BusinessUpdate – PT United Tractors Tbk (UNTR), sebagai distributor resmi alat berat Komatsu, mendukung pengujian truk tambang hybrid Komatsu HD785-7 Hybrid EREV berkapasitas 100 ton di Indonesia. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi karbon dalam operasional pertambangan.
Uji lapangan tersebut berlangsung di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Adapun pengembangan unit dilakukan oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI).
“Inisiatif ini menjadi salah satu langkah penting dari upaya pengembangan alat berat dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia untuk mewujudkan industri pertambangan yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Marketing Division Head UNTR, Jonathan T. Muljo dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10/2026).
Adapun teknologi yang digunakan pada truk tambang tersebut adalah Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Berbeda dengan sistem penggerak konvensional, teknologi ini menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara baterai dapat diisi melalui sumber listrik eksternal maupun mesin yang berfungsi sebagai generator.
Konfigurasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mendukung pengurangan emisi karbon dalam kegiatan operasional pertambangan.
Pengujian di lokasi tambang Kideco dilakukan untuk memperoleh data mengenai kinerja teknologi EREV dalam kondisi operasional sebenarnya. Evaluasi mencakup potensi peningkatan efisiensi bahan bakar, produktivitas, keandalan, serta aspek ekonomi operasional secara keseluruhan. Hasil pengujian tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan produk sebelum memasuki tahap pengenalan ke pasar.
Sebagai salah satu kontraktor penambangan terbesar di Indonesia, PAMA memiliki pengalaman operasional dengan lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 yang beroperasi di berbagai proyek pertambangan. Pengalaman tersebut menjadi basis untuk mengevaluasi performa dan daya tahan teknologi EREV dalam kegiatan pertambangan skala besar.
“Bagi United Tractors, pengembangan teknologi EREV sejalan dengan kebutuhan industri pertambangan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas, efisiensi operasional, dan pengurangan emisi karbon,” tambah Corporate Communications and Sustainability Division Head, Dianwahyu Sri Purnomo. (pa/jh. Foto: Dok. UNTR)


