Home Blog Page 91

Laba Bersih Konsolidasi BTN Capai Rp1,85 Triliun Hingga Mei 2026

BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,85 triliun hingga Mei 2026, atau meningkat 54,37% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,19 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kinerja tersebut menunjukkan fundamental bisnis perseroan tetap solid di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, sektor perumahan, yang merupakan sasaran kredit BTN, masih memiliki prospek pertumbuhan yang besar mengingat rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Rumah bukan sekadar aset investasi, tetapi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selama masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang layak, kebutuhan terhadap pembiayaan perumahan akan terus ada,” kata Nixon dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ia menambahkan BTN akan terus memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui transformasi bisnis dan inovasi layanan guna mendukung kebutuhan pembiayaan rumah dan layanan keuangan pendukung lainnya.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan konsolidasi perseroan, pertumbuhan laba hingga Mei 2026 tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII), penyaluran kredit dan pembiayaan, serta penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

Pendapatan bunga bersih BTN hingga Mei 2026 tercatat sebesar Rp7,11 triliun atau naik 14,97% (yoy) dibandingkan Rp6,18 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan konsolidasi BTN mencapai Rp403,06 triliun hingga Mei 2026, tumbuh 9,97% (yoy) dari Rp366,52 triliun pada Mei 2025.

Sementara itu, dana pihak ketiga yang dihimpun BTN secara konsolidasi mencapai Rp434,03 triliun atau meningkat 9,11% (yoy) dibandingkan Rp397,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Perseroan juga mencatatkan peningkatan profitabilitas operasional. Laba operasional konsolidasi BTN hingga Mei 2026 tercatat sebesar Rp2,39 triliun atau tumbuh 58,37% yoy dari Rp1,51 triliun pada Mei 2025.

Adapun pre provision operating profit (PPOP) BTN Group mencapai Rp3,73 triliun hingga Mei 2026, meningkat 12,56% dibandingkan Rp3,31 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. (pa/jh. Foto: Dok. BTN)

Bandara Soetta Perluas Jaringan Penerbangan ke China dengan Maskapai Berbiaya Rendah

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airpots) melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memperluas jaringan penerbangan internasionalnya melalui kehadiran rute baru yang dioperasikan oleh Spring Airlines.

Maskapai berbiaya rendah asal China tersebut resmi membuka layanan Guangzhou (CAN)–Jakarta (CGK) mulai 16 Juni 2026 dengan jadwal tiga kali penerbangan setiap pekan. Sedangkan, rute Shenzhen (SZX)–Jakarta (CGK) mulai beroperasi pada 17 Juni 2026 dengan frekuensi dua kali per pekan.

Penambahan layanan ini menjadi bagian dari upaya mempererat konektivitas udara antara Indonesia dan China. Selain memperluas akses perjalanan bagi masyarakat, pembukaan rute tersebut juga berpotensi meningkatkan arus wisatawan, memperkuat hubungan perdagangan dan investasi, serta mendukung aktivitas bisnis di kedua negara.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menilai masuknya Spring Airlines mencerminkan semakin kuatnya daya tarik Bandara Soekarno-Hatta di mata maskapai global. Menurutnya, keputusan maskapai tersebut untuk membuka layanan langsung ke Jakarta menunjukkan optimisme pelaku industri penerbangan internasional terhadap prospek pasar transportasi udara Indonesia yang terus berkembang.

“Pembukaan rute Guangzhou dan Shenzhen menuju Bandara Soekarno-Hatta tidak hanya menambah pilihan konektivitas internasional bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang baru dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, serta hubungan bisnis antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Heru dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani 69 maskapai penerbangan reguler dan tidak berjadwal (irregular), dengan jaringan penerbangan yang mencakup 123 destinasi internasional dan 70 destinasi domestik. Penambahan rute dari Spring Airlines semakin memperkuat peran Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan internasional terbesar di Indonesia.

“Dengan semakin luasnya jaringan penerbangan internasional, kami berharap Bandara Soekarno-Hatta dapat terus menjadi penghubung utama Indonesia dengan berbagai negara serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Heru.

Sebelumnya, maskapai asal Korea Selatan, T’way Air, juga telah membuka layanan penerbangan Seoul (ICN)–Jakarta (CGK) sejak 29 April 2026 dengan frekuensi lima kali per minggu. Penambahan berbagai rute internasional tersebut mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Ke depan, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus berkolaborasi dengan maskapai dan para pemangku kepentingan untuk menghadirkan konektivitas yang semakin luas, efisien, dan berdaya saing guna mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional,” jelasnya.

Sebagai informasi, Spring Airlines merupakan maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost carrier/LCC) pertama sekaligus salah satu yang terbesar di China. Spring Air berkantor pusat di Shanghai, maskapai ini dikenal dengan model bisnis berbiaya hemat yang menawarkan tarif kompetitif melalui konsep no-frills, yakni dengan meminimalkan layanan tambahan sehingga biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi standar keselamatan penerbangan.

Untuk mendukung operasinya, Spring Airlines mengandalkan armada pesawat modern yang melayani jaringan penerbangan domestik maupun internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Spring Airlines terus memperluas jangkauan layanannya di kawasan Asia.

Selain menghubungkan berbagai kota utama di China, maskapai ini juga melayani penerbangan ke sejumlah destinasi populer seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Thailand, dan negara-negara lainnya. Jaringan yang luas tersebut menjadikan Spring Airlines sebagai salah satu pemain penting dalam mendukung mobilitas penumpang dan pertumbuhan sektor pariwisata serta bisnis di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.

Selain itu, Spring Airlines juga memiliki afiliasi di Jepang melalui Spring Japan yang melayani berbagai rute domestik dan internasional, memperkuat posisi grup maskapai tersebut sebagai salah satu jaringan penerbangan berbiaya rendah terbesar di Asia. (pa/jh. Foto: Dok. InJourney Airports)

Sompo Indonesia Terus Berkontribusi untuk Pemulihan Bencana di Sumatera

BusinessUpdate – PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia) terus memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada aspek lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Untuk menjalankan program-program tersebut, Sompo Indonesia menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi kemanusiaan, komunitas lokal, pemerintah daerah, hingga mitra usaha untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan, Sompo Indonesia aktif mendukung berbagai inisiatif yang bertujuan melindungi, memberdayakan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana. Upaya ini diharapkan dapat membantu mereka pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Sompo Indonesia dalam berbagai aksi kemanusiaan bersama Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Fokus bantuan diarahkan pada penyediaan kebutuhan darurat dan dukungan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.

Komitmen tersebut tercermin dalam program bantuan pascabencana yang mencakup penyediaan akses air bersih, fasilitas sanitasi, distribusi perlengkapan kebersihan, serta pemulihan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Utara.

Bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan internasional, Sompo Indonesia juga memberikan perhatian pada aspek pemulihan psikososial. Perusahaan menggelar kegiatan dukungan kesehatan mental bagi anak-anak di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir.

Selain itu, bantuan berupa paket kesehatan dan perlengkapan ibadah turut disalurkan kepada warga setempat. Meski berbagai inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, Sompo Indonesia menegaskan bahwa penanganan dampak bencana memerlukan keterlibatan yang berkesinambungan.

Karena itu, perusahaan memandang kegiatan kemanusiaan bukan sekadar respons sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung pemulihan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga akhir Desember 2025, bencana alam di Sumatera Utara menyebabkan kerusakan pada lebih dari 365 fasilitas umum. Selain itu, sebanyak 60 orang dilaporkan hilang, sekitar 13.770 warga harus mengungsi, dan hampir 19.000 rumah mengalami kerusakan.

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling signifikan, baik dari sisi korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur. Kondisi tersebut turut meningkatkan risiko kesehatan lingkungan serta memperbesar kerentanan kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia. (rn/jh. Foto: Dok. Sompo Indonesia)

Grab Indonesia Operasikan Lebih dari 14 Ribu Kendaraan Listrik pada 2025

BusinessUpdate – Grab Indonesia mencatat pengoperasian lebih dari 14.000 kendaraan listrik aktif serta pemberdayaan lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas. Hal tersebut terungkap dalam laporan capaian program keberlanjutan atau environmental, social, and governance (ESG) sepanjang 2025.

Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya mengatakan program tersebut mencakup pengembangan transportasi rendah emisi, penguatan kesejahteraan mitra, perluasan akses ekonomi dan pendidikan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan komunitas masyarakat.

“Di Grab, kami percaya keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dapat membantu lebih banyak orang memperoleh kesempatan untuk tumbuh,” kata Rivana dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Perusahaan melaporkan armada kendaraan listrik yang beroperasi di Indonesia mencapai lebih dari 14.000 unit, terdiri atas lebih dari 11.000 kendaraan roda dua dan lebih dari 3.000 kendaraan roda empat.

Operasional kendaraan listrik tersebut didukung lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi dan target netral karbon perusahaan pada 2040.

Di sektor ekonomi digital, Grab menyebut mitra pengemudi dan mitra merchant di Asia Tenggara menghasilkan total US$15,3 miliar atau sekitar Rp250 triliun melalui platform perusahaan sepanjang 2025, meningkat 19% dibandingkan tahun sebelumnya.

Di Indonesia, perusahaan mengalokasikan Rp100 miliar melalui program “Grab untuk Indonesia” guna mendukung perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan kapasitas mitra pengemudi.

Program itu meliputi fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi lebih dari 200.000 mitra pengemudi berprestasi, pemberian Bonus Hari Raya (BHR), pemberangkatan 105 mitra pengemudi untuk umrah, serta pelatihan dan pengembangan keterampilan melalui GrabAcademy.

Selain itu, lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas memperoleh penghasilan melalui platform Grab sepanjang 2025 atau meningkat 40% dibandingkan tahun sebelumnya.

Program pemberdayaan tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan sejumlah organisasi, antara lain Single Moms Indonesia, Fatayat NU, Pusbisindo, Gerkatin, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), dan BSI Maslahat.

Di bidang pendidikan, program GrabScholar telah menjangkau lebih dari 5.700 pelajar di Indonesia sepanjang 2022-2025 untuk memperluas akses pendidikan, terutama bagi anak-anak mitra.

Sementara itu, lebih dari 200.000 UMKM di 16 kota memperoleh manfaat dari program Kota Masa Depan yang mendukung digitalisasi usaha berbasis teknologi.

Pada sektor lingkungan, Grab menyalurkan kontribusi pengguna melalui fitur Kontribusi Langkah Hijau atau Grab Green Programme sejak 2021 untuk mendukung konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut mencakup rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dukungan pengolahan biochar di Soppeng dan Medan, perlindungan serta restorasi 149.800 hektare hutan rawa gambut Katingan Mentaya di Kalimantan Tengah, serta penanaman mangrove di Pati dan Cilacap.

Grab juga bekerja sama dengan World Resources Institute Indonesia dan Bestari Sustainability untuk menyusun panduan kemasan berkelanjutan guna membantu mitra UMKM beralih dari kemasan sekali pakai ke kemasan yang lebih ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

Menurut Rivana, perusahaan akan terus memperluas kolaborasi guna memperkuat dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Indonesia. “Kami akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung kesejahteraan mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok rentan, memberdayakan komunitas lokal, serta mendorong solusi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Grab Indonesia)

Peserta Festival Layang-layang di Garut Berasal dari 13 Negara

BusinessUpdate – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengatakan peserta festival layang-layang berasal dari 13 negara, termasuk Indonesia. Festival layang-layang yang akan diselenggarakan di Tepas Papandayan sebagai daerah pegunungan di Kecamatan Cisurupan, Garut.

“Kemarin (Senin, 15/6), yang sudah terdaftar 13 negara,” kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika di Garut, Selasa (16/6/2026). Ia mengatakan Garut International Kite Festival itu tidak hanya dihadiri peserta dari mancanegara, tapi juga peserta dari sejumlah daerah dalam negeri seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Ia menyebutkan peserta layang-layang yang akan hadir selain peserta dari Indonesia ada dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, China, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, dan Belgia.

Pemkab Garut siap mendukung terselenggaranya festival layang-layang tersebut karena akan mendatangkan banyak wisatawan ke Garut. “Terpilihnya Garut ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelayang internasional,” katanya.

Ia menyampaikan, selama ini kegiatan tersebut diselenggarakan di wilayah pantai, namun saat ini di Garut kegiatannya akan digelar di pegunungan yang memiliki daya tarik tersendiri.

Untuk menunjang destinasi festival tersebut akan dipersiapkan insfrastrukturnya, terutama perbaikan akses jalan yang sampai saat ini sedang perbaikan, katanya menambahkan. “Ini kita menunggu penyelesaian infrastruktur jalan,” ujar Beni.

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung selama lima hari mulai 29 Juli sampai 2 Agustus 2026 di Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan atau kawasan kaki Gunung Papandayan. (pa/jh)

Pramono Buka peluang Singapura untuk Investasi di Protek MRT Jakarta dan TOD

BusinessUpdate – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka peluang bagi Singapura untuk berinvestasi pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta Transit-Oriented Development (TOD) saat menemui Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura.

“Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura,” kata Pramono dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Selain menawarkan peluang investasi pada sektor transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan, Gubernur Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten.

Menurutnya, kepastian kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor. “Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten. Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama,” kata Pramono.

Dalam pertemuannya dengan PM Wong, Pramono menyampaikan pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai mitra strategis, termasuk Singapura.

Pertemuan ini juga memperkuat kembali komunikasi yang telah terbangun antara Pramono dan PM Lawrence Wong sejak keduanya sama-sama bertugas di pemerintahan nasional. Saat itu, Pramono menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, sedangkan Lawrence Wong memegang sejumlah posisi strategis di Pemerintah Singapura.

Pengalaman tersebut juga mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah guna memberikan kepastian bagi investor.

“Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor,” tutup Pramono. (ip/jh. Foto: Dok. Pemprov DKI)

Batik Besurek Khas Bengkulu Tembus Pasar Ekspor

BusinessUpdate – Pelaku usaha lokal berhasil membawa Batik Besurek khas Bengkulu menembus pasar internasional, khususnya eskpor ke Malaysia dan Singapura. Selama hampir satu dekade perajin batik Besurek konsisten mengembangkannya serta pendampingan dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan.

“Kami merasa sangat senang karena bisa memperkenalkan produk khas Bengkulu ke mancanegara. Ke depan, kami berharap dapat mengikuti lebih banyak event internasional, khususnya di Eropa, agar Batik Besurek semakin dikenal dunia,” kata pemilik Oase Gallery Fitria Gustina di Bengkulu, Selasa (16/6/2026).

Fitria mengatakan perjalanan usaha tersebut bermula dari pengiriman perdana kain dan pakaian bermotif Batik Besurek ke Malaysia pada 2017. Saat itu ia tidak pernah membayangkan produknya dapat diterima pasar internasional dan berkembang hingga melakukan pengiriman secara rutin ke luar negeri.

Menurutnya, saat ini galeri baiknya mampu melakukan tiga hingga empat kali pengiriman produk ke luar negeri setiap tahun dengan tujuan utama Malaysia dan Singapura.

Produk yang dipasarkan Oase Gallery mengangkat kekayaan budaya Bengkulu melalui motif khas Batik Besurek, seperti kaligrafi Arab gundul, bunga Rafflesia, serta ragam flora dan fauna lokal yang dipadukan dalam karya buatan tangan.

Keunikan tersebut membuat Batik Besurek mendapat sambutan positif dari konsumen mancanegara karena menghadirkan nilai budaya, religi, dan identitas daerah dalam setiap produknya.

Seiring berkembangnya usaha, Oase Gallery kini mampu mencatat omzet sekitar Rp50 juta per bulan dan memberdayakan enam tenaga kerja. Saat permintaan meningkat, usaha tersebut juga menggandeng perajin lokal untuk membantu proses produksi.

Perkembangan usaha Oase Gallery tidak terlepas dari pendampingan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan sejak 2019 melalui penguatan sarana produksi, pelatihan manajemen usaha, hingga fasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran.

“Sejak 2019 kami mendampingi Oase Gallery dan melihat pertumbuhannya sangat positif. Mereka tidak hanya menjaga warisan budaya Batik Besurek tetap lestari, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ini bukti UMKM lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing di pasar global,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi.

Kisah Oase Gallery menunjukkan bahwa warisan budaya yang dirawat dan dikembangkan secara konsisten tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan zaman, tetapi juga membuka peluang ekonomi sekaligus membawa nama Bengkulu semakin dikenal di tingkat internasional. (pa/jh. Foto: Dok. Oase Gallery)

PTPN I Uji Coba Tanam Sorgum Seluas 20 Hektar

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I mulai mengembangkan komoditas sorgum. Perusahaan melakukan uji coba penanaman seluas 20 hektar di Lampung untuk mendukung penyediaan bahan baku bioetanol.

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo mengatakan pengembangan sorgum merupakan bagian dari penugasan yang diterima perusahaan guna mendukung agenda hilirisasi dan transisi energi pemerintah.

“Sementara masih 20 hektar kita coba kembangkan di Lampung. Kita coba pelajari budi dayanya seperti apa, karena PTPN I belum pernah tanam sorgum,” katanya dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Selain sorgum, PTPN I juga mendapat penugasan mengembangkan singkong sebagai sumber bahan baku alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung industri bioetanol nasional.

Aris menjelaskan Lampung dipilih sebagai lokasi awal pengembangan karena memiliki potensi lahan yang sesuai serta dekat dengan rencana pengembangan rantai pasok bioetanol.

Menurutnya, perusahaan sengaja memulai dari skala terbatas karena belum memiliki pengalaman panjang dalam budi daya sorgum sehingga perlu mempelajari karakteristik tanaman tersebut.

Tahap awal dilakukan melalui penanaman percobaan seluas 20 hektar guna memperoleh data teknis yang dibutuhkan sebelum memasuki fase pengembangan yang lebih luas.

Melalui uji coba tersebut, perusahaan akan mengevaluasi varietas sorgum yang paling sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan industri pengolahan bioetanol.

PTPN I juga akan mempelajari teknik budi daya, produktivitas tanaman, pola pemeliharaan, hingga sistem pascapanen untuk memastikan pengembangan dilakukan secara efisien dan berkelanjutan.

Langkah bertahap diperlukan agar perusahaan tidak menghadapi risiko kegagalan produksi yang dapat menghambat program pemerintah maupun merugikan perusahaan.

Menurutnya, pengembangan komoditas baru harus didasarkan pada pengalaman lapangan dan penguasaan teknologi agar hasil yang diperoleh sesuai harapan.

Jika hasil uji coba menunjukkan kinerja yang baik, perusahaan akan mempertimbangkan pengembangan skala lebih luas sesuai kebutuhan program nasional.

Sorgum dan singkong nantinya diproyeksikan menjadi bahan baku bioetanol yang dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar bensin dalam program energi terbarukan.

Dengan demikian, pasokan bioetanol tidak hanya bergantung pada tebu, tetapi juga dapat didukung oleh komoditas alternatif yang dikembangkan di berbagai daerah.

PTPN I dalam program tersebut berperan sebagai pemasok bahan baku, sementara pengembangan industri pengolahan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan sektor industri. (rn/jh)

Hingga Mei 2026 Nilai Transaksi Livin’ by Mandiri Capai Rp2.083 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat nilai transaksi super app Livin’ by Mandiri mencapai Rp2.083 triliun hingga Mei 2026 atau tumbuh 19,6% secara tahunan (yoy).

Sedangkan frekuensi transaksi Livin’ by Mandiri meningkat 19% secara tahunan menjadi 2,2 miliar transaksi. Sementara jumlah pengguna mencapai 40,3 juta pengguna, tumbuh 28% secara tahunan.

SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri Yanto Masyap mengatakan, perseroan terus memperkuat Livin’ by Mandiri sebagai bagian dari strategi menghadirkan keunggulan berkelanjutan melalui layanan digital yang adaptif, relevan, dan terintegrasi.

Menurutnya, kehadiran layanan digital yang andal dan efisien memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tingginya mobilitas dan kebutuhan transaksi yang semakin dinamis.

Kami ingin memastikan setiap inovasi yang dihadirkan mampu memberikan kemudahan transaksi sekaligus memperkuat peran perseroan dalam membangun ekosistem penggerak negeri yang inklusif dan berdaya saing,” kata Yanto dalam keterangan resmi Senin (15/6/2026).

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, perseroan terus memperkuat kapabilitas Livin’ by Mandiri sebagai super app yang mampu mengakomodasi beragam kebutuhan transaksi nasabah dalam satu platform terintegrasi.

Layanan tersebut mencakup transfer antarbank dan BI-FAST, pembayaran tagihan rutin, top up e-wallet, transaksi QRIS di berbagai merchant, hingga pembelian tiket perjalanan serta kebutuhan gaya hidup melalui fitur Livin’ Sukha.

Untuk semakin meningkatkan kenyamanan nasabah dalam mengakses layanan perbankan, perseroan juga menghadirkan fitur Livin’ Call di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Melalui fitur ini, nasabah dapat terhubung langsung dengan agen call center Bank Mandiri tanpa dikenakan biaya pulsa, sehingga kebutuhan informasi maupun bantuan layanan dapat diakses secara lebih cepat dan praktis.

Perseroan menyampaikan, berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi keunggulan berkelanjutan yang mengedepankan reliability, scalability, dan customer centricity dalam pengembangan layanan digital.

Dengan pendekatan yang terukur serta pengelolaan risiko yang disiplin, perseroan optimistis mampu menjaga performa layanan di tengah tingginya aktivitas transaksi masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan serta kolaborasi strategis guna memperluas akses keuangan yang inklusif sekaligus mendukung pengembangan ekosistem digital nasional secara berkelanjutan,” kata Yanto. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Mandiri)

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Berdampak Positif Terhadap Pariwisata

BusinessUpdate – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menilai rencana reaktivasi penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian Kota tersebut.

“Kita sedang menunggu pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara yang diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Senin (15/6/2026).

Farhan mengatakan saat ini terdapat tren peningkatan kunjungan wisatawan asal Malaysia yang menjadikan Bandung sebagai salah satu destinasi wisata kuliner favorit.

“Saat ini ada tren yang sangat menarik. Di Malaysia sedang berkembang anggapan bahwa Bandung merupakan salah satu destinasi kuliner terbaik di Asia. Akhirnya wisatawan Malaysia ramai-ramai datang ke Bandung,” jelasnya.

Menurutnya, menguatnya nilai tukar ringgit terhadap rupiah turut mendorong minat wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke Bandung karena biaya wisata dinilai lebih terjangkau.

Untuk mendukung rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pemkot Bandung juga menyiapkan layanan angkutan umum penunjang guna mempermudah mobilitas penumpang dari dan menuju bandara.

Farhan mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mempersiapkan berbagai kebutuhan operasional, termasuk perbaikan dan pemeliharaan sarana-prasarana penunjang bandara.

“Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait, terutama mengenai perbaikan dan pemeliharaan sarana-prasarana,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung menyambut baik rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara komersial.

“Kita sangat menunggu reaktivasi ini, karena bagaimanapun selama ini Bandara Husein bukan ditutup, tetapi aktivitas penerbangan komersialnya sangat terbatas,” katanya.

Menurutnya, Presiden telah menugaskan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Pertahanan untuk melakukan kajian terkait reaktivasi Bandara Husein. (rn/jh)