BusinessUpdate – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp5,53 triliun. Angka ini melonjak 56% secara tahunan (yoy) dari Rp3,54 triliun pada semester I/2024.
Kenaikan signifikan ini terutama didorong oleh lebih rendahnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi yang timbul dari kegiatan pendanaan. Sementara itu, core profit yang mencerminkan kinerja operasional ICBP, turun 5% sejalan dengan laba usaha menjadi Rp5,37 triliun dari Rp5,62 triliun pada semester pertama tahun lalu.
Di sisi top line, produsen Indomie itu membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 2% menjadi Rp37,6 triliun, dibandingkan dengan Rp36,96 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim menilai kinerja ICBP dihadapkan pada kondisi makroekonomi yang penuh tantangan sehingga menyebabkan tingkat daya beli konsumen melemah. Meski demikian, ICBP tetap fokus pada upaya dan strategi prioritasnya.
“Kami akan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengantisipasi berbagai ketidakpastian yang berpotensi memengaruhi kegiatan usaha perseroan, serta memastikan akses yang mudah bagi konsumen untuk mendapatkan rangkaian produk kami yang luas, memenuhi kebutuhan konsumen melalui inovasi produk, dan meningkatkan efisiensi operasional guna meraih pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Anthoni. (pa/jh)


