rp250 miliar sepanjang 2026 dengan mengandalkan optimalisasi penjualan proyek-proyek properti di bawah merek Vasaka.

Menurutnya, kontribusi WKR terhadap penyehatan keuangan Waskita dilakukan melalui tiga strategi utama. “Pertama, restrukturisasi utang yang bertujuan menekan beban keuangan konsolidasi, antara lain melalui perpanjangan tenor pinjaman dan penyesuaian tingkat bunga,” ujarnya dikutip dari Bisnis, Rabu (5/8/2026).

Kedua, monetisasi aset dan percepatan penjualan inventori (inventory recycling). Perseroan memfokuskan pemasaran produk-produk eksisting sekaligus mengembangkan hunian tapak (landed house) di proyek Vasaka Bali yang dinilai memiliki siklus penjualan dan arus kas lebih cepat dibandingkan proyek bertingkat.

Adapun, strategi ketiga adalah meningkatkan efisiensi operasional dan tata kelola perusahaan melalui optimalisasi pemasaran, baik dengan tim penjualan internal maupun kemitraan strategis, serta pengendalian biaya operasional.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah WKR memperkuat kinerja bisnis di tengah proses transformasi yang dijalankan grup Waskita. Sepanjang 2026, perseroan akan fokus terhadap sejumlah proyek unggulan melalui merek Vasaka, yakni Vasaka Bali, Vasaka The Reiz Condo, Vasaka Solterra, Yukata Suites, dan Brooklyn. Sejumlah proyek tersebut menawarkan pilihan hunian maupun investasi properti di lokasi strategis.

Dalam menggenjot laju penjualan, proyek-proyek tersebut akan ditawarkan Danantara Housing Expo 2026. Adapun puncak Danantara Housing Expo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di NICE PIK 2 dengan menghadirkan lebih dari 220 pengembang dan 200.000 unit properti yang didukung berbagai solusi pembiayaan dari Himbara.

Untuk mendorong transaksi selama pameran, WKR juga menawarkan berbagai program penjualan, seperti suku bunga kredit pemilikan rumah mulai 2,75%, unit siap huni, potongan harga khusus, fasilitas free furnish, hingga insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai ketentuan yang berlaku. (ip/jh. Foto: Dok. WKR)

Pupuk Indonesia: Rencana Ekspor Urea ke Thailand Tak Ganggu Pasokan Dalam Negeri

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan rencana peningkatan impor pupuk urea oleh Thailand dari 60.000 ton menjadi 100.000 ton per tahun tidak akan mengganggu pasokan pupuk untuk kebutuhan dalam negeri.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan peningkatan impor pupuk urea dari Indonesia menjadi 100.000 ton per tahun. Tawaran itu menjadi bagian dari penguatan kerja sama ketahanan pangan, yang juga mencakup penyediaan beras berkualitas, peningkatan perdagangan produk pertanian dan peternakan, serta percepatan kerja sama di sektor perikanan dan industri halal.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira mengatakan, perseroan akan mengikuti arahan pemerintah dalam setiap pelaksanaan ekspor pupuk, termasuk memenuhi permintaan dari negara mitra.

“Pupuk Indonesia senantiasa mengikuti arahan dan mandat pemerintah dalam setiap pelaksanaan ekspor pupuk, termasuk terkait permintaan dari negara mitra. Prinsip yang kami pegang teguh adalah pemenuhan kebutuhan pupuk nasional harus terjamin terlebih dahulu sebelum ekspor dilaksanakan,” kata Yehezkiel dikutip dari Bisnis, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus melayani pasar ekspor. Saat ini, total kapasitas produksi perseroan mencapai 14,8 juta ton per tahun. Khusus pada 2026, produksi urea ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, sedangkan kebutuhan domestik diperkirakan sekitar 6,3 juta ton.

Dengan demikian, Pupuk Indonesia memastikan masih tersedia ruang bagi perusahaan untuk meningkatkan ekspor tanpa mengurangi pasokan pupuk bagi petani di dalam negeri.

“Dengan total kapasitas produksi mencapai 14,8 juta ton per tahun, Pupuk Indonesia memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan domestik sekaligus mendukung kebutuhan pasar regional. Pada 2026, produksi urea ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, sementara kebutuhan domestik diperkirakan sekitar 6,3 juta ton sehingga terdapat ruang yang memadai untuk melakukan ekspor tanpa mengganggu pasokan bagi petani Indonesia,” jelasnya.

Yehezkiel menegaskan ketahanan pupuk nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap strategi bisnis perseroan. Peluang ekspor akan dimanfaatkan sepanjang kebutuhan pupuk dalam negeri tetap terpenuhi.

“Dengan pendekatan ini, dinamika pasar global justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai produsen pupuk yang andal, baik dalam mendukung ketahanan pangan domestik dan perekonomian nasional, maupun berkontribusi pada ketahanan pangan regional,” ujarnya.

Adapun, rencana peningkatan impor urea oleh Thailand merupakan bagian dari kerja sama yang ditawarkan PM Thailand Anutin Charnvirakul kepada Presiden Prabowo Subianto. Selain meningkatkan pembelian pupuk Indonesia, Tailan juga menawarkan ekspor daging dan susu ke pasar Indonesia sebagai bagian dari penguatan kerja sama perdagangan dan ketahanan pangan kedua negara. (pa/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

Berkat Transformasi Kimia Farma Raih Laba Rp54,07 Miliar pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF) berhasil membukukan laba bersih unaudited sebesar Rp54,07 miliar pada semester I/2026, berbalik dari posisi rugi bersih Rp135,61 miliar periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2026, Kimia Farma mencatatkan penjualan neto sebesar Rp4,70 triliun, tumbuh 7,6% secara tahunan (yoy) dibandingkan semester I/2025 yang sebesar Rp4,36 triliun.

Dari sisi operasional, Perseroan mencatatkan lonjakan laba usaha sebesar 111,3% menjadi Rp152,21 miliar, dibandingkan Rp72,01 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam mengatakan perbaikan kinerja ini menjadi sinyal positif atas transformasi bisnis yang tengah dijalankan. Menurutnya dukungan dan arahan Danantara terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan portofolio, efisiensi operasional, penguatan produksi, dan perbaikan tata kelola.

“Kinerja positif pada Semester I/2026 menunjukkan bahwa proses transformasi berjalan ke arah yang lebih sehat dan terukur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/8/2026).

Perbaikan profitabilitas Kimia Farma tidak hanya didorong oleh pertumbuhan penjualan, tetapi juga berasal dari keberhasilan Perseroan meningkatkan efisiensi operasional. Hal tersebut tercermin dari rasio beban usaha terhadap penjualan yang turun menjadi 33,2% pada semester I/2026, dibandingkan 34,2% pada semester I/2025.

Meski mencatatkan perbaikan kinerja, Perseroan mengakui bahwa tantangan eksternal masih membayangi sepanjang kuartal II/2026. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah turut memicu kenaikan harga bahan baku dan bahan kemas yang sebagian masih bergantung pada impor sehingga memberikan tekanan terhadap biaya produksi dan rantai pasok industri farmasi nasional.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Kimia Farma menjalankan berbagai langkah mitigasi, mulai dari efisiensi lanjutan, pengendalian biaya yang lebih ketat, hingga penyesuaian harga secara selektif pada sejumlah produk.

Dengan kondisi bisnis yang semakin sehat memberikan ruang yang lebih besar bagi perseroan untuk mendukung ketersediaan obat nasional, peningkatan layanan kesehatan, serta berbagai program prioritas pemerintah.

Perseroan akan mengoptimalkan fasilitas produksi di Jakarta dan Banjaran sebagai tulang punggung produksi untuk sekitar 50 produk utama, termasuk sejumlah obat esensial seperti Amlodipine, Codeine, Morfina, dan Abacavir. Hal itu dilakukan untuk mendukung kemandirian industri farmasi nasional, khususnya pada sektor bahan baku obat (BBO).

Di sektor hulu, Kimia Farma memperkuat peran dua entitas strategisnya, yakni Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) dan PT Sinkona Indonesia Lestari (SIL) dalam pengembangan bahan baku obat lokal. Saat ini, KFSP telah memiliki 19 bahan baku obat yang mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM, dengan 18 di antaranya telah memperoleh sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Perseroan juga akan mendorong lokalisasi sejumlah produk prioritas yang selama ini masih bergantung pada impor. Penguatan sektor hulu turut didukung oleh jaringan layanan kesehatan Kimia Farma yang luas dan terintegrasi di sektor hilir.

Hingga Juni 2026, Kimia Farma mengoperasikan lebih dari 1.000 apotek, lebih dari 350 klinik, dan lebih dari 60 laboratorium yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pada paruh kedua tahun ini, perseroan menargetkan perbaikan kinerja yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap sistem kesehatan nasional. (ip/jh. Foto: Dok. Kimia Farma)

KAI Jamin Data Digital Pelanggan Aman dan Terlindungi

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan data digital pelanggan tetap aman dan terlindungi, serta terjaga melalui penguatan sistem, penerapan standar internasional, dan tata kelola pelindungan data berkelanjutan.

“KAI terus memperkuat keamanan dan kerahasiaan data pelanggan seiring semakin luasnya penggunaan layanan perjalanan berbasis digital,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Penguatan tersebut mencakup kebijakan pelindungan data, pengamanan sistem, pengendalian akses, penanganan insiden siber, serta pemberian informasi yang jelas kepada pelanggan mengenai penggunaan datanya.

Menurutnya digitalisasi telah membuat proses perjalanan semakin mudah, mulai dari pencarian jadwal, pembelian tiket, pembayaran, pengelolaan perjalanan, hingga proses boarding. Perkembangan tersebut perlu diikuti dengan pengelolaan data yang bertanggung jawab.

“Pelanggan mempercayakan sejumlah informasi kepada KAI ketika menggunakan layanan digital. Kepercayaan tersebut kami jaga melalui penguatan sistem, tata kelola, kompetensi pekerja, dan mekanisme pelindungan data yang terus dievaluasi,” ujarnya.

Kebijakan pelindungan data pelanggan juga disampaikan melalui bagian Kebijakan Privasi di Access by KAI. Informasi tersebut membantu pelanggan memahami jenis data yang dikelola, tujuan penggunaannya, masa penyimpanan, serta cara mengajukan penghapusan data.

Berdasarkan data internal KAI, sepanjang Januari–Juni 2026 sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan Face Recognition Boarding Gate. Fasilitas tersebut memudahkan proses boarding karena identitas pelanggan dapat diverifikasi melalui data wajah yang telah terhubung dengan tiket perjalanan.

“Pelanggan yang sudah terdaftar tidak perlu kembali menunjukkan boarding pass, e-boarding pass, maupun KTP kepada petugas ketika melewati fasilitas Face Recognition Boarding Gate,” jelasnya.

Hingga 30 Juni 2026, aplikasi tersebut memiliki 30.449.049 pengguna terdaftar, dengan 9.058.935 pengguna aktif dan jumlah unduhan kumulatif mencapai 41.011.320 kali. (pa/jh. Foto: Dok. KAI)