HomeFINANCEPembiayaan Mobil Bekas Konvensional Adira Finance per Agustus 2026 Capai Rp3,7 Triliun

Pembiayaan Mobil Bekas Konvensional Adira Finance per Agustus 2026 Capai Rp3,7 Triliun

BusinessUpdate – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance hingga Agustus 2026 mencatatkan pertumbuhan pada pembiayaan mobil bekas konvensional yang nilainya mencapai Rp3,7 tiliun.

“Tumbuh positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk kendaraan listrik sendiri, saat ini pembiayaan Adira Finance masih fokus pada segmen mobil baru,” jelas Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Ganidikutip dari Bisnis, Jumat (9/10/2026).

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan mobil bekas konvensional terkontraksi 4,52% secara tahunan (yoy) menjadi Rp86,25 triliun pada Juli 2026. Di sisi lain, pembiayaan mobil listrik/hybrid bekas tumbuh 103,06% yoy menjadi Rp1,52 triliun.

Menurut Adira Finance, pertumbuhan kendaraan listrik bekas didorong oleh semakin beragamnya pilihan model EV baru dengan harga yang semakin terjangkau.

“Perkembangan tersebut turut mendorong terbentuknya pasar kendaraan listrik bekas dengan harga yang lebih kompetitif, sehingga dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik bekas dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Ke depan, Adira Finance akan terus mendorong pertumbuhan pembiayaan mobil bekas, baik kendaraan konvensional maupun elektrifikasi, secara selektif. “Melalui penguatan kerja sama dengan dealer dan mitra, perluasan akses pembiayaan, serta penyediaan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” bebernya.

Di saat yang sama, Adira Finance juga akan tetap menjaga kualitas pembiayaan melalui proses underwriting yang prudent agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan. (pa/jh. Foto: Dok. Adira Finance)

Must Read