BusinessUpdate – PT Jasa Marga (Persero) Tbk masih menimbang untuk memberikan diskon tarif tol di sejumlah ruas tol selama periode mudik Lebaran 2024 atau 1445 H.
Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, saat ini pihaknya masih mendiskusikan diskon tarif tol ini dengan pihak terkait seperti Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya.
“Sampai saat ini Jasa Marga masih mengoordinasikan dengan pihak terkait, khususnya di ruas-ruas yang memang favorit di Trans Jawa,” ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Lisye mengakui penerapan diskon tarif tol pada periode Lebaran maupun Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, efektif mendistribusikan arus lalu lintas tidak menumpuk saat arus puncak mudik dan balik.
Sebagai informasi, diskon tarif tol biasanya diberikan sebelum atau sesudah tanggal yang diprediksi menjadi arus puncak mudik agar para pemudik tergerak untuk melakukan perjalanan lebih awal atau setelah arus puncak.
“Jadi potongan tarif ini merupakan bentuk kami untuk bisa mendistribusikan lalin tidak menumpuk di waktu Puncak yang kami prediksikan,” jelasnya.
Hal ini dilakukan agar apa yang diprediksi tidak terjadi. Selain itu, semua antisipasi rencana rekayasa lalu lintas dapat tetap dilakukan serta memastikan kapasitas jalan bisa menampung lonjakan lalin.
Jasa Marga memperkirakan, puncak arus mudik Lebaran 2024 akan jatuh pada 6 April 2024 atau H-4 Lebaran dan puncak arus baliknya akan jatuh pada 15 April 2024 atau H+5 Lebaran.
Sebelumnya, pemerintah akan memberikan diskon tarif jalan tol pada masa mudik Lebaran 2024. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kantor Kementerian PUPR. (pa/jh)


