BusinessUpdate – Memeringati HUT ke-16 KAI Logistik serta momentum Hari Literasi Internasional, KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), menyalurkan 1.600 buku kepada 8 sekolah yang membutuhkan di wilayah cakupan layanan KAI Logistik.
Direktur Keuangan KAI Logistik Riki Jayaprawira Suwarna mengatakan, literasi adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. “Investasi terbesar sebuah bangsa adalah pada Sumber Daya Manusia. Melalui buku, anak-anak belajar berpikir kritis, berimajinasi, dan bereksplorasi,” kata Riki melalui siaran pers, Rabu (10/9/2025).
Riki menuturkan, penyaluran 1.600 buku ini bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari komitmen perseroan untuk memperluas akses pengetahuan yang akan menopang lahirnya generasi emas Indonesia. “Ini adalah kontribusi kami untuk cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, hanya 11,91% penduduk berusia 5 tahun ke atas yang tercatat mengunjungi perpustakaan. Angka tersebut mencerminkan masih rendahnya tingkat literasi fungsional yang terkait dengan budaya kunjungan perpustakaan di Indonesia. Kondisi ini menjadi tantangan bersama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Melalui penyediaan buku-buku penunjang pendidikan di sarana pendidikan, KAI Logistik berupaya memperluas akses literasi yang memadai sehingga mampu mendorong minat baca khususnya bagi siswa-siswi,” jelas Riki.
Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) yaitu mendorong pendidikan inklusif, adil, dan berkualitas untuk semua anak, serta Tujuan 10 (Mengurangi Kesenjangan) untuk membuka akses literasi di sekolah-sekolah yang sebelumnya memiliki keterbatasan sumber belajar.
Kegiatan ini dilaksanakan di 8 sekolah yang berada di Jakarta, Cikarang, Bogor, Tangerang, Semarang, Surabaya dan Palembang. (rn/jh. Foto: Dok. KAI Logistik)


