HomeCSRWilmar Gelar Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi Warga Sekitar KITW

Wilmar Gelar Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi Warga Sekitar KITW

BusinessUpdate – Kawasan Industri Terpadu Wilmar (KITW), Wilmar Group, meluncurkan Program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Runtilahu) di Serang, Banten. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak huni.

Head Industrial Estate Wilmar, Byron Oswald menegaskan, pihaknya berkomitmen membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan agar lebih sejahtera salah satunya melalui Program Runtilahu.

“Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak besar dan menciptakan efek berganda bagi masyarakat,” kata Byron melalui keterangannya di Jakarta, Senin (3/3/2025).

Program bantuan dimulai pada 2024 dan dengan koordinasi bersama perangkat kewilayahan setempat, untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Perbaikan rumah tidak layak huni mencakup berbagai aspek bangunan, seperti pembuatan sanitasi, perbaikan sirkulasi udara, penguatan struktur bangunan, hingga pergantian atap.

Selain itu, bantuan juga termasuk pembuatan dapur dan penambahan ruang agar rumah tersebut dapat dikategorikan sebagai hunian sehat dan layak huni.

Byron berharap, Program Runtilahu dapat berkelanjutan dengan lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di sekitar lokasi perusahaan dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas program ini, sehingga lebih banyak keluarga yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.

Salah satu penerima bantuan Runtilahu, Suliyah, warga Desa Terate, Serang, mengungkapkan, keluarganya merasa lebih nyaman setelah rumahnya direnovasi.

Selama ini, ia dan keluarganya sering kali khawatir rumah yang mereka tinggali akan roboh kapan saja karena kondisinya yang sudah sangat tidak layak sementara itu belum memiliki dana yang cukup untuk merenovasi. Setelah renovasi, rumah Suliyah kini dilengkapi dengan fasilitas sanitasi, yang sebelumnya tidak ada.

Penerima bantuan lainnya, Juhariyah yang tinggal di Desa Tonjong, Serang, juga merasakan manfaat yang sama. Dengan rumah yang kini lebih nyaman, ia dan keluarganya, terutama anak-anaknya, dapat beraktivitas dengan lebih leluasa.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Sekarang kami merasa lebih percaya diri di lingkungan masyarakat, karena sudah memiliki rumah yang layak huni,” ujarnya.

Penjabat Sementara Kepala Desa Terate, Umar Yunani menyampaikan apresiasi kepada perusahaan atas kepeduliannya terhadap masyarakat, terutama membantu mereka mewujudkan tempat tinggal yang layak huni. “Kami berharap program ini terus berlanjut karena manfaatnya cukup besar bagi masyarakat,” ujarnya. (ip/jh. Foto: Dok. Wilmar)

Must Read