HomeCORPORATE UPDATEBUMNASDP: Pengguna Aplikasi Ferizy Tembus 2,32 Juta

ASDP: Pengguna Aplikasi Ferizy Tembus 2,32 Juta

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat jumlah pengguna aplikasi Ferizy atau platform pemesanan tiket penyeberangan secara daring telah menembus angka 2,32 juta pengguna sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2020.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menunjukkan pertumbuhan pengguna Ferizy yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. “Peningkatan jumlah pengguna Ferizy ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aplikasi reservasi tiket online milik ASDP sebagai platform pemesanan tiket penyeberangan yang mudah dan terpercaya,” ujar Shelvy melalui keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024). 

Sejak diluncurkan pada 2020, Ferizy telah mengalami pertumbuhan pesat. Di awal tahun peluncurannya, terdapat 438.105 pengguna dan angka ini terus meningkat di 2021 menjadi 354.700 pengguna, kemudian melonjak di 2022 mencapai 527.730 pengguna. Di 2023, jumlah pengguna Ferizy mencapai 655.951, menunjukkan kepercayaan dan awareness masyarakat terhadap pemesanan tiket penyeberangan kapal feri secara online semakin meningkat.

“Salah satu pencapaian positif pada arus balik Angkutan Lebaran lalu yang berjalan lancar dan terkendali, di mana secara data akumulatif, pemudik bertiket yang tiba di pelabuhan Bakauheni mencapai 98,2%. Tentu ini berkat dukungan pengguna jasa dalam mematuhi kebijakan bertiket maksimal H-1 keberangkatan dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket. Tentunya sosialisasi pembelian tiket online via Ferizy ini akan disampaikan terus menerus kepada masyarakat,” tutur Shelvy lagi.

Ia menambahkan dengan penerapan digitalisasi ini, arus kedatangan pengguna jasa atau trafiknya terdistribusi merata sesuai konsep flattening the curve yang berdampak pada percepatan proses customer handling, dapat meminimalisir potensi antrian di pelabuhan, serta pencatatan manifest yang lebih akurat.

“Kami akan terus berinovasi dan menghadirkan fitur-fitur baru yang semakin memudahkan pergerakan masyarakat,” tambah Shelvy. Ia juga mengatakan bahwa ASDP memiliki target penerapan layanan penjualan tiket via online di seluruh pelabuhan di tahun 2024 ini.

Adapun total sebanyak 26 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online melalui aplikasi ataupun website Ferizy, yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Lembar, Padangbai, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalian, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlea, Batulicin, dan Tanjung Serdang. Rencananya, di awal bulan Juni mendatang akan dilakukan go live tiket online di Pelabuhan Bajoe dan Kolaka, yang berada di Sulawesi Selatan.

Sedangkan untuk kemudahan pembayaran tiket, pengguna jasa dapat menggunakan metode pembayaran melalui mekanisme transfer ataupun virtual account lewat Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui e-wallet linkAja, shopee pay, blu BCA digital, OVO, dan Dana. Ragam pilihan metode pembayaran tersebut juga mempermudah pengguna jasa dalam melakukan pembayaran sesuai dengan bank atau pun e-wallet yang dimiliki. 

ASDP berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan kemudahan bagi pengguna jasa penyeberangan, salah satunya melalui aplikasi Ferizy. Dengan menggunakan Ferizy, pengguna dapat menikmati pengalaman pemesanan tiket penyeberangan yang mudah, aman, dan nyaman. (ip/jh)

Must Read