BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit modal usaha untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah mencapai sekitar Rp2,84 triliun sepanjang semester I/2024. Capaian tersebut tumbuh sekitar 33,3% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menuturkan, hal ini sejalan dengan meningkatnya para pelaku UMKM yang menerima Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah BTN yang secara tahunan bertumbuh sebesar 98,75%.
“Dari total kredit modal usaha tersebut, sebanyak Rp797,8 miliar disalurkan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Rp2,04 triliun untuk Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM),” ujar Nixon melalui keterangan resmi, Rabu (31/7/2024).
Ia menambahkan, hingga Juni 2024, pertumbuhan KUR BTN mencapai 17,2% secara tahunan dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) tumbuh 40,8% secara tahunan.
Nixon menjelaskan, BTN terus meningkatkan penyaluran kredit UMKM dengan menyasar khususnya pada sektor-sektor usaha yang tumbuh akibat multiplier effect dari ekosistem perumahan.
“Untuk mendukung hal tersebut, BTN telah melakukan transformasi dan digitalisasi proses kredit UMKM yaitu peningkatan pelayanan dan kemudahan akses kredit kepada UMKM,” imbuhnya.
Sebagai informasi, BTN mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai sekitar Rp352,06 triliun sepanjang semester I/2024. Realisasi tersebut tumbuh 14,4% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp307,66 triliun.
Nixon mengungkapkan, penyaluran kredit dan pembiayaan perumahan masih mendominasi total kredit dan pembiayaan perseroan pada semester I/2024.
Sepanjang semester I/2024, laba bersih BTN tumbuh menjadi Rp1,50 triliun atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,47 triliun. Sementara total aset BTN hingga akhir Juni 2024 adalah senilai Rp455,60 triliun, atau naik 13,7% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp400,54 triliun. (rn/jh)


