BusinessUpdate – Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik Provinsi Sumatera Utara, PT Bank Sumut, membukukan laba bersih sebesar Rp372 miliar pada semester I/2025.
“Angka ini tumbuh sekitar 5,89% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp352 miliar,” kata Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Arieta Aryanti melalui keterangan resmi, Jumat (4/7/2025).
Ia mengatakan, total aset Bank Sumut mencapai Rp45,3 triliun per akhir Juni 2025, mengalami pertumbuhan sekitar 8% secara tahunan (yoy). Dana pihak ketiga tumbuh 8,48% menjadi Rp37 triliun, sementara penyaluran kredit naik 8,44% menjadi Rp32,2 triliun.
“Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sumut yang terus menguat, ditopang oleh pengelolaan keuangan yang prudent dan transformasi digital yang berkelanjutan,” kata Arieta.
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Syafrizalsyah mengungkapkan, Bank Sumut terus memperluas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pelaku usaha. “Termasuk mendorong pembiayaan infrastruktur melalui kredit pemda (pemerintah daerah),” ujarnya.
Menurut Syafrizalsyah, pertumbuhan laba bersih itu juga didorong oleh efisiensi operasional, membaiknya kualitas aset, serta penguatan strategi penagihan. “Selain itu, perluasan basis nasabah captive dan pengembangan literasi keuangan turut menopang kinerja semester I tahun ini,” tutur Syafrizalsyah.
Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir menyebutkan, dari sisi manajemen risiko menunjukkan kualitas aset juga mengalami perbaikan. Ia mengungkapkan rasio kredit bermasalah (NPL) berhasil ditekan 0,12% atau dari 2,55% menjadi 2,43% secara tahunan.
“Kinerja semester I ini memperkuat posisi Bank Sumut sebagai lembaga keuangan daerah adaptif, sehat, dan berkomitmen terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Eksir. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Sumut)


