BusinessUpdate – Penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 diikuti lebih dari 45.000 pelari, termasuk 1.012 peserta internasional dari 52 negara. Hal ini menegaskan BTN JAKIM sebagai salah satu ajang lari terbesar di Indonesia sekaligus menunjukkan semakin besarnya daya tarik Jakarta di kalangan komunitas lari global.
JAKIM merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pertumbuhan jumlah peserta yang konsisten dari tahun ke tahun menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan serta memperluas jangkauan event ke tingkat internasional.
“Respons masyarakat Jakarta dan masyarakat seluruh Indonesia serta pelari internasional juga datang. Kita ingin tahun depan lebih dari dua ribu pelari internasional. Pak Gubernur (red. Gubernur DKI Jakarta) titip KPI buat saya tahun depan harus 50 ribu peserta lari. Kita kerja keras,” kata Nixon dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap BTN JAKIM menjadi bukti bahwa ajang ini telah berkembang menjadi salah satu event olahraga yang paling dinantikan setiap tahunnya.
“Tahun lalu saya memang secara bercanda mentargetkan 45 ribu, dan Alhamdulillah dalam waktu singkat terjual semua. Bahkan masih ada orang yang ingin ngantri untuk mendapatkan slotnya. Jadi ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” ujar Pramono.
Dari 1.012 pelari internasional yang terdaftar, Malaysia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 407 pelari, disusul Singapura 133 pelari dan Korea Selatan 54 pelari. Kehadiran pelari dari berbagai negara tersebut menunjukkan semakin kuatnya posisi Jakarta dalam peta event marathon kawasan Asia.
Menurut Pramono, perubahan tren partisipasi pelari internasional menjadi salah satu indikator keberhasilan pengembangan Jakarta sebagai destinasi event olahraga. Dari sisi peserta domestik, tiga provinsi dengan jumlah peserta terbesar berasal dari DKI Jakarta sebanyak 14.750 peserta, Jawa Barat sebanyak 12.030 peserta, serta Banten sebanyak 5.340 peserta.
Tingginya partisipasi dari berbagai daerah menunjukkan semakin luasnya jangkauan BTN JAKIM di kalangan masyarakat dan komunitas lari nasional. BTN JAKIM 2026 akan berlangsung selama dua hari dengan kategori 5K dan 10K pada Sabtu (13/6/2026) serta Half Marathon dan Marathon pada Minggu (14/6/2026).
Dari total peserta yang terdaftar, kategori Half Marathon menjadi yang paling diminati dengan 16.400 peserta, disusul 10K sebanyak 15.000 peserta, Marathon sebanyak 8.600 peserta, dan 5K sebanyak 5.500 peserta.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan BTN JAKIM 2026, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari lintasan lomba. Sejumlah koridor utama seperti kawasan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said, dan ruas jalan lain yang dilalui peserta akan disterilkan selama perlombaan berlangsung.
Pramono menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman berlari yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. “Kami sudah memutuskan hari Sabtu dan Minggu tidak ada Car Free Day karena memang semua jalur akan disterilkan supaya para pelari bisa menikmati lari dengan nikmat,” kata Pramono. (pa/jh. Foto: Dok. BTN)


