HomeCSRDukung Gerakan Penanaman 100.000 Bibit Pohon, Pertamina Bagikan 8.621 Bibit

Dukung Gerakan Penanaman 100.000 Bibit Pohon, Pertamina Bagikan 8.621 Bibit

BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) ikut berpartisipasi pada Gerakan Penanaman 100.000 Bibit Pohon, yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini dilakukan untuk mewujudkan keberlanjutan lingkungan guna mencapai target penurunan emisi atau Net Zero Emission pada 2060.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, gerakan penanaman bibit pohon bertujuan untuk menghijaukan Indonesia dan mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Ekosistem Daratan. 

Pada acara tersebut, Pertamina membagikan 8.621 bibit pohon di beberapa lokasi strategis, termasuk di kawasan Thamrin-Sudirman Jakarta saat Car Free Day (CFD) 18 Februari 2024, penghijauan di kawasan Ancol, serta lingkungan Pemerintah Provinsi DKI.

Pertamina juga menjalin kolaborasi dengan influencer dan Komunitas Penggerak Lingkungan untuk menanamkan kesadaran akan kebutuhan menjaga alam.

“Kegiatan ini sekaligus bagian dari Hari Pers Nasional, kami menjalankan komitmen dalam program penanaman pohon sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) Pertamina. Kami berharap bibit pohon yang didistribusikan bisa tumbuh subur dan pada jangka panjang dapat mengurangi emisi di Kota Jakarta,” jelas Fadjar melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (22/2/2024).

Manager Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Dian Hapsari Firasati menambahkan, Pertamina memiliki program Hutan Pertamina, di mana hingga saat ini telah tertanam lebih dari enam juta pohon yang tersebar di Hutan Pertamina di seluruh Indonesia. Luas Hutan Pertamina secara total mencapai 629 hektar (ha), termasuk 433 ha tanaman mangrove dan 196 ha pohon daratan.

Peran Pertamina dalam penanaman pohon bertujuan untuk mendorong target Net Zero Emission melalui pengurangan emisi di lingkungan. Aksi ini berkontribusi pada dekarbonisasi sebanyak lebih dari 120 ribu ton CO2eq/tahun serapan emisi karbon.

Selain berdampak terhadap pelestarian lingkungan, program ini juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi 4.783 penerima manfaat, yakni berupa kegiatan perdagangan hasil hutan serta tempat wisata, dengan pendapatan kelompok mencapai rata-rata Rp 1,8 miliar per tahun. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Must Read