BusinessUpdate – PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison resmi mengaktifkan 118 Base Transceiver Station (BTS) 5G di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). BTS tersebut telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang memberikan akses digital lebih stabil dan optimal.
EVP Head of Circle Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua (Kalisumapa) Indosat Ooredoo Hutchsion Swandi Tjia mengatakan integrasi yang dinamai AIvolusi5G ini diproyeksi memberikan pengalaman digital yang lebih cepat, stabil, dan aman.
AIvolusi5G menggabungkan keunggulan jaringan 5G mulai dari latensi rendah, kestabilan jaringan yang lebih baik, hingga kualitas sinyal yang lebih optimal di dalam ruangan, dengan kemampuan AI dalam analisis dan pemrosesan data. Integrasinya diterapkan secara menyeluruh pada seluruh produk Indosat, baik IM3, IM3 Platinum, Tri, dan HiFi Air.
“Teknologi ini menjadi fondasi transformasi jaringan Indosat menuju era yang lebih cerdas. Sinergi antara AI dan 5G yang dihadirkan di Makassar menjadi langkah awal menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat di kawasan timur Indonesia,” ucap Swandi Tjia pada acara Media Update Indosat di Makassar, Minggu (21/12/2025).
Sementera itu Vice President Head of Technology Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchsion Deny Houstin Wahid menambahkan trafik data Indosat di Makassar terus mengalami peningkatan sejak 2023. Bahkan per November 2025, peningkatan trafik data di wilayah ini mencapai sekitar 11% dibandingkan pada 2024.
Melihat pelanggan Indosat yang menggunakan perangkat seluler dengan kapabilitas jaringan 5G mencapai 19%, diproyeksi pengaktifan BTS 5G di Makassar akan mendorong penetrasi yang makin kencang.
“Dengan ekspansi ini, layanan 5G Indosat bisa lebih menjangkau populasi Kota Makassar lebih besar dan memperluas akses konektivitas berkecepatan tinggi di berbagai wilayah strategis,” jelas Deny.
Jaringan 5G Indosat telah tersedia di 13 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Jangkauan titiknya meliputi lokasi dengan mobilitas dan aktivitas tinggi, seperti kawasan pusat bisnis, pusat perbelanjaan, objek pariwisata, pusat perbelanjaan, perguruan tinggi, hingga jalur transportasi utama. (pa/jh. Foto: Dok. Indosat)


