HomeCORPORATE UPDATEBUMSAlfamidi Cetak Laba Rp485,97 Miliar pada Semester I/2026

Alfamidi Cetak Laba Rp485,97 Miliar pada Semester I/2026

BusinessUpdate – Pengelola jaringan ritel Alfamidi, PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI) membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,9% secara tahunan menjadi senilai Rp11,24 triliun pada semester I/2026. Laba periode berjalan tercatat Rp485,97 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026, perseroan mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp11,24 triliun, meningkat 8,39% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,37 triliun.

Seiring meningkatnya penjualan, laba periode berjalan MIDI juga naik menjadi Rp485,97 miliar, atau tumbuh 24,44% yoy dibandingkan semester I/2025 yang sebesar Rp390,52 miliar. Pertumbuhan laba tersebut melampaui kenaikan pendapatan, mencerminkan perbaikan profitabilitas di tengah ekspansi bisnis ritel modern yang masih berlanjut.

Secara rinci dari sisi operasional, laba bruto meningkat menjadi Rp2,90 triliun dari Rp2,63 triliun pada semester I/2025, atau naik sekitar 10,10% yoy. Meski beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp8,35 triliun dari Rp7,74 triliun, pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi tetap mampu menjaga peningkatan laba kotor.

Perseroan juga membukukan laba usaha sebesar Rp623,36 miliar, naik 22,42% yoy dibandingkan Rp509,18 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan meski beban penjualan dan distribusi serta beban umum dan administrasi turut meningkat seiring ekspansi operasional.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp606,33 miliar, meningkat 36,94% yoy dari Rp442,79 miliar pada semester I/2025. Dari sisi neraca, hingga akhir Juni 2026, total aset Perseroan mencapai Rp9,27 triliun, meningkat sekitar 1,56% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp9,13 triliun.

Sementara itu, total liabilitas naik menjadi Rp4,64 triliun dari Rp4,59 triliun, sedangkan persediaan tercatat sebesar Rp2,76 triliun, mencerminkan kesiapan perseroan dalam menjaga pasokan barang untuk mendukung pertumbuhan penjualan. (ip/jh)

Must Read