HomePROPERTYSemen Indonesia Luncurkan Produk Inovatif Bata Interlock

Semen Indonesia Luncurkan Produk Inovatif Bata Interlock

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melalui anak usahanya PT Semen Padang mengenalkan produk bata interlock untuk solusi pembangunan rumah yang lebih cepat, ekonomis, estetis, ramah lingkungan, serta tahan gempa. 

Direktur Bisnis dan Pemasaran SMGR Subhan mengatakan untuk mengatasi backlog perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan konsep pembangunan hunian berimbang di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Menurutnya, bata interlock tersebut memenuhi kriteria pembangunan rumah di IKN yang mengusung konsep sustainable and smart city. “Dibuat menggunakan produk semen hijau dengan waktu pengerjaan yang lebih cepat sehingga biaya konstruksi menjadi lebih efisien, serta didukung dengan tampilan yang modern,” kata Subhan Minggu (21/7/2024). 

Ia menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan proyek pembangunan perumahan dan permukiman, baik di IKN maupun daerah lain.

Subhan mengatakan, produk bata interlock merupakan produk hasil applied research dengan mekanisme kerja bata yang saling mengunci antar balok seperti sistem lego. “Penggunaan bata interlock lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian,” jelas Subhan. 

Subhan menambahkan, durasi konstruksi pembangunan rumah menggunakan bata interlock juga lebih cepat daripada bata biasa karena tidak memerlukan proses perendaman bata, penyediaan kotak cetak pengecoran atau bekisting, aplikasi bahan perekat atau spesi di setiap lapis bata, serta penambahan plester dan acian. 

Ia menjelaskan, untuk produk bata interlock memberikan tampilan modern dan mampu mengondisikan udara dalam ruangan menjadi lebih sejuk karena mampu melepaskan panas yang terisolasi dalam ruangan. 

“Bata interlock juga telah dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan Uji Siklik dinding 2D di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan,” jelasnya. 

Subhan menjelaskan, produk bata interlock diharapkan dapat mendukung upaya percepatan pemenuhan backlog perumahan. Produk bata interlock juga diproduksi menggunakan semen hijau dengan emisi karbon lebih rendah, serta telah memenuhi standar mutu SNI 03-0349-1989 tentang Bata Beton Pasangan Dinding. 

Pengembangan bata interlock dimulai sejak 2019 melalui kolaborasi Unit Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang dengan Departemen Research & Development SMGR, dan dilanjutkan dengan proses inkubasi bisnis sejak tahun 2023 oleh Unit Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang. 

Produk ini telah digunakan di lebih dari 100 unit rumah pada sejumlah proyek di Sumatera Barat dan Jambi, di antaranya Perumahan Sulthan Residence di Kabupaten Pasaman Barat, Perumahan Griya Madani di Kota Padang, Perumahan Farensa di Kota Padang, rumah bantuan program CSR PT Semen Padang di Kota Padang, rumah bantuan MBR di Kabupaten 50 Kota dan program bedah rumah di Kota Jambi. 

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2023 backlog perumahan menunjukkan angka sebesar 9,9 juta unit, dengan 26,9 juta rumah tangga tidak memiliki akses terhadap hunian yang layak. (rn/jh. Foto: Dok. Semen Indonesia))

Must Read