HomeECONOMICHIMKI Gandeng UITM Malaysia Kembangkan Riset Industri Mebel

HIMKI Gandeng UITM Malaysia Kembangkan Riset Industri Mebel

BusinessUpdate – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bermitra dengan Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia, untuk memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan talenta guna mendorong daya saing industri mebel dan kerajinan.

Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur mengatakan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata perusahaan, terutama dalam pengembangan produk bernilai tambah, inovasi desain, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempertemukan keunggulan akademik dengan kebutuhan industri sekaligus memperluas jejaring usaha di kawasan ASEAN.

“Indonesia dan Malaysia memiliki kekayaan bahan, keterampilan, tradisi kriya, serta kapasitas pendidikan dan industri yang saling melengkapi. MoU ini dapat menjadi titik awal untuk mempertemukan potensi tersebut. Kita ingin membangun kolaborasi yang manfaatnya dirasakan oleh mahasiswa, akademisi, perajin, dan perusahaan, sekaligus memperkuat posisi industri mebel dan kerajinan ASEAN di pasar global,” ujar Sobur dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Adapun, penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan di Lounge HIMKI, Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, Tangerang, Kamis (15/10).

Menurutnya, pengembangan industri mebel dan kerajinan tidak cukup hanya mengandalkan kapasitas produksi dan perluasan pasar. Dukungan riset, inovasi desain, penguasaan teknologi, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja secara berkelanjutan juga diperlukan untuk memperkuat daya saing industri.

Melalui MoU tersebut, HIMKI dan UITM akan menjajaki berbagai program yang menghubungkan keahlian akademik dengan pengalaman praktis perusahaan. Bentuk kerja sama potensial mencakup penelitian terapan, pengembangan desain, pelatihan, magang mahasiswa, kunjungan industri, serta proyek berbasis kebutuhan perusahaan anggota HIMKI.

Kedua pihak juga membuka peluang penelitian dan pengembangan bersama di berbagai bidang, mulai dari material, proses produksi, kriya, dan desain hingga ekonomi sirkular, keberlanjutan, teknologi digital, serta pengembangan pasar.

Kolaborasi lainnya dapat diwujudkan melalui seminar, pameran, konferensi, kompetisi inovasi, kuliah tamu oleh praktisi industri, dan pelatihan profesional bagi akademisi maupun pelaku usaha. (ip/jh. Foto: Dok. HIMKI)

Must Read