HomeCSRPertamina Hulu Energi Beri Pelatihan Life Skill kepada Penyandang Disabilitas

Pertamina Hulu Energi Beri Pelatihan Life Skill kepada Penyandang Disabilitas

BusinessUpdate – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang inklusif dan meningkatkan daya saing penyandang disabilitas melalui pelatihan life skill yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

Melalui program Sahabat Istimewa Pertamina yang tersebar di 9 wilayah operasional dan menjangkau lebih dari 600 penerima manfaat langsung, PHE membekali disabilitas dengan keterampilan praktis yang berdampak nyata pada peningkatan taraf hidup mereka.

Hingga saat ini, program tersebut berhasil meningkatkan pendapatan kumulatif kelompok mencapai lebih dari Rp680 juta per tahun serta penghematan ekonomi sebesar Rp11,4 juta per tahun.

Dengan semangat “No One Left Behind”, PHE mendorong terciptanya lingkungan inklusif yang memungkinkan penyandang disabilitas mengakses pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peluang ekonomi secara setara.

Upaya ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada poin 3 (kesehatan yang baik), 4 (pendidikan berkualitas), 10 (pengurangan kesenjangan), dan 16 (lembaga yang tangguh dan inklusif).

“Program Sahabat Istimewa lahir dari semangat untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif. Kami meyakini setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki potensi luar biasa,” ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Arya Dwi Paramita, melalui keterangan pers, Jumat (11/4/2025).

Arya mengatakan, melalui pelatihan keterampilan, akses pendidikan yang setara, dan bantuan sosial yang menyentuh kebutuhan nyata, program ini hadir sebagai jembatan menuju kemandirian dan kehidupan yang lebih bermakna. “Ini adalah wujud komitmen kami untuk berjalan bersama, merangkul perbedaan, dan tumbuh bersama dalam keberagaman,” lanjutnya.

Program pemberdayaan ini terbagi ke dalam lima klaster utama, yakni: Pemberdayaan Ekonomi Disabilitas, Disabilitas Tanggap Bencana, Upskilling Disabilitas, Program Lingkungan, dan Program Kebudayaan.

Beragam inisiatif digulirkan, seperti UMKM Café Inklusi dan Bengkel Difabel (PT Pertamina EP Rantau Field), Rumah Jahit Lestari (WK Rokan), This Ability – UMKM Disabilitas (PHE ONWJ), pelatihan kerajinan batik (PT Pertamina EP Tarakan Field), hingga Sekolah Tari Gratis Sahabat Istimewa Bogor (PT Pertamina Internasional EP) yang juga menghadirkan subprogram Kakak Asuh dan Difabel on Action.

Tak hanya fokus pada pelatihan ekonomi, PHE juga menanamkan keterampilan kesiapsiagaan bencana, keterlibatan dalam program lingkungan, serta pelestarian budaya melalui pemberdayaan disabilitas di Kampung Seni Budaya Betawi (PT Pertamina EP Tambun Field).

Secara keseluruhan, dampak program ini mencakup terbentuknya tujuh kelompok usaha baru, kolaborasi dengan lebih dari 20 pemangku kepentingan, serta akses pelatihan seni dan life skill bagi 278 anak difabel.

Ke depan, PHE terus memperkuat prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap aktivitasnya. Dengan komitmen penuh pada integritas dan tata kelola yang bersih dari penyuapan melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016, PHE menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi yang bertanggung jawab secara sosial dan ramah lingkungan, menuju visi menjadi perusahaan migas kelas dunia. (ip/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Must Read