BusinessUpdate – PT Pertamina International Shipping (PIS) melakukan restorasi 100 fragmen terumbu karang di laut Bali bagian barat sebagai komitmen perusahaan menjaga kelestarian laut Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat lingkungan Divers Clean Action (DCA) dan Satgas Lingkungan Desa Pejarakan.
“Melalui program ini, PIS berupaya merehabilitasi struktur fisik terumbu karang yang rusak guna mengembalikan habitat alami yang ideal bagi berbagai spesies laut untuk berkembang biak dan mencari makan,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Aksi nyata, yang berlangsung pada 24-25 Juli 2026 itu juga dibarengi pelaksanaan program edukasi tentang keindahan bahari nusantara kepada anak anak usia dini melalui Ocean LiteraSEA, yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Melalui kombinasi aksi restorasi terumbu karang dan program Ocean LiteraSEA di Bali barat ini, kami ingin memastikan lingkungan laut tetap lestari sambil terus membangun kapasitas generasi muda dan fasilitas pendukung di wilayah pesisir,” tambahnya.
PIS meyakini melestarikan dan menjaga laut harus dilakukan dengan merangkul masyarakat pesisir dan para calon penerus generasi masa depan dengan melakukan aksi nyata dan menanamkan kecintaan terhadap laut sejak dini. “Laut adalah sumber kehidupan kita bersama, yang harus kita rawat bersama. Keberlanjutan tentang bagaimana bisnis dan alam dapat berjalan bergandengan tangan penuh kasih,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 100 fragmen terumbu karang ditempatkan pada kedalaman tiga meter di perairan pesisir Desa Pejarakan. Guna memastikan keberlanjutan dan kelangsungan hidup terumbu karang, pemantauan berkala dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh Satgas Lingkungan Desa Pejarakan.
Melalui program marine biodiversity ini, PIS secara keseluruhan telah menanam sebanyak 3.725 fragmen terumbu karang di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Selain berdampak positif bagi ekosistem laut, pemulihan terumbu karang ini diproyeksikan memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat setempat dengan menguatkan sektor pariwisata bawah laut yang menjadi salah satu tumpuan perekonomian warga lokal.
Sementara, melalui Program Ocean LiteraSEA, PIS​​​​​​​ menghadirkan edukasi literasi bahari interaktif berbasis storytelling serta penyaluran bantuan fasilitas dan sarana pendukung pendidikan kelautan bagi anak-anak di Desa Pejarakan. PIS juga merangkul yayasan pesisir setempat guna memperkuat sarana pendidikan dan fasilitas umum yang layak.
Langkah ini merupakan wujud komitmen PIS dalam mendukung pencapaian SDG 4, yakni Quality Education untuk mendorong akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat pesisir.
“Melalui sinergi antara PIS, DCA, dan masyarakat lokal Desa Pejarakan, kami berharap program restorasi terumbu karang dan edukasi maritim ini dapat menjadi stimulus bagi pemulihan ekosistem maritim Indonesia serta terciptanya generasi peduli laut yang dapat memberdayakan masyarakat pesisir,” tutup Vega. (pa/jh. Foto: Dok. PIS)


