HomeFIGUREMengenal Suroso Isnandar Dirut Baru PLN

Mengenal Suroso Isnandar Dirut Baru PLN

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) angkat bicara soal penetapan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo. Penetapan Suroso berdasarkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PLN pada Rabu malam (14/10/2026). Sebelumnya, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto menyampaikan, penetapan ini menjadi bagian dari estafet kepemimpinan untuk melanjutkan agenda transformasi PLN, mencakup penguatan keandalan sistem, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pengembangan energi baru terbarukan, dan peningkatan layanan pelanggan.

“PLN menyampaikan apresiasi kepada Darmawan Prasodjo atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengawal transformasi perusahaan. Di bawah kepemimpinan Suroso, PLN akan melanjutkan program strategis untuk menyediakan listrik yang andal, terjangkau, berkualitas, dan semakin bersih, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Gregorius dalam siaran persnya, Kamis (15/10/2026).

Suroso bukan sosok baru di sektor ketenagalistrikan. Ia memiliki pengalaman panjang di PLN dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari pengelolaan pembangkit listrik, pengaturan sistem tenaga listrik, hingga transformasi digital perusahaan.

Berdasarkan informasi dari situs resmi PLN, dalam perjalanan kariernya, Suroso pernah menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi pada 2019-2021.

Ia kemudian dipercaya memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali pada 2021-2022. Pada periode 2022-2023, Suroso menduduki jabatan Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN Kantor Pusat.

Karier Suroso terus berlanjut hingga akhirnya diangkat menjadi Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN pada 18 Juni 2025. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025.

Selain memiliki pengalaman di bidang ketenagalistrikan, Suroso mengantongi sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP). Sertifikasi tersebut menunjukkan kompetensinya dalam bidang tata kelola dan manajemen risiko perusahaan

Suroso lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971. Pria berusia 55 tahun ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik di bidang Power System Engineering dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di University of Abertay dan meraih gelar Master of Science di bidang Power System Engineering and Management pada 1999. Tak berhenti di situ, Suroso berhasil meraih gelar Doktor Teknik Elektro dari ITB pada 2025. (pa/jh. Foto: Dok. PLN)

Must Read