BusinessUpdate – Rasa tidak nyaman pada perut atau episode asam lambung pada perokok merupakan tanda awal rusaknya keseimbangan sistem saluran pencernaan karena efek tembakau.
Dikutip dari Times of India, Selasa (2/6/2026), konsultan Gastroenterologi Medis Rumah Sakit KMC, Manglore, India, Dr. Anurag Shetty mengatakan merokok secara tidak langsung memengaruhi lambung dan kerongkongan dengan cara meningkatkan kemungkinan terjadinya asam lambung.
“Merokok meningkatkan asam lambung dan menurunkan pH lambung. Selain itu, merokok mengurangi produksi lendir di lambung dan mengurangi aliran darah ke lambung. Merokok juga meningkatkan risiko infeksi H. Pylori. Semua ini diketahui dapat memicu perkembangan tukak di lambung dan duodenum. Merokok juga diketahui dapat mengurangi tekanan sfingter edofagus dan memicu GERD,” jelasnya.
Lambung secara alami memproduksi asam untuk mencerna makanan, pada saat yang sama lambung menciptakan lapisan lendir pelindung yang melindungi dari kerusakan. Merokok mengganggu keseimbangan ini yang akhirnya lebih banyak asam yang diproduksi sementara lapisan pelindung menjadi lemah. Paparan berulang pada kerongkongan akibat asam lambung dapat menyebabkan GERD.
Shetty mengatakan, para ilmuwan juga menunjukkan merokok dapat mengubah komposisi bakteri mikrobioma usus yang mengatur kesehatan tubuh dan mendorong pertumbuhan organisme bahaya. Hal itu yang menyebabkan kembung, perut bergas dan perubahan kebiasaan buang air besar.
“Merokok mengubah mikrobiota di usus dengan peningkatan organisme berbahaya. Hal ini diketahui meningkatkan risiko penyakit radang usus seperti IBD,” jelasnya.
Sementara itu Gastroenterologi Medis Rumah Sakit Manipal Goa, Dr. Rohan Badave mengatakan perubahan pada sistem pencernaan sering kali tidak menunjukkan gejala pada awalnya dan muncul terlambat. Padahal peradangan usus dapat menjadi kronis dan faktor risiko utama untuk berbagai kanker pencernaan.
“Tembakau merupakan faktor risiko utama untuk berbagai kanker sistem pencernaan termasuk kanker lambung, kanker kolorektal, kanker pankreas, kanker hati, dan kanker kerongkongan,” kata Badave.
Oleh karena itu tembakau atau rokok bukan hanya masalah mulut dan paru-paru, tetapi memengaruhi seluruh sistem pencernaan dari lambung hingga hati dan pankreas. Waspada bagi perokok! (rn/jh)


