Home Blog Page 60

PLN Tambah Jumlah SPKLU Antisipasi Peningkatan Pengguna Mobil Listrik

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sejumlah titik jalur mudik Lebaran 2026 untuk mengantisipasi peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Pemudik yang menggunakan mobil listrik pada Lebaran kali ini diprediksi naik 1,6 kali dibandingkan 2025.

“Nanti ada saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik, diperkirakan akan meningkat 1,6 kali dibanding mudik tahun 2025,” kata Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero) usai pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, PLN menambah jumlah SPKLU hingga sekitar 1,8 kali dibandingkan tahun sebelumnya agar pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan lebih mudah selama perjalanan.

“Kami menambah jumlah SPKLU di jalur mudik hingga sekitar 1,8 kali dibandingkan tahun sebelumnya sehingga saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik bisa berjalan lancar sampai tujuan dan kembali ke rumah,” ujarnya.

Selain itu, PLN juga melakukan optimalisasi SPKLU di jalur mudik dengan mengganti sebagian fasilitas pengisian daya lambat (slow charging) menjadi pengisian daya cepat (ultra fast charging).

Darmawan menambahkan PLN juga memastikan kesiapan sistem kelistrikan nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Ia menyebut ketersediaan energi primer pembangkit listrik dalam kondisi aman, dengan cadangan gas dan bahan bakar minyak di atas sembilan hari operasi serta cadangan batu bara rata-rata lebih dari 19 hari operasi.

Menurutnya, pemeliharaan pembangkit, gardu induk, dan jaringan transmisi telah dilakukan lebih awal untuk meminimalkan potensi gangguan pasokan listrik selama periode mudik Lebaran.

“Kami memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi siap dan andal untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri,” tuturnya.

Adapun pada periode mudik Lebaran 2025, PLN menyiagakan sekitar 3.529 unit SPKLU yang tersebar di sekitar 2.400 titik seluruh Indonesia. Peningkatan jumlah SPKLU tahun ini diharapkan dapat semakin memudahkan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Penguatan infrastruktur pengisian daya tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. (pa/jh. Foto: Dok. PLN)

Sejumlah Maskapai Ajukan Penerbangan Tambahan ke Padang

BusinessUpdate – Sejumlah maskapai penerbangan elah mengajukan tambahan penerbangan atau extra flight menuju ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menjelang libur Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah.

“Kita sudah menerima pengajuan extra flight dari sejumlah maskapai menjelang libur Lebaran,” kata General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang BIM Dony Subardono di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (12/3/2026).

Hingga Rabu (11/3/2026) Angkasa Pura setidaknya sudah menerima 54 pengajuan penambahan penerbangan ke BIM. Rinciannya, 17 pengajuan oleh maskapai Garuda Indonesia, 34 dari Lion Group, satu pengajuan dari Pelita Air dan dua dari Citilink.

Dony mengatakan rata-rata tiket penerbangan ke BIM sudah terjual habis. Hal ini menandakan antusias pemudik pada Idul Fitri 1447 Hijriah tergolong tinggi. Animo tersebut juga menjadi pertimbangan bagi sejumlah maskapai untuk mengajukan tambahan penerbangan ke bandara setempat.

Merujuk animo dan tren penjualan tiket pesawat saat ini AP Kantor Cabang BIM memperkirakan musim libur Lebaran 2026 mengalami peningkatan hingga 12% dari libur Lebaran 2025. “Perkiraan kita peningkatannya 12 persen dan diperkirakan puncaknya pada H-3 Lebaran,” ujarnya.

Terkait eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Angkasa Pura menyebut tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap arus mudik ke bandara setempat. Sebab, bandara yang berada di Kabupaten Padang Pariaman itu hanya melayani dua penerbangan internasional yakni Malaysia dan Singapura.

Namun, ia tidak menampik perang antara Iran dengan aliansi Amerika Serikat dan Israel turut mempengaruhi carter flight ke Jeddah, Arab Saudi khususnya untuk penerbangan umrah.

“Untuk internasional, karena kita regional hanya melayani Malaysia dan Singapura jadi tidak begitu terasa konflik Timur Tengah. Tapi, pengaruhnya lebih ke penerbangan carter tujuan Jeddah, Arab Saudi,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Lion)

Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi

BusinessUpdate – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Bus akan berhenti di 23 titik dengan durasi perjalanan kurang lebih 121 menit. Rute ini memiliki panjang lintasan 65,1 kilometer.

“Hari ini kita memulai sesuatu yang baru yang ditunggu oleh masyarakat, yaitu untuk meresmikan layanan Transjabodetabek SH2 Blok M – Bandara Soekarno-Hatta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan rute baru tersebut di Halte Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi Pemerintah Jakarta yang telah meluncurkan Transjabodetabek rute tersebut karena pada pagi hari sebagian besar penduduk Tangerang banyak yang berangkat bekerja ke ibu kota.

“Ditambah Kota Tangerang sebagai kota jalur lintas, baik dilintasi oleh tol, baik Jakarta-Merak, Bandara Soekarno-Hatta, juga ada jalan nasional Jakarta Serang, yang namanya Jalan Daan Mogot dan Gatot Subroto. Barangkali dengan adanya peluncuran Transjabodetabek Blok M – Bandara Soekarno Hatta ini akan bisa meminimalisir kemacetan di beberapa titik,” jelas Sachrudin.

Sebanyak 14 bus akan disediakan untuk rute tersebut. Sementara waktu tunggu atau headway rute ini sekitar 10 sampai 20 menit.

Saat ini tarif Transjabodetabek rute tersebut masih sama seperti rute lainnya yakni Rp2.000 dari pukul 05.00 hingga 07.00 WIB dan Rp3.500 di atas pukul 07.00 WIB.

“Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama tiga bulan, terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama 3 bulan ini. Setelah itu kami akan melakukan evaluasi,” kata Pramono.

Keputusan ini dibuat karena Pramono mengakui bahwa beban subsidi yang dipikul Pemerintah Jakarta untuk rute tersebut cukup besar. Untuk itu, Pemerintah Jakarta akan membahas tarif rute tersebut ke depannya dengan kisaran Rp10.000 atau Rp15.000. Namun Pramono baru akan memutuskan setelah rute tersebut tiga bulan beroperasi.

“(Alasannya) pertama karena ini rutenya panjang, busnya baru dan khusus untuk itu, sehingga perlu biaya yang harus dikeluarkan dan juga di Terminal 1, 2, 3 tentunya bus parkir itu nggak gratis, ada biaya-biaya yang harus ditanggung,” jelas Pramono.

Kendati demikian, Pramono meyakini bahwa rute tersebut tetap akan diminati masyarakat, khususnya untuk yang ingin berpergian melalui Bandara Soekarno Hatta. (pa/jh. Foto: Dok. Warta Kota)

Telkom Bakal Kurangi Anak Usaha dari 60 Jadi 14

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berencana melakukan penyederhanaan struktur anak usaha dengan mengurangi jumlah entitas dari sekitar 60 menjadi 14. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai aksi korporasi yang merupakan bagian dari program transformasi perusahaan.

“Dari sekitar 60 (subsidiaries) entitas yang ada saat ini, intensinya ialah kita mau reduce angka itu ke sekitar 14. Jadi kurang lebih ada sekitar 50-an yang kita melakukan aksi korporasi,” ujar Arthur Angelo Syailendra, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, dalam konferensi video di acara media update di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, dari sekitar 50-an entitas yang akan ditata ulang tersebut, Telkom telah memetakan sejumlah opsi aksi korporasi. Pertama, sejumlah entitas akan dilepas atau divestasi. Kedua, terdapat perusahaan yang akan ditutup karena sudah tidak lagi aktif atau tidak memiliki kegiatan operasional.

Selain itu, beberapa anak usaha juga akan ditransfer atau digabungkan (merger) untuk memperkuat fokus bisnis perusahaan.

Telkom juga mengevaluasi sejumlah kepemilikan minoritas di beberapa perusahaan yang dinilai tidak memberikan nilai tambah signifikan bagi perusahaan. “Investasi minoritas di beberapa perusahaan ini yang mungkin nilainya tidak terlalu meaningful juga bagi kita,” katanya.

Langkah perampingan tersebut merupakan bagian dari agenda transformasi perusahaan untuk memperkuat fokus bisnis utama serta meningkatkan pengelolaan aset.

Telkom juga tengah melakukan penataan portofolio bisnis agar dapat menciptakan nilai tambah yang jauh lebih besar sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.

Secara holistik, Telkom menerapkan empat pilar transformasi menuju transformasi jangka menengah Telkom di 2030 (TLKM 30). Salah satu pilar utamanya adalah streamlining yakni perampingan struktur Telkom Group.

Perampingan ini diterapkan dengan menggabungkan unit bisnis yang tumpang tindih, melepas bisnis yang tidak terkait langsung dengan inti bisnis Telkom, dan fokus kembali ke bisnis inti Telkom.
Dengan begitu, struktur grup dapat lebih efisien, tidak terlalu banyak anak perusahaan, dan fokus pada bisnis utama.

Sejalan dengan itu, Telkom juga memperkuat peran perusahaan sebagai induk usaha strategis (strategic holding). Sementara operasional bisnis dijalankan oleh entitas operating company yang menjadi penggerak utama pada masing-masing lini usaha.

Empat pilar utama Grup Telkom ke depan yang menjadi mesin pertumbuhan perusahaan adalah B2C Business, B2B IT Services, Digital Infrastructure, serta International Business. (ip/jh. Foto: Dok. Telkom)

Mengenal Frederica Widyasari Ketua Dewan Komisioner OJK

BusinessUpdate – Friderica Widyasari Dewi resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 setelah menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) teyang digelar legislator di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Sejumlah pengamat pasar modal mengatakan penunjukan Friderica sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK memberikan sinyal positif, terutama untuk stabilitas bagi pasar keuangan Tanah Air.

Frederica bukan sosok baru di industri jasa keuangan, terutama di lingkungan regulator. Sepak terjang inilah yang membuat pelaku pasar melihat adanya kesinambungan kebijakan dalam pengawasan sektor keuangan dan pasar modal.

Friderica diketahui memiliki pengalaman panjang di industri pasar modal. Sebelum bergabung dengan OJK, ia pernah berkarier di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan terlibat dalam berbagai inisiatif pengembangan pasar modal domestik.

Dikutip dari laman resmi OJK, Kiki, sapaan akrab Frederica Widyasari Dewi, meraih gelar Sarjana di bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2001. Kemudian ia melanjutkan pendidikan di California State University dan mendapatkan gelar Master of Business Administration pada 2004.

Selanjutnya, Kiki meraih gelar Doktor di bidang studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan UGM pada tahun 2019. Perempuan kelahiran 28 November 1975 ini bukan sosok baru di industri keuangan.

Ia tercatat memiliki rekam karier lebih dari 10 tahun di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005. Kemudian ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar BEI (2009-2015). Kemudian kariernya berlanjut di self-regulatory organizations (SRO) lainnya.

Kiki sempat menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (2015-2016). Selanjutnya menjabat sebagai Direktur Utama PT KSEI (2016-2019). Kemudian menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020-2022).

Kiki juga diketahui memiliki sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang dikeluarkan oleh OJK pada 2019. (pa/jh. Foto: Dok. OJK)

Garuda Indonesia Buka Sales Office di Gedung BUMN Jakarta

BusinessUpdate – Garuda Indonesia membuka Sales Office di Gedung BUMN Jakarta guna memudahkan akses pembelian tiket, perubahan perjalanan, serta berbagai kebutuhan perjalanan secara langsung.

“Kami terus memperkuat akses layanan bagi para pengguna jasa melalui peresmian Garuda Indonesia Sales Office (GASO) yang berlokasi di area Gedung BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dalam keterangan di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia mengatakan kehadiran kantor penjualan itu merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperluas jaringan layanan “one stop service.”

GASO merupakan kantor resmi penjualan Garuda Indonesia yang menghadirkan layanan tatap muka secara langsung bagi pelanggan dan mitra usaha, meliputi pembelian dan perubahan tiket, pendaftaran GarudaMiles, pemesanan tiket group, hingga berbagai kebutuhan perjalanan lainnya.

Menurut Glenny, momentum itu memiliki makna yang lebih dalam, karena tempat tersebut merupakan bagian dari sejarah perjalanan Garuda Indonesia.

“Melalui layanan tatap muka ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih personal sekaligus menjawab berbagai kebutuhan perjalanan para pengguna jasa secara langsung,” tambah Glenny.

Kehadiran Garuda Indonesia di Gedung BUMN juga memiliki makna historis bagi perjalanan perusahaan. Gedung tersebut sebelumnya pernah menjadi kantor pusat Garuda Indonesia sejak 1987, yang selama lebih dari dua dekade menjadi saksi perjalanan maskapai milik pemerintah ini.

Lalu pada 2007, Garuda Indonesia kemudian memusatkan operasionalnya di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kehadiran kembali Garuda Indonesia di gedung ini melalui memiliki makna simbolis yang kuat, sekaligus menjadi pengingat atas perjalanan panjang Garuda Indonesia dalam menghubungkan Indonesia dengan dunia sekaligus merepresentasikan semangat kolaborasi antar BUMN dalam melayani masyarakat,” kata Glenny.

Dengan lokasi yang berada di kawasan strategis pusat bisnis dan pemerintahan Jakarta, kehadiran GASO Gedung BUMN diharapkan dapat semakin mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan perjalanan Garuda Indonesia secara langsung.

Saat ini, Garuda Indonesia tercatat memiliki sedikitnya tujuh kantor penjualan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, selain jaringan kantor penjualan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia maupun luar negeri.

“Ini menjadi simbol Garuda Indonesia akan selalu hadir lebih dekat dengan masyarakat, melayani sepenuh hati, menjaga kepercayaan, dan terus membawa nama Indonesia terbang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata menilai kehadiran Garuda Indonesia Sales Office itu akan membantu kebutuhan dalam layanan tiket pesawat apalagi dengan lokasi yang strategis.

Selain itu, keberadaan GASO juga menjadi momentum bagi Garuda Indonesia untuk mengimplementasikan value Danantara yakni Melayani Dengan Hati. “Semoga peresmian sales office ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kinerja Garuda Indonesia,” katanya. (ip/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)

PGN Hadirkan Bengkel BBG di Cirebon Saat Mudik Lebaran

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menghadirkan layanan Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) di Cirebon, Jawa Barat, untuk memastikan kendaraan berbahan bakar gas (BBG) tetap aman dan optimal digunakan selama perjalanan mudik Idulfitri 2026.

Program ini merupakan sinergi PGN sebagai Subholding Gas Pertamina bersama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) serta Komunitas Gas (Komogas). Layanan tersebut berlangsung pada 9–16 Maret 2026 di SPBG Cirebon, dengan sasaran pengemudi transportasi online maupun angkutan harian yang menggunakan BBG.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, keberadaan Bengkel Keliling ini diharapkan dapat mendukung kesiapan kendaraan BBG yang melintas di jalur pantai utara (Pantura), khususnya di wilayah Cirebon yang menjadi salah satu koridor utama perjalanan mudik.

“Melalui layanan Bengkel Keliling ini, PGN ingin memastikan para pengguna kendaraan BBG yang melintas di jalur Pantura, khususnya di wilayah Cirebon, dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Fajriyah, melalui keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).

Ia berharap pemeriksaan teknis serta edukasi yang diberikan dapat membantu meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Dalam program tersebut, PGN menyediakan berbagai layanan, mulai dari konversi kendaraan menjadi BBG, pemeriksaan teknis kendaraan, audit keamanan instalasi BBG, hingga edukasi kepada pengguna terkait prosedur pengisian gas yang aman.

Sepanjang 2025, PGN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga telah melaksanakan konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan BBG sebanyak 200 unit di berbagai kota di Indonesia.

“Melalui program Bengkel Keliling CNG ini, kami tidak hanya ingin memastikan keselamatan dan kesiapan kendaraan BBG, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan energi gas yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Fajriyah.

Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendorong pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menambahkan, layanan Bengkel Keliling CNG didukung peralatan teknis serta teknisi yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam penanganan sistem BBG kendaraan.

Dengan dukungan tersebut, tim Bengkel Keliling dapat melakukan pemeriksaan teknis, pengecekan keamanan instalasi CNG, sekaligus memberikan rekomendasi perawatan yang dibutuhkan pengguna kendaraan.

Sementara itu, Ketua Umum Komogas Andy Lala menilai kolaborasi antara PGN dan PGN Gagas penting untuk memperkuat keselamatan dan keandalan kendaraan BBG di masyarakat. (ip/jh. Foto: Dok. PGN)

Telkom Perkuat Fundamental Bisnis Melalui TLKM 30

BusinessUpdate – Tahun ini PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya memperkuat fundamental bisnis dan tata kelola perusahaan melalui percepatan implementasi strategi transformasi TLKM 30.

TLKM 30 merupakan agenda reformasi menyeluruh yang dirancang sebagai strategi jangka menengah hingga 2030. Program tersebut bertujuan meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat daya saing Telkom sebagai enabler ekosistem digital berkelas global.

Menurut Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam keterangannya di Jakarta pada Rabu (11/3/2026) langkah tersebut menjadi momentum eksekusi bagi Telkom dalam menata portofolio bisnis, meningkatkan disiplin operasional, serta membangun struktur strategic holding guna mendorong penciptaan nilai perusahaan yang lebih tinggi.

“TLKM 30 kami jalankan untuk membuka nilai yang lebih besar dari seluruh potensi bisnis Telkom sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan kepada negara dan pemegang saham melalui peningkatan nilai dan dividen,” ujar Dian dalam agenda TelkomGroup Business Update di Jakarta pekan lalu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana, Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, serta Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan.

Melalui transformasi ini, Telkom melakukan penataan portofolio bisnis secara lebih terarah sekaligus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Upaya tersebut mencakup restrukturisasi dan streamlining anak usaha, pembentukan strategic holding, serta penguatan disiplin dalam pengelolaan aset perusahaan. Langkah tersebut juga sejalan dengan agenda penguatan tata kelola BUMN melalui misi Danantara, yang menekankan transparansi, kehati-hatian dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

Implementasinya meliputi normalisasi kualitas aset, pengeluaran yang lebih akuntabel, serta penyelarasan pencatatan keuangan agar laporan perusahaan semakin akurat dan wajar.

Dalam mendorong operational excellence, Telkom memperkuat disiplin operasional, memperbaiki proses bisnis, serta mengoptimalkan alokasi modal agar lebih efisien. Transformasi ini juga didukung perubahan budaya perusahaan yang menekankan kolaborasi, akuntabilitas, serta orientasi pada kinerja dan penciptaan nilai.

Sejumlah progres transformasi mulai terlihat sejak implementasi TLKM 30 pada pertengahan tahun lalu. Salah satunya adalah pembentukan entitas FiberCo melalui spin-off sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia.

Entitas ini akan fokus mengembangkan bisnis fiber sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan investasi, serta membuka peluang network sharing dan kemitraan strategis.

Selain FiberCo, Telkom juga membuka potensi nilai dari aset infrastruktur lainnya, termasuk bisnis pusat data melalui NeutraDC dan bisnis menara telekomunikasi melalui PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

Di sisi lain, Telkom juga melakukan streamlining melalui evaluasi menyeluruh terhadap entitas anak usaha guna memastikan fokus pada bisnis inti telekomunikasi dan digital.

Salah satu implementasi awalnya adalah penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) oleh PT Multimedia Nusantara menuju divestasi penuh PT Administrasi Medika beserta anak usahanya TelkoMedika yang bergerak di bidang third party administrator sektor kesehatan.

Dalam struktur baru sebagai strategic holding, Telkom akan berfokus pada fungsi penciptaan nilai dan pengawasan tata kelola, sementara operasional bisnis dijalankan oleh entitas operating company.

Ke depan, TelkomGroup akan memperkuat struktur bisnis melalui empat pilar utama yang menjadi mesin pertumbuhan perusahaan, yakni B2C, B2B ICT, Digital Infrastructure, dan International Business.

Melalui struktur tersebut, Telkom berharap setiap lini usaha dapat bergerak lebih fokus dan lincah dalam mengoptimalkan potensi ekosistem digital di Indonesia.

Dian menambahkan transformasi TLKM 30 juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional melalui pemerataan layanan konektivitas digital yang lebih berkualitas.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, transformasi ini kami dorong untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat melalui layanan konektivitas digital yang semakin merata dan berkualitas,” tutup Dian. (rn/jh. Foto: Dok. Telkom Indonesia)

Pertamina Patra Niaga Raih Tiga Penghargaan Anugerah BUMN 2026

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga meraih tiga penghargaan di ajang Anugerah BUMN 2026 sebagai wujud komitmen perusahaan menjalankan transformasi yang berkelanjutan. Ketiga penghargaan itu adalah Best CEO Driving Execution, Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik dan ESG Perusahaan Terbaik.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan penghargaan yang diberikan tersebut menjadi motivasi atas langkah transformasi yang terus dilakukan perusahaan dalam memperkuat organisasi serta implementasi prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi dan motivasi atas transformasi yang terus kami jalankan di Pertamina Patra Niaga, baik dalam penguatan organisasi maupun dalam penerapan prinsip ESG (environment, social, and governance) yang terintegrasi dengan operasional bisnis perusahaan,” ujar Mars Egda dalam keterangan di jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, Pertamina Patra Niaga memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi dan pemasaran energi nasional berjalan andal sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari Subholding Downstream Pertamina, kami terus memperkuat peran Pertamina Patra Niaga dalam menjaga keandalan distribusi energi nasional, sekaligus memastikan transformasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.

Dalam acara penghargaan yang diselenggarakan BUMN Track di Jakarta, Selasa (10/3/2026), Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga meraih tiga penghargaan yakni Best CEO Driving Execution, yang diterima secara langsung oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra.

Kemudian, penghargaan Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik dan ESG Perusahaan Terbaik, yang diterima Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun.

CEO BUMN Track SH Sutarto menyampaikan Anugerah BUMN menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan BUMN, yang berhasil menjalankan transformasi bisnis, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menciptakan nilai ekonomi, yang berkelanjutan bagi masyarakat dan negara. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

ASDP Batam Beri Diskon Tiket 11 Persen untuk Rute Punggur-Tanjung Uban

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memberikan diskon tiket sebesar 12% bagi masyarakat yang melakukan penyeberangan di Telaga Punggur, Batam ke Tanjung Uban, Bintan pada periode angkutan Lebaran 2026.

General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto mengatakan potongan harga tersebut berlaku untuk seluruh masyarakat. “Untuk diskon tiketnya sekitar 12%. Berlaku untuk lintasan Telaga Punggur menuju Tanjung Uban. Bisa dibeli mulai dari besok, 12 Maret,” kata Reno dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).

Program potongan harga tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan biaya perjalanan selama periode mudik. Promosi diskon dapat dinikmati langsung oleh pengguna jasa tanpa batasan kuota.

“Diskonnya langsung diberikan untuk tiket penyeberangan. Tidak ada kuota khusus, jadi masyarakat bisa langsung mendapatkan potongan harga tersebut saat membeli tiket di kanal pembelian tiket kami, ferizy.com,” ujarnya.

Menurut Reno, ASDP Batam memperkirakan puncak arus mudik penyeberangan terjadi pada H-3 Lebaran, sementara puncak arus balik diproyeksikan berlangsung pada H+3 Lebaran.

Lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban menjadi salah satu rute favorit masyarakat yang melakukan perjalanan dari Batam menuju Pulau Bintan. “Untuk rute favorit selama ini masih di lintasan Telaga Punggur menuju Tanjung Uban, Bintan,” katanya.

Sebagai informasi, pergerakan pada Angkutan Lebaran 2026 di Telaga Punggur Batam diperkirakan mencapai 64.483 penumpang dan 18.210 kendaraan, sementara Pelabuhan Tanjung Uban diproyeksikan melayani 61.822 penumpang dan 17.666 kendaraan.

Reno menambahkan seluruh tiket penyeberangan dari Batam ke destinasi mudik dapat dibeli secara daring melalui aplikasi maupun situs resmi ferizy.com. Kuota tiket untuk periode angkutan Lebaran sudah dibuka penuh sejak 10 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026.

“Semua jadwal maupun kuota yang tersedia sudah kami rilis di Ferizy. Masyarakat bisa melakukan pengecekan secara berkala dan memesan tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Kalau bisa membeli secepat-cepatnya,” ujarnya.

Selain rute Batam-Bintan, ASDP juga telah merilis jadwal dan kuota untuk sejumlah lintasan lain seperti Batam menuju Mengkapan Buton, Riau serta Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi.

“Untuk Batam-Mengkapan kami siapkan ada dua kapal. Untuk Batam-Kuala Tungkal kami juga menyiapkan dua kapal. Kami rencanakan destinasi Tungkal akan tersedia setiap hari,” kata Reno.

Secara keseluruhan, ASDP Cabang Batam menyiapkan 14 armada kapal untuk melayani angkutan Lebaran 2026. “Kesiapan armada untuk melayani angkutan Lebaran tahun ini sebanyak 14 kapal. KMP Sembilang dan KMP Lome baru saja selesai docking dan langsung beroperasi pada tanggal 10 kemarin,” jelas Reno.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan penyeberangan agar mengisi data identitas secara lengkap saat pembelian tiket. “Kami imbau pengguna jasa, baik penumpang maupun yang membawa kendaraan, agar mengisi identitas sesuai dengan KTP serta nomor polisi kendaraan saat melakukan pemesanan tiket,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. RRI)