HomeCORPORATE UPDATEBUMNPertamina Operasikan 66 SPBU di Denpasar dan Badung Selama 24 Jam

Pertamina Operasikan 66 SPBU di Denpasar dan Badung Selama 24 Jam

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 66 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Denpasar dan Badung selama 24 jam untuk mempercepat pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM) di Bali.

Langkah tersebut diambil untuk memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat guna mendapatkan BBM, sekaligus membantu mengurai antrean yang masih terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Bali.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, terus mempercepat distribusi BBM melalui penguatan armada mobil tangki, penambahan personel, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal pengangkut BBM yang telah bersandar.

“Seluruh upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, membantu mengurai antrean, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BBM,” ujar Kitty dalam keterangan pers, Kamis (15/10/2026).

Untuk memperkuat distribusi, Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki, terdiri dari 99 unit mobil tangki standby dan 9 unit mobil tangki spot charter. Kesiapan armada tersebut didukung oleh 465 Awak Mobil Tangki (AMT), termasuk 365 personel standby dan 100 personel perbantuan lintas daerah.

Penambahan armada dan personel ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU. Selain itu, Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran distribusi.

Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah bersandar agar proses penerimaan dan penyaluran BBM dapat terus dioptimalkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Kitty menegaskan, di tengah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga tetap mengutamakan aspek keselamatan. Setiap awak mobil tangki wajib menjalani pemeriksaan kesiapan kerja (fit to work) sebelum bertugas. Pengaturan rotasi kerja juga diterapkan untuk menjaga stamina personel dan mencegah kelelahan sehingga proses penyaluran BBM dapat berlangsung dengan aman. (ip/jh. Foto: Dok. Detik)

Must Read