HomeFINANCEBankSuku Bunga Kredit dan Simpanan Merambat Naik

Suku Bunga Kredit dan Simpanan Merambat Naik

BusinessUpdate – Dampak kenaikan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) mulai terasa. Suku bunga kredit dan simpanan yang ditetapkan oleh bank merambat naik. 

Berdasarkan laporan Analisis Uang Beredar pada Oktober 2022, yang dirilis Bank Indonesia pada Rabu (23/11/2022). Rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan mencapai 9,09% atau meningkat 12 basis poin (bps) dibandingkan dengan September 2022. 

“Pada Oktober 2022, suku bunga pinjaman dan simpanan mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya sejalan dengan peningkatan suku bunga acuan,” tulis laporan tersebut. 

Sementara itu suku bunga simpanan berjangka atau deposito, bank sentral mencatat bahwa simpanan berjangka atau deposito pada Oktober 2022 mengalami peningkatan di seluruh tenor dibandingkan posisi bulan sebelumnya. 

Suku bunga deposito untuk tenor 1 bulan membukukan peningkatan tertinggi, yakni naik 39 bps menuju level 3,37%. Tenor 3 bulan meningkat sebesar 32 bps menjadi 3,38% per Oktober 2022. 

Selain itu, suku bunga deposito untuk tenor 6 bulan naik 31 bps menuju posisi 3,59%, diikuti tenor 12 bulan yang naik 32 bps menjadi 3,84%, dan bunga deposito untuk tenor 24 bulan meningkat 34 bps menuju 4,35%. 

Pada saat bersamaan, bank sentral mencatat penyaluran kredit industri perbankan mencapai Rp6.314,4 triliun, tumbuh 11,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan ini lebih pesat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 10,89 persen yoy. 

Peningkatan penyaluran kredit itu terjadi pada nasabah korporasi sebesar 14,09 persen yoy menjadi Rp3.258,8 triliun, sementara nasabah perorangan mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,49% secara tahunan menuju Rp3.007,5 triliun. (jh)

Must Read