BusinessUpdate – PT XL Axiata Tbk atau XL Axiata (EXCL) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) merilis fasilitas pinjaman kredit tanpa agunan untuk modal usaha hingga Rp200 juta bagi womenpreneur Indonesia.
Lebih dari itu, melalui fitur Finansister di aplikasi Sisternet, pelaku usaha perempuan juga bisa mendapatkan edukasi gratis mengenai literasi digital finansial.
Komisaris Independen XL Axiata, Yasmin S. Wirjawan optimistis aplikasi Sisternet mampu mendorong para womenpreneur Indonesia dalam berkarya serta memaksimalkan potensi yang mereka miliki untuk naik kelas. Ia menargetkan, Sisternet mampu mendukung 1 juta perempuan Indonesia.
“Melalui fitur baru Finansister, Sisternet menghadirkan sebuah solusi digital untuk mendukung womenpreneur dalam mengatur keuangan, sekaligus edukasi literasi keuangan yang diperlukan,” ujarnya melalui keterangan pers, Jumat (8/3/2024).
Untuk itu, XL Axiata menggandeng Bank OCBC NISP yang memiliki visi sama dengan XL Axiata dalam upaya mendukung womenpreneur dengan menyediakan fasilitas pinjaman tanpa agunan untuk modal usaha.
Direktur OCBC Lili S. Budiana mengatakan, untuk menuju Indonesia Emas 2045, OCBC percaya bahwa dukungan terhadap perempuan merupakan suatu langkah yang cerdas dan tepat untuk memajukan ekonomi bangsa.
Menurutnya, kerja sama strategis CSR dengan XL Axiata ini membuat OCBC NISP dapat menjangkau para anggota Sisternet dengan tidak hanya memberikan literasi bisnis melalui kelas bisnis dan modul pembelajaran, namun juga inklusi keuangan melalui akses pembiayaan berupa KTA Nyala Bisnis by OCBC.
“Melalui Finansister, kami berharap OCBC NISP dan XL Axiata dapat terus bersama-sama menciptakan ekosistem yang kondusif untuk UMKM perempuan agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir menambahkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022, terungkap tingkat literasi keuangan perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki dengan selisih 50,33% dan 49,05%.
Menurutnya, meski inklusi keuangan masih didominasi kelompok laki-laki sebesar 86,28%, kenaikan angka literasi keuangan perempuan menjadi sebuah pertanda bahwa pemahaman perempuan Indonesia tentang layanan keuangan semakin baik.
Kemudian, SME Proposition Division Head OCBC NISP Sari Kartika juga menambahkan, berdasarkan hasil dari OCBC Fitness Index 2023, 66% UMKM perempuan membutuhkan dukungan dari kolega bisnis mereka agar tumbuh berdaya.
Adapun bantuan yang diperlukan di antaranya edukasi manajemen bisnis, manajemen operasional, dan edukasi leadership bisnis. Sebagai tambahan informasi, Kerja sama antara OCBC dan XL Axiata dimulai pada 2021 melalui program literasi keuangan dalam bentuk bootcamp dan sharing session. Kedua belah pihak bersepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam membawa kalangan womenpreneur semakin siap bersaing dalam menjalankan usahanya. (pa/jh. Foto: Dok. XL Axiata)


