BusinessUpdate – Sepanjang kuartal I/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat transaksi pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI mencapai 7,2 juta transaksi, meningkat 20,74% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 5,9 juta transaksi.
Peningkatan ini menunjukkan semakin banyak pelanggan yang memanfaatkan kanal digital untuk merencanakan perjalanan kereta api. Seiring bertambahnya penggunaan aplikasi, KAI juga terus melakukan penyempurnaan layanan guna mempermudah proses pencarian dan pemesanan tiket.
“Selain memberikan kemudahan akses, aplikasi juga memungkinkan pelanggan memperoleh informasi perjalanan secara lebih cepat dan terintegrasi,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (30/5/2026).
Salah satu pembaruan yang kini tersedia adalah fitur Recent Search. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu pelanggan yang sering melakukan pencarian perjalanan dengan rute dan tujuan yang sama. Melalui fitur itu, riwayat pencarian sebelumnya dapat ditampilkan kembali sehingga pelanggan tidak perlu mengulang proses pencarian dari awal.
Selain itu, KAI juga melakukan penyempurnaan pada tampilan Schedule dan Filter. Dengan tampilan yang lebih ringkas dan pengaturan filter yang lebih mudah digunakan, pelanggan dapat menemukan jadwal perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan secara lebih cepat. “Proses pencarian menjadi lebih efisien karena pelanggan dapat langsung menyaring pilihan perjalanan berdasarkan preferensi yang diinginkan,” jelas Anne.
Bagi pelanggan yang telah merencanakan perjalanan pulang-pergi, KAI menghadirkan fitur Select Date dan Trip yang memudahkan pengaturan keberangkatan dan kepulangan dalam satu alur pemesanan. Fitur tersebut membantu pelanggan menyusun rencana perjalanan secara lebih praktis tanpa perlu melakukan pencarian terpisah.
Sementara itu, melalui fitur Train Details, pelanggan kini dapat melihat informasi lebih lengkap mengenai kereta yang akan digunakan. Informasi mengenai fasilitas, jenis kursi, hingga detail perjalanan dapat diakses sebelum melakukan pemesanan tiket. KAI juga terus melakukan penyempurnaan konten dan informasi pada fitur tersebut agar semakin lengkap dan informatif.
Di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital, KAI menyebut pengembangan aplikasi akan terus dilakukan mengikuti kebutuhan pelanggan yang terus berubah. “Kami memahami bahwa ekspektasi pelanggan terus berkembang. Karena itu, masukan yang disampaikan pelanggan akan terus menjadi bagian penting dalam setiap pengembangan layanan,” kata Anne.
Menurutnya, berbagai pembaruan terbaru dihadirkan untuk membuat proses pemesanan tiket menjadi lebih cepat, praktis, dan mudah digunakan. “Setiap masukan pelanggan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga dalam pengembangan layanan digital KAI,” kata Anne.
Setiap hari pihaknya menerima berbagai saran, masukan, hingga keluhan dari pelanggan mengenai pengalaman menggunakan layanan digital. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan pembelajaran untuk menghadirkan pengalaman yang semakin baik. “Kami ingin pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah sejak tahap pencarian tiket hingga keberangkatan,” tututp Anne. (pa/jh. Foto: Dok. KAI)


