BusinessUpdate – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,9 triliun untuk 2024. Digunakan untuk apa saja?
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTBA Farida Thamrin mengatakan, capex tersebut akan digunakan untuk unlocking logistik, dan anak usaha. “Capex kita untuk tahun ini di angka Rp2,9 triliun, untuk unlocking logistik, artinya cadangan PTBA yang banyak di tambang itu akan dilakukan penjualan dengan meningkatkan kapasitas,” kata Farida di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Menurutnya, Capex tersebut juga akan dipakai untuk kebutuhan operasional perusahaan dan akan dialokasikan untuk anak usaha perseroan.
Sebagai informasi, PTBA berhasil memperoleh pendapatan sebesar Rp38,5 triliun sepanjang 2023 atau turun 10,6% secara tahunan (yoy) dibanding 2022 sebesar Rp42,6 triliun.
Penurunan pendapatan tersebut berakibat mengurangi laba bersih yang tercatat Rp6,1 triliun pada 2023, atau turun 51,2% dibanding laba bersih 2022 sebesar Rp12,5 triliun.
Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA) Arsal Ismail mengatakan tahun ini, PTBA menargetkan volume produksi batu bara sebesar 41,3 juta ton pada 2024. Sementara itu penjualan dan angkutan, masing – masing ditargetkan 43,1 juta ton dan 33,7 juta ton.
“Perseroan melakukan perencanaan dengan mencermati perkembangan pasar terkini dan mengantisipasi berbagai faktor yang dinamis,” kata di Jakarta, Jumat (8/3/2024). (rn/jh)


